Masa depan Andoni Iraola setelah berpisah dengan Bournemouth kini mulai menunjukkan titik terang yang sangat jelas.
Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan menjadi pilihan utama untuk mengisi kursi kepelatihan AC Milan pada musim mendatang.
Kabar ini diperkuat oleh berbagai sumber tepercaya dari Italia dan Inggris yang menyebut nama Iraola berada di posisi teratas daftar belanja Milan.
Menariknya, pendekatan yang dilakukan manajemen I Rossoneri ternyata sudah dimulai jauh sebelum drama pemecatan massal terjadi di San Siro.
Berdasarkan laporan terbaru dari Sky Sport Italia, pihak Milan diketahui telah menjalin komunikasi dengan Iraola sejak lebih dari sepekan yang lalu.
Momen pembicaraan ini terjadi bahkan sebelum AC Milan dipastikan gagal mengamankan tiket Liga Champions dan mendepak Massimiliano Allegri.
Informasi ini mengungkap fakta bahwa manajemen Milan sebenarnya sudah merancang skenario pergantian nakhoda tim sejak jauh hari.
Rencana pencopotan Allegri tampaknya tetap akan dilakukan terlepas dari hasil akhir yang diraih sang pelatih di kompetisi Serie A.
Bahkan jika Allegri mampu membawa Milan bertahan di posisi empat besar, pihak klub tetap berniat melakukan penyegaran di kursi pelatih.
Andoni Iraola sendiri sebelumnya telah secara terbuka mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Bournemouth demi mencari tantangan baru.
Keputusan tersebut diambil Iraola setelah ia sukses membawa The Cherries mengamankan posisi untuk berlaga di Liga Europa musim depan.
Langkah pengunduran dirinya kini terasa sangat masuk akal mengingat ketertarikan Milan yang ternyata sudah dimulai lebih awal dari perkiraan publik.
Di sisi lain, kondisi internal AC Milan saat ini sedang diguncang badai besar akibat kegagalan mereka di kancah domestik dan Eropa.
Klub memutuskan untuk melakukan pembersihan besar-besaran di level manajemen sebagai bentuk pertanggungjawaban atas performa tim yang mengecewakan.
Selain memecat Massimiliano Allegri, AC Milan juga memberhentikan sejumlah petinggi penting klub secara bersamaan dalam satu keputusan besar.
Nama-nama yang ikut tersingkir dalam gelombang pemecatan ini adalah Direktur Olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan Direktur Teknis Geoffrey Moncada.
Gerry Cardinale Jadikan Iraola Prioritas Utama
Di tengah banyaknya nama pelatih yang dikaitkan dengan Milan, Andoni Iraola menjadi sosok yang paling disukai oleh Gerry Cardinale.
Pemilik RedBird Capital Partners yang memegang kendali penuh atas Milan itu kabarnya sangat terkesan dengan profil yang dimiliki Iraola.
Pakar transfer terkemuka, Gianluca Di Marzio dari Sky Sport Italia, juga memberikan konfirmasi serupa mengenai situasi perburuan pelatih ini.
Di Marzio menyebutkan bahwa kontak antara pihak Milan dan Iraola telah terjalin secara intens sejak minggu lalu.
Hal ini menandakan bahwa pelatih berusia 42 tahun tersebut bukan sekadar alternatif, melainkan target nyata yang masuk dalam rencana strategis klub.
Ketertarikan Milan terhadap Iraola bukanlah tanpa alasan yang kuat mengingat prestasinya di Liga Inggris musim ini sangat mencolok.
Meskipun menangani Bournemouth yang memiliki keterbatasan sumber daya, Iraola mampu membuat timnya bersaing ketat dengan klub-klub raksasa Premier League.
Ia bahkan berhasil menjaga peluang timnya memperebutkan tiket Liga Champions hingga pekan-pekan terakhir menjelang musim berakhir.
Beberapa faktor utama yang membuat gaya kepelatihan Iraola sangat diminati oleh manajemen AC Milan adalah sebagai berikut:
- Menerapkan organisasi permainan yang sangat rapi dan solid di setiap lini.
