Pembalap andalan Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, akhirnya buka suara mengenai masalah teknis pada motor RC16 miliknya. Kendala tersebut menjadi pemicu tabrakan fatal dengan Alex Marquez dalam balapan MotoGP Catalunya, Minggu (17/5/2026).
Memulai balapan dari posisi terdepan, Acosta sempat terlibat persaingan sengit dengan Raul Fernandez sebelum akhirnya memimpin jalannya lomba. Namun, situasi mulai memanas ketika Alex Marquez berhasil menyalip Fernandez pada lap ke-10 dan terus membayangi Acosta.
Petaka muncul pada lap ke-12 saat memasuki Tikungan 10 Sirkuit Barcelona-Catalunya, di mana motor Acosta tiba-tiba melambat akibat gangguan teknis. Acosta sempat memberikan sinyal peringatan dengan mengangkat tangannya kepada para pembalap di belakang agar tetap waspada.
Kronologi Tabrakan dan Kendala Elektrik
Sayangnya, jarak yang terlalu dekat membuat Alex Marquez tidak memiliki ruang untuk menghindar dari motor Acosta yang melambat secara mendadak. Benturan keras pun tak terelakkan, hingga menyebabkan Marquez kehilangan kendali dan menghantam dinding pembatas lintasan.
Insiden serius ini memaksa steward untuk menghentikan balapan sementara guna mengevakuasi Marquez menggunakan ambulans ke pusat medis terdekat. Sementara itu, Acosta berhasil kembali ke area pit setelah mendapat pertolongan dari Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu.
Rincian masalah teknis yang dialami Pedro Acosta pada motor KTM RC16:
- Kegagalan Sistem Elektrik: Sistem kelistrikan motor mengalami malfungsi mendadak saat balapan berlangsung.
- Kehilangan Kontrol Gas: Acosta melaporkan bahwa ia kehilangan kendali atas tarikan gas saat memacu motor di trek lurus.
- Penurunan Performa Drastis: Seluruh komponen motor tidak bekerja maksimal, sehingga Acosta merasa tidak perlu lagi mengulas jalannya balapan lebih jauh.
Berdasarkan pengakuannya kepada media, Acosta merasa sangat terpukul karena masalah elektrik tersebut merusak peluang kemenangannya di seri Catalunya. Ia menegaskan bahwa situasi di lintasan menjadi sangat kacau dalam sekejap akibat kegagalan fungsi gas tersebut.
Dampak Insiden dan Jalannya Restart Balapan
Kecelakaan antara Acosta dan Marquez memicu prosedur restart, namun balapan lanjutan tersebut kembali diwarnai drama kecelakaan lainnya. Pada percobaan restart pertama, tabrakan massal terjadi di Tikungan 1 yang melibatkan Johann Zarco, Pecco Bagnaia, dan Luca Marini.
Kondisi ini memaksa panitia melakukan restart untuk ketiga kalinya agar balapan bisa dituntaskan dengan jumlah pembalap yang tersisa. Pada balapan final ini, Acosta kembali menempati pole position dan sempat memimpin jalannya lomba selama sembilan putaran awal.
Berikut adalah ringkasan hasil akhir perjuangan Pedro Acosta di MotoGP Catalunya 2026:
| Sesi Balapan | Hasil / Pencapaian | Keterangan Tambahan |
|---|---|---|
| Balapan Pertama | Gagal Finis (DNF) | Terlibat tabrakan dengan Alex Marquez akibat masalah elektrik. |
| Balapan Restart | Gagal Finis (DNF) | Tertabrak Ai Ogura di lap terakhir saat bersaing di baris depan. |
| Posisi Start | Pole Position | Berhasil memimpin selama 9 lap sebelum akhirnya disalip Fabio di Giannantonio. |
Meskipun menggunakan motor cadangan dengan performa yang cukup baik, Acosta mengaku kesulitan menjaga fokus mentalnya di sirkuit. Menurutnya, melihat kecelakaan hebat yang menimpa rekan sesama pembalap seperti Alex Marquez memberikan beban psikologis tersendiri saat memulai kembali balapan.
Acosta menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa balapan hari itu berjalan sangat berat karena atmosfer yang tidak menyenangkan di lintasan. Fokus utamanya saat ini adalah memastikan kondisi fisik dan mental tetap terjaga setelah rangkaian insiden yang cukup menguras energi tersebut.