Ketegangan antara Atletico Madrid dan Barcelona kembali memanas setelah munculnya rumor transfer Julian Alvarez. Pihak Atletico merasa geram dengan isu tawaran besar yang diklaim datang dari kubu Catalan tersebut.
Klub berjuluk Los Colchoneros ini secara tegas membantah adanya tawaran senilai 100 juta euro dari Barcelona untuk memboyong Alvarez. Tidak hanya memberikan bantahan resmi, Atletico bahkan memilih cara yang cukup unik dan sarkastis untuk merespons rumor tersebut melalui media sosial.
Sindiran Pedas Atletico Lewat Media Sosial
Atletico Madrid meluncurkan serangkaian unggahan yang mengejek Barcelona, sang juara La Liga musim 2025/2026. Mereka berpura-pura memberikan tawaran transfer untuk tiga bintang utama Barcelona, yaitu Lamine Yamal, Pedri, dan Raphinha.
Dalam unggahannya, Atletico bahkan menggunakan slogan khas pakar transfer Fabrizio Romano, "Here We Go", untuk menambah kesan satir. Mereka seolah-olah telah resmi mengajukan tawaran yang sangat tidak masuk akal kepada pihak manajemen Barcelona.
Berikut adalah rincian tawaran fiktif dan nyeleneh yang diunggah oleh pihak Atletico Madrid:- Untuk Lamine Yamal: Atletico mengklaim mengirimkan faks berisi tawaran berupa empat tiket konser musisi Bad Bunny, langganan tahunan koran ABC, dan sekantong biji bunga matahari.
- Untuk Pedri: Karena tiket konser hari pertama dianggap sudah habis, Atletico mengubah tawarannya menjadi enam tiket konser untuk hari Minggu.
- Untuk Raphinha: Mereka menawarkan skema peminjaman unik, di mana Raphinha ditukar dengan peminjaman Tom Ford dan Smith tanpa opsi pembelian permanen.
Tawaran-tawaran jenaka ini sengaja dipublikasikan untuk menunjukkan betapa konyolnya rumor transfer yang beredar belakangan ini. Pihak Atletico menganggap proposal tersebut sebagai sesuatu yang sangat sulit untuk ditolak secara sarkastik.
Peringatan Mengenai Berita Palsu
Selain melakukan ejekan, Atletico Madrid juga memberikan peringatan keras kepada publik agar lebih selektif dalam mengonsumsi informasi. Mereka menegaskan bahwa berita bohong sangat mudah diciptakan di era digital saat ini.
Melalui akun resminya, Atletico menjelaskan bahwa mereka hanya membutuhkan waktu lima menit untuk membuat unggahan palsu tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pembuktian betapa mudahnya sebuah informasi dimodifikasi dan disebarluaskan ke masyarakat.
"Kita hidup di era di mana apa pun bisa dimodifikasi. Jangan percaya dengan apa yang Anda lihat, terutama jika informasi tersebut berkaitan dengan Barca," tulis pihak Atletico dalam pernyataan lanjutannya.
Langkah ini diambil Atletico untuk memutus rantai spekulasi yang dianggap merugikan stabilitas tim. Mereka meminta para penggemar sepak bola tidak menelan mentah-mentah setiap kabar yang menghubungkan pemain mereka dengan Barcelona.
Hingga saat ini, pihak Barcelona belum memberikan tanggapan resmi terkait sindiran terbuka yang dilontarkan oleh rival domestik mereka tersebut. Situasi ini semakin memanaskan hubungan antara kedua klub besar Spanyol di luar lapangan hijau.