Laga pekan ke-38 Serie A yang mempertemukan Torino melawan Juventus hampir saja batal diselenggarakan. Pertandingan bertajuk Derby della Mole ini akhirnya tetap berjalan meskipun sempat mengalami penundaan selama satu jam dari jadwal awal.
Kericuhan ini terjadi di tengah jadwal krusial Serie A yang menggelar lima pertandingan secara serentak. Penjadwalan ini dilakukan karena adanya persaingan ketat dalam perebutan tiket Liga Champions sekaligus perjuangan menghindari zona degradasi.
Bentrokan Suporter di Luar Lapangan
Berdasarkan laporan Sky Sports, potensi pembatalan muncul akibat bentrokan sengit antara pendukung Juventus dan Torino sebelum laga dimulai. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang pendukung Juventus harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka yang cukup serius.
Kabar mengenai suporter yang terluka ini dengan cepat menyebar hingga ke area tribun stadion. Para kelompok Ultras Juventus pun merespons kejadian ini dengan sebuah aksi protes saat para pemain sedang melakukan sesi pemanasan.
Aksi protes yang dilakukan oleh kelompok pendukung Juventus :
- Meminta para pemain Juventus untuk memboikot pertandingan sebagai bentuk solidaritas.
- Menunjukkan rasa empati terhadap rekan mereka yang sedang menjalani perawatan medis.
- Menekan pihak penyelenggara agar memperhatikan keselamatan para pendukung di area stadion.
Permintaan boikot ini didasari oleh rasa solidaritas yang tinggi di kalangan pendukung klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut. Mereka merasa laga tidak seharusnya dilanjutkan di tengah situasi yang sedang memanas dan tidak kondusif.
Intervensi Kepolisian dan Penundaan Laga
Melihat situasi di lapangan yang semakin tidak terkendali, Kepolisian Turin segera melakukan koordinasi cepat dengan pihak Serie A dan kedua klub. Pihak berwenang menyarankan agar pertandingan ditunda demi mencegah kerusuhan yang lebih besar di dalam area stadion.
Polisi merasa khawatir jika pertandingan dipaksakan, massa Ultras Juventus akan merangsek masuk ke dalam lapangan dan menciptakan kekacauan. Akhirnya, pihak Serie A sepakat untuk menunda kick-off sementara waktu sambil mencari solusi terbaik bagi semua pihak.
Hasil Lobby dan Keputusan Akhir
Manajemen Juventus dan Torino turun tangan secara langsung untuk menemui para pendukung mereka di tribun. Perwakilan kedua klub berupaya menenangkan emosi massa agar pertandingan bisa segera dilaksanakan tanpa ada gangguan tambahan.
Setelah melalui proses negosiasi yang panjang antara klub, kepolisian, dan operator liga, sebuah kesepakatan akhirnya tercapai. Pertandingan pun diputuskan tetap berjalan namun dengan jadwal yang digeser menjadi pukul 02.45 WIB.
Rangkuman perubahan jadwal pertandingan akibat insiden bentrokan :
| Keterangan Jadwal | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|
| Jadwal Asli | 01.45 WIB |
| Durasi Penundaan | 60 Menit (1 Jam) |
| Waktu Kick-off Baru | 02.45 WIB |
Meskipun laga akhirnya dimulai, suasana stadion tetap terasa sepi di beberapa sektor tribun. Hal ini terjadi karena sebagian besar pendukung Juventus memilih untuk melakukan walk-out dari stadion sebagai bentuk rasa kecewa mereka.
Aksi meninggalkan stadion ini ternyata juga diikuti oleh sebagian kelompok suporter Torino. Mereka memilih keluar dari area pertandingan sebagai bentuk solidaritas sesama pendukung sepak bola atas insiden kekerasan yang terjadi sebelumnya.