- Memiliki filosofi sepak bola dengan intensitas tinggi yang menuntut fisik prima pemain.
- Kemampuan luar biasa dalam mengasah potensi serta mengembangkan bakat para pemain muda.
- Visi jangka panjang yang sejalan dengan proyek besar yang sedang dibangun oleh manajemen Milan.
Karakteristik kepemimpinan Iraola dinilai sangat cocok untuk membawa Milan kembali ke jalur kemenangan dengan fondasi pemain muda yang kuat.
Gerry Cardinale meyakini bahwa Iraola adalah sosok yang tepat untuk memulai era baru I Rossoneri di kancah sepak bola Italia.
Daftar Calon Lain: Mulai dari Unai Emery hingga Xavi Hernandez
Walaupun Andoni Iraola saat ini memimpin dalam bursa kandidat, AC Milan tetap menyiapkan beberapa nama lain sebagai opsi cadangan.
Pihak manajemen tidak ingin terburu-buru dan tetap mempertimbangkan pelatih lain yang memiliki reputasi mentereng di kancah Eropa.
Berikut adalah daftar nama pelatih yang masuk dalam radar pencarian manajer baru AC Milan untuk musim depan:
| Nama Pelatih | Klub Terakhir / Saat Ini | Status / Catatan Prestasi Terbaru |
|---|---|---|
| Andoni Iraola | AFC Bournemouth | Kandidat terkuat dan pilihan utama manajemen. |
| Unai Emery | Aston Villa | Baru saja menjuarai Liga Europa bersama Aston Villa. |
| Xavi Hernandez | Barcelona | Sedang menganggur setelah dua tahun meninggalkan Barca. |
| Thiago Motta | Juventus | Mantan pelatih Juventus yang masuk sebagai opsi alternatif. |
| Vincenzo Italiano | Bologna | Menjadi kandidat cadangan namun lebih dekat ke Napoli. |
Nama Unai Emery menjadi sorotan khusus karena ia baru saja menorehkan sejarah dengan trofi Liga Europa kelimanya bersama Aston Villa.
Sementara itu, Xavi Hernandez muncul sebagai pilihan menarik meski ia sudah cukup lama tidak aktif di bangku kepelatihan sejak dari Barcelona.
Milan juga melirik nama-nama yang sudah mengenal atmosfer Serie A dengan baik seperti Thiago Motta dan juga Vincenzo Italiano.
Namun, kendala utama untuk mendatangkan Italiano adalah adanya ketertarikan kuat dari Napoli yang selangkah lebih maju mendekati sang pelatih.
Situasi ini membuat fokus Milan tetap tertuju pada Iraola sebagai solusi utama untuk mengatasi krisis yang sedang melanda klub.
Mencari Identitas Baru Bersama Iraola
Keputusan Milan untuk mendepak empat petinggi klub sekaligus dalam waktu singkat menunjukkan betapa seriusnya krisis yang dialami saat ini.
Momen ini dianggap sebagai salah satu periode paling kelam dalam sejarah modern klub yang bermarkas di San Siro tersebut.
Oleh karena itu, Milan tidak hanya sekadar membutuhkan pelatih yang bisa memberikan kemenangan secara instan di lapangan hijau.
Mereka membutuhkan sosok pemimpin yang mampu memberikan identitas permainan yang jelas, segar, dan meyakinkan bagi para pendukung setianya.
Andoni Iraola, melalui pencapaian impresifnya di Bournemouth, dianggap menawarkan segala hal yang saat ini sedang dibutuhkan oleh Milan.
Jika kesepakatan resmi akhirnya tercapai, tantangan yang akan dihadapi Iraola tentu tidak akan mudah dan penuh dengan tekanan tinggi.
Ini akan menjadi pembuktian terbesar dalam karier kepelatihannya untuk bisa mengembalikan martabat salah satu klub paling ikonik di dunia.
Milan berharap transisi ini bisa berjalan mulus agar mereka bisa segera bersaing kembali memperebutkan gelar Scudetto di Liga Italia musim depan.