Mengejutkan, Biaya Sewa Rumah Kate-William Setara Harga Hunian Mewah di Jakarta 2026

Mengejutkan, Biaya Sewa Rumah Kate-William Setara Harga Hunian Mewah di Jakarta 2026
Foto: Mengejutkan, Biaya Sewa Rumah Kate-William Setara Harga Hunian Mewah di Jakarta 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pangeran William dan Kate Middleton kini mendiami Forest Lodge, sebuah hunian baru yang megah di kawasan Windsor sejak akhir tahun 2025. Namun, rumah tersebut ternyata bukan merupakan properti pribadi milik keluarga Wales.

Keluarga ini diketahui menyewa Forest Lodge dengan biaya yang sangat fantastis untuk jangka waktu 20 tahun. Menurut laporan terbaru dari The Times, biaya sewa tahunan yang harus dibayar William mencapai USD 411.435.

Jika dikonversikan, nilai tersebut setara dengan Rp7,3 miliar per tahunnya. Angka yang sangat besar ini bahkan dinilai cukup untuk membeli satu unit rumah mewah yang layak huni di wilayah Jakarta.

Dokumen yang diajukan pada pertengahan Mei 2026 secara resmi mencantumkan nama Pangeran William dan Putri Kate sebagai pemegang hak sewa. Properti ini berlokasi di area Windsor Great Park yang prestisius.

Detail Properti dan Penghuni Forest Lodge

Forest Lodge sendiri merupakan bangunan bersejarah yang masuk dalam daftar Kelas II di Inggris. Bangunan ini diproyeksikan menjadi tempat tinggal tetap pasangan tersebut, bahkan kelak saat William naik takhta menjadi raja.

Di rumah megah ini, William dan Kate tinggal bersama ketiga buah hati mereka. Mereka adalah Pangeran George yang kini berusia 12 tahun, Putri Charlotte berusia 11 tahun, dan si bungsu Pangeran Louis yang berumur 8 tahun.

Berdasarkan informasi dari media People, perjanjian sewa ini tidak hanya mencakup bangunan utama saja. Fasilitas yang didapat juga meliputi dua pondok tambahan di area halaman yang diperuntukkan bagi para staf.

Menariknya, biaya sewa yang dibayarkan pasangan kerajaan ini jauh lebih mahal dibandingkan penyewa sebelumnya. Selisih kenaikannya mencapai angka USD 120.000 atau sekitar Rp1,9 miliar lebih tinggi.

Penyewa sebelumnya adalah Alexander Fitzgibbons, seorang tokoh penting di balik perusahaan perencana acara Fait Accompli. Fitzgibbons sendiri memiliki kedekatan sejarah dengan pasangan ini karena pernah merancang pernikahan mereka pada 2011.

Selain pernikahan William dan Kate, perusahaan Fitzgibbons juga menangani pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle pada 2018. Saat itu, ia menyewa Forest Lodge dengan biaya sekitar USD 289.316 per tahun.

Perjalanan Kepemilikan dan Renovasi Rumah

Fitzgibbons bersama pebisnis asal Swedia, Cristina Stenbeck, telah menandatangani kontrak sewa rumah tersebut sejak tahun 2019. Namun, dinamika pasar properti yang berubah drastis memicu lonjakan harga sewa bagi penghuni baru.

Informasi mengenai harga sewa Pangeran dan Putri Wales ini baru terungkap ke publik belakangan ini. Perjanjian sewa jangka panjang selama dua dekade tersebut resmi ditandatangani pada Juli 2025.

Rumah bergaya Georgia ini memiliki fasilitas delapan kamar tidur yang luas. Lokasinya berada di dalam kawasan Windsor Estate, hanya berjarak kurang dari lima mil dari Kastil Windsor yang ikonis.

Sebelum pindah dari kediaman lama di Adelaide Cottage, William dan Kate sempat melakukan perbaikan kecil. Biaya renovasi tersebut dikabarkan berasal dari kantong pribadi mereka sendiri.

Pihak Crown Estate pada Desember 2025 menegaskan bahwa harga sewa properti tersebut ditetapkan berdasarkan nilai pasar terbuka. Dua penilai independen juga dilibatkan untuk memastikan harga sewa yang adil dan akurat.

