Momen Prabowo Bawa Ayam Goreng di Depan Mitra MBG 2026 Terbaru: Mengejutkan!

Momen Prabowo Bawa Ayam Goreng di Depan Mitra MBG 2026 Terbaru: Mengejutkan!
Foto: Momen Prabowo Bawa Ayam Goreng di Depan Mitra MBG 2026 Terbaru: Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para mitra penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengenai standar porsi makanan. Dalam sebuah momen yang menarik perhatian, Prabowo secara langsung membawa contoh potongan ayam goreng di depan ribuan mitra yang hadir.

Kejadian ini berlangsung saat rapat konsolidasi program MBG di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026). Di hadapan sekitar 12.000 penggerak dan mitra, Presiden menunjukkan dua wadah berisi ayam dengan ukuran potongan yang berbeda.

Ketentuan Maksimal Potongan Ayam

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memperlihatkan perbandingan antara ayam yang dipotong menjadi 8 bagian dan 14 bagian. Ia menegaskan bahwa satu ekor ayam tidak boleh dipotong menjadi lebih dari 14 bagian agar ukurannya tetap layak dikonsumsi.

Prabowo memperingatkan bahwa memotong ayam melebihi batas tersebut merupakan sebuah kesalahan besar karena merugikan anak-anak Indonesia. "Kalau potong lebih dari 14, dosa! Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa," tegas Prabowo di atas panggung.

Beberapa poin penting terkait standar porsi ayam yang ditekankan Presiden:

  • Batas maksimal pemotongan satu ekor ayam adalah menjadi 14 bagian.
  • Mitra dilarang mengecilkan ukuran porsi hingga menjadi 18 atau 22 potongan per ekor.
  • Porsi yang terlalu kecil dianggap dapat mengecewakan jutaan anak penerima manfaat.
  • Standar ukuran bertujuan untuk menjaga kualitas nutrisi yang diterima siswa.

Menanggapi arahan tersebut, beberapa perwakilan mitra yang naik ke panggung memberikan laporan langsung kepada Presiden. Mereka menyatakan bahwa saat ini rata-rata memotong satu ekor ayam menjadi 10 hingga 12 bagian saja.

Salah satu mitra menegaskan bahwa porsi yang mereka sediakan tergolong besar karena hanya dibagi menjadi 10 potong. Hal ini dilakukan demi memastikan anak-anak mendapatkan asupan protein yang cukup sesuai standar program.

Pengawasan Ketat Melalui Pihak Sekolah

Guna memastikan komitmen mitra di lapangan, Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti untuk melakukan pemantauan. Kepala sekolah dan guru diminta aktif melaporkan kondisi makanan yang diterima para siswa.

Presiden bahkan menyarankan agar dilakukan pemeriksaan secara acak terhadap menu yang disajikan oleh para mitra. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pihak sekolah diharapkan tidak ragu untuk mendokumentasikannya sebagai bahan evaluasi.

Mekanisme pengawasan yang diusulkan Presiden meliputi:

Metode Pengawasan Pihak Pelaksana Tujuan
Pelaporan Rutin Kepala Sekolah & Guru Memantau ukuran besar atau kecilnya porsi ayam.
Dokumentasi Visual Pihak Sekolah Mengambil foto menu secara acak untuk bukti kualitas.
Penimbangan Berat Tim Lapangan Memastikan berat porsi sesuai dengan standar gizi.

Langkah-langkah pengawasan ini dirancang untuk menutup celah kecurangan yang mungkin dilakukan oleh oknum mitra nakal. Prabowo ingin memastikan bahwa anggaran besar yang dialokasikan untuk MBG benar-benar sampai ke tangan anak-anak dalam bentuk makanan berkualitas.

Presiden menutup arahannya dengan mengingatkan agar seluruh mitra bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada integritas para penggeraknya di seluruh daerah.

Artikel terkait

Rekomendasi