Sebuah momen menarik terjadi di Seoul, Korea Selatan, saat dua mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, terlihat bertemu. Keduanya tampak akrab bercengkerama di sela-sela sebuah pertandingan persahabatan.
Pertemuan langka ini berlangsung di Stadion Piala Dunia Seoul pada Sabtu (6/6). Mereka hadir dalam laga ekshibisi yang mempertemukan para pemain legendaris dari klub raksasa Liverpool dan Barcelona.
Momen kebersamaan kedua pelatih tersebut diabadikan dan dibagikan melalui akun Instagram @goalpost_asia. Unggahan tersebut menarik perhatian publik, terutama para penggemar sepak bola di tanah air.
Dalam rekaman video tersebut, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert terlihat saling berjabat tangan dengan hangat. Shin kemudian memberikan sedikit bocoran mengenai topik pembicaraan singkatnya dengan mantan penyerang legendaris Belanda tersebut.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyapa Kluivert dan mengungkapkan kegembiraannya bisa bertemu kembali. Ia juga sempat memberikan pesan agar Kluivert tetap menjaga kesehatan dan memberikan performa terbaik dalam pertandingan.
Rincian Singkat Pertandingan Legenda :
- Pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Barcelona atas Liverpool dengan skor akhir 8-3.
- Patrick Kluivert turut menyumbangkan gol untuk kemenangan tim legendaris Blaugrana tersebut.
- Laga ini menjadi ajang nostalgia bagi para pemain bintang dunia yang pernah membela kedua klub besar Eropa.
Informasi ini memberikan gambaran bagaimana suasana santai yang menyelimuti pertemuan para tokoh besar sepak bola di Korea Selatan. Meski sudah tidak melatih tim yang sama, hubungan profesional di antara mereka tetap terjaga dengan baik.
Kesamaan Jejak Karier di Timnas Indonesia
Pertemuan ini menjadi sorotan karena Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert memiliki sejarah yang saling berkaitan dalam sepak bola Indonesia. Keduanya tercatat pernah menduduki kursi pelatih kepala skuad Garuda.
Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia dalam periode yang cukup panjang, yakni sejak tahun 2019 hingga 2025. Setelah masa tugasnya berakhir, PSSI kemudian menunjuk Patrick Kluivert sebagai penerus tongkat estafet kepelatihan.
Perbandingan Peran Keduanya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 :
| Pelatih | Periode Tugas | Pencapaian di Kualifikasi |
|---|---|---|
| Shin Tae-yong | 2019 - 2025 | Membawa tim dari fase pertama hingga pertengahan fase ketiga. |
| Patrick Kluivert | 2025 - Selesai | Melanjutkan fase ketiga hingga babak keempat kualifikasi. |
Tabel di atas menunjukkan kesinambungan kepemimpinan yang dijalani oleh kedua sosok tersebut selama masa kualifikasi bergengsi. Meskipun telah berjuang maksimal, langkah Timnas Indonesia akhirnya terhenti di perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Pada fase keempat kualifikasi, langkah Indonesia harus terhenti setelah menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak. Hasil tersebut membuat tim Merah Putih harus puas menempati posisi juru kunci di grup mereka.
Meskipun impian menuju Piala Dunia 2026 belum terwujud, pertemuan Shin dan Kluivert di Seoul ini mengingatkan kembali pada masa-masa penting pembangunan sepak bola Indonesia. Keduanya tetap menjadi figur yang dihormati oleh pecinta sepak bola nasional.