Megawati Hangestri Pertiwi secara mengejutkan memutuskan untuk mundur dari tim nasional voli putri Indonesia. Keputusan pevoli andalan asal Jember ini diambil melalui pertimbangan matang yang bersifat pribadi.
PP PBVSI mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri resmi dari pemain yang berposisi sebagai opposite tersebut. Federasi menyatakan sangat menghormati langkah Megawati, meskipun kehadirannya sangat dibutuhkan tim.
Ada beberapa faktor utama yang melatarbelakangi keputusan pemain yang akrab disapa "Megatron" ini untuk meninggalkan skuad Garuda Pertiwi.
Berikut adalah poin-poin yang menjadi alasan pengunduran diri Megawati Hangestri:
- Kondisi Fisik: Faktor kebugaran menjadi pertimbangan penting setelah menjalani kompetisi yang padat.
- Karier Profesional: Fokus pada rencana pengembangan karier di level klub maupun internasional.
- Rencana Pribadi: Adanya agenda atau tujuan personal di masa depan yang perlu diprioritaskan.
Meskipun ditinggal salah satu pilar utamanya, PP PBVSI menegaskan bahwa dukungan penuh tetap diberikan kepada Megawati atas dedikasinya selama ini. Federasi kini fokus mempersiapkan tim tanpa kehadiran sang pemain kunci.
Agenda Internasional Timnas Voli Putri 2026
Keputusan mundur ini cukup krusial karena berdekatan dengan jadwal pemusatan latihan (pelatnas) untuk menghadapi serangkaian kompetisi bergengsi. Timnas dijadwalkan mengikuti tiga turnamen internasional pada pertengahan tahun 2026.
Daftar turnamen internasional yang akan dihadapi timnas voli putri Indonesia:
| Turnamen | Lokasi | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|
| AVC Nations Cup for Women | Filipina | Juni 2026 |
| SEA V League for Women | Vietnam & Thailand | Juli - Agustus 2026 |
| AVC Continental Cup for Women | Tianjin, China | 21 - 30 Agustus 2026 |
Jadwal yang padat ini menuntut kesiapan fisik dan mental yang ekstra dari seluruh jajaran pemain. Tim pelatih kini harus bekerja keras meramu strategi baru guna menutupi kekosongan posisi yang ditinggalkan Megawati.
Kelanjutan Pemusatan Latihan di Sentul
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menegaskan bahwa program latihan tetap berjalan sesuai rencana. Seluruh pemain yang telah dipanggil wajib berkumpul di lokasi latihan tepat waktu.
"Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul, maksimal pada 4 Mei 2026," tegas Loudry. Ia meminta komitmen penuh dari para atlet untuk menjaga performa timnas.
Hingga saat ini, sebanyak 17 pemain sudah masuk dalam daftar panggil pemusatan latihan. Namun, pihak federasi belum memberikan pengumuman resmi mengenai siapa sosok yang akan menggantikan posisi Megawati.
Skuad Garuda Pertiwi saat ini masih diperkuat oleh deretan pemain berpengalaman seperti Mediol Stiovanny Yoku dan Tisya Amallya Putri. Selain itu, ada pula nama Maradanti Namira yang siap memberikan kontribusi maksimal.
Menariknya, pelatih juga memanggil wajah baru yakni Shindy Sasgia Dwi Yuniar untuk debut di timnas senior. Kehadiran pemain baru diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi tim dalam menghadapi tantangan di level Asia.
Tim pelatih tetap optimis Indonesia bisa tampil kompetitif dan menjaga kekompakan selama turnamen berlangsung. Kerja sama tim menjadi kunci utama untuk meraih prestasi meskipun tanpa kehadiran salah satu pemain terbaiknya.