Kabar mengenai pembayaran sewa ini muncul di tengah sorotan terhadap paman William, mantan Pangeran Andrew. Andrew dikabarkan sempat tinggal di Royal Lodge selama dua puluh tahun tanpa membayar sewa sebelum akhirnya diusir.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait perpindahan keluarga Wales ke Forest Lodge:

Daftar Fakta Mengenai Kediaman Baru Pangeran William dan Kate Middleton:
  • Status properti merupakan sewa jangka panjang selama 20 tahun, bukan kepemilikan pribadi.
  • Biaya sewa tahunan mencapai Rp7,3 miliar, setara dengan harga rumah mewah di Jakarta.
  • Memiliki delapan kamar tidur dengan arsitektur klasik bergaya Georgia yang bersejarah.
  • Pasangan kerajaan ini membiayai sendiri proses renovasi ringan sebelum resmi menempati rumah tersebut.
  • Pihak independen dilibatkan untuk memastikan harga sewa sesuai dengan standar pasar properti saat ini.

Penetapan harga sewa yang transparan ini menjadi langkah penting bagi transparansi keuangan keluarga kerajaan di mata publik. Hal ini juga membedakan posisi William dengan anggota kerajaan lain dalam urusan penggunaan properti negara.

Sejarah dan Makna Forest Lodge bagi Keluarga Wales

Bagi Kate dan William, Forest Lodge bukan sekadar tempat tinggal baru, melainkan simbol awal kehidupan yang lebih tenang. Rumah ini menjadi tempat pelipur lara setelah mereka melewati masa-masa yang penuh tantangan beberapa tahun terakhir.

Sejak pindah ke kawasan Windsor, keluarga ini sempat berduka atas wafatnya Ratu Elizabeth II pada September 2022. Kejadian tersebut membawa perubahan besar dengan naik takhtanya Raja Charles III.

Tantangan semakin berat dirasakan pada tahun 2024 ketika Kate dan Raja Charles didiagnosis mengidap kanker secara bersamaan. Kabar baik baru muncul pada Januari 2025 saat Putri Wales mengumumkan dirinya telah mencapai masa remisi.

Forest Lodge memiliki sejarah panjang sejak dibangun pada era 1770-an. Properti bersejarah ini kemudian dibeli secara resmi oleh pihak Crown Estate pada tahun 1829.

Hingga tahun 1930-an, rumah tersebut dihuni oleh Wakil Penjaga Taman Windsor Great Park. Sempat ada kabar burung di tahun 1970-an bahwa Putri Anne akan tinggal di sana, meski rencana itu tidak pernah terwujud.

Ketentuan Keamanan dan Dampak bagi Warga Lokal

Ada hal unik setelah kepindahan keluarga ini ke Forest Lodge, yakni ketiadaan staf yang tinggal di dalam rumah utama. Staf seperti Maria Turrion Borrallo, pengasuh setia anak-anak mereka, tinggal di bangunan terpisah.

Keputusan ini kemungkinan diambil untuk menjaga privasi keluarga inti di dalam bangunan utama. Para pengurus rumah tangga lainnya juga ditempatkan pada pondok-pondok kecil yang masih berada dalam satu kompleks.

Kehadiran keluarga Wales di lokasi baru ini tentu membawa perubahan signifikan pada aspek keamanan. Perimeter keamanan yang sangat ketat kini diberlakukan di sekitar area rumah tinggal mereka.

Laporan The Times menyebutkan bahwa terdapat batas pengamanan sepanjang 2,3 mil yang memagari properti tersebut. Dampaknya, penduduk sekitar kini tidak lagi memiliki akses bebas ke area yang dulunya terbuka untuk umum.

Warga lokal dikabarkan kehilangan akses ke pintu masuk Cranbourne Gate serta tempat parkir Windsor Great Park. Padahal, sebelumnya mereka membayar biaya tahunan sebesar USD 150 untuk bisa menikmati fasilitas tersebut.

Kebijakan penutupan area ini memicu beragam reaksi dari masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Windsor. Banyak dari mereka yang menyayangkan hilangnya area publik yang biasa digunakan untuk beraktivitas.

Berikut adalah ringkasan perubahan akses bagi warga lokal akibat pengamanan Forest Lodge:

Fasilitas Status Sebelumnya Status Saat Ini
Akses Jalan Kaki Bebas untuk umum/warga lokal Ditutup dengan perimeter 2,3 mil
Pintu Cranbourne Gate Dapat diakses warga Akses terbatas/ditutup
Parkir Great Park Berlangganan USD 150/tahun Tidak dapat digunakan warga
Area Jalan Anjing Terbuka bagi pemilik hewan Dilarang demi alasan keamanan

Seorang warga mengungkapkan kekecewaannya karena kehilangan tempat berjalan-jalan yang sudah digunakan selama puluhan tahun. Meski membayar biaya perawatan taman setiap tahun, kini mereka dilarang memasuki sebagian area tersebut demi keamanan keluarga kerajaan.

Artikel terkait

Rekomendasi