Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulawesi Selatan baru saja sukses menjadi tuan rumah agenda bergengsi tingkat provinsi. Wilayah ini dipilih sebagai lokasi Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI tahun 2026.
Acara yang berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) ini berlokasi di Lapangan Upacara Kompleks SKPD Kabupaten Sidrap. Kompetisi ini diikuti oleh sepuluh sekolah tingkat menengah atas yang mewakili berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Daftar Peserta dan Pembukaan Acara
Berikut adalah daftar sekolah yang turut berkompetisi dalam ajang LKBB-PB MPR RI di Sulawesi Selatan:
- SMAN 12 Luwu
- SMAN 1 Jeneponto
- SMAN 1 Maros
- SMAN 1 Pangkep
- SMAN 2 Sidenreng Rappang
- SMAN 13 Bone
- SMAN 7 Wajo
- MAN 1 Kota Parepare
- SMAN 1 Tana Toraja
- SMAN 10 Gowa
Daftar di atas mencakup sekolah-sekolah unggulan yang telah mempersiapkan tim terbaik mereka untuk bersaing dalam teknik baris-berbaris dan pengibaran bendera.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Heri Herawan, S.H., selaku Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI. Dalam sambutannya, ia menjelaskan tujuan mendalam dari kompetisi ini bagi para pelajar.
Heri menekankan bahwa LKBB-PB bukan sekadar perlombaan fisik semata. Ia menyebut agenda ini merupakan langkah MPR RI untuk menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda.
"Melalui ajang ini, MPR RI ingin memperkuat pilar-pilar kebangsaan serta rasa cinta terhadap tanah air," tutur Heri. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk karakter remaja yang tangguh dan disiplin.
Menurutnya, disiplin dan akhlak mulia merupakan modal utama untuk menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Ia berharap para peserta mampu menyerap nilai-nilai tersebut selama kompetisi berlangsung.
Pesan Kebangsaan untuk Generasi Muda
Selain aspek teknis, Heri juga menitipkan pesan moral kepada seluruh peserta agar tidak bersikap acuh terhadap kondisi negara. Ia mengingatkan bahwa masa depan bangsa ada di pundak mereka.
"Persatuan bangsa tidak akan bertahan lama jika para pemuda memilih untuk bersikap apatis," tegasnya dalam keterangan tertulis. Baginya, kepedulian anak muda adalah kunci menjaga keutuhan Indonesia.
Ia meyakini bahwa perbedaan suku dan budaya di Indonesia seharusnya menjadi energi positif. Pemuda diharapkan mampu mengolah perbedaan tersebut sebagai pemersatu, bukan alasan untuk terpecah belah.
Heri juga menyoroti bahwa rasa nasionalisme perlu dirawat melalui proses yang konsisten dan berkelanjutan. Nasionalisme tidak bisa tumbuh begitu saja tanpa adanya upaya pembinaan yang nyata.
"Jiwa nasionalisme bukan sesuatu yang instan. Hal ini harus terus dipupuk dan dijaga agar tetap hidup di dalam hati setiap warga negara," jelasnya lebih lanjut.
Ia mendorong peserta untuk menggunakan lomba ini sebagai titik awal dalam melatih kerja keras. Memiliki cita-cita besar dinilai sangat penting untuk membawa Indonesia menuju kemajuan di masa depan.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dari Sekretariat Jenderal MPR RI ini. Ia menilai kegiatan ini sangat edukatif dan bermakna luas.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada MPR RI," ujar Andi Rahmat. Ia menganggap acara ini sebagai bentuk kegiatan positif bagi pengembangan diri pelajar.
Andi Rahmat menjelaskan bahwa makna LKBB-PB melampaui sekadar acara seremonial tahunan. Lomba tersebut menjadi instrumen penting untuk membangun rasa persatuan dan cinta tanah air.
Ia memandang bahwa latihan fisik dalam baris-berbaris juga memberikan dampak signifikan pada kekuatan mental. Kepemimpinan serta kerja sama tim menjadi poin utama yang dipelajari peserta.
"Pelajar tidak hanya ditempa fisiknya, tetapi juga mentalnya agar memiliki rasa tanggung jawab dan semangat pengabdian," ungkapnya. Hal ini dianggap sebagai bekal berharga bagi masa depan mereka.
Di tengah tantangan globalisasi dan teknologi, kegiatan semacam ini dinilai sangat relevan. Generasi muda membutuhkan wadah karakter untuk menangkal pengaruh negatif dari luar.
Harapan dan Seleksi Tingkat Nasional
Kepercayaan yang diberikan kepada Sidrap sebagai pusat pelaksanaan tingkat provinsi menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah setempat. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi dari sekolah-sekolah di Sulawesi Selatan.
"Kehadiran sekolah dari berbagai kabupaten membuktikan bahwa pemuda kita memiliki dedikasi tinggi untuk daerah dan bangsa," tambah Andi Rahmat. Ia sangat mengagumi semangat kompetitif para peserta.
Ia juga berpesan agar para siswa menjadikan ajang ini sebagai tempat untuk memperluas jaringan pertemanan. Sportivitas harus dijunjung tinggi terlepas dari hasil akhir pertandingan nanti.
Baginya, menang atau kalah adalah hal yang lumrah dalam sebuah kompetisi. Nilai yang lebih abadi adalah pengalaman berharga dan pembentukan kedisiplinan yang didapatkan selama proses latihan.
Andi Rahmat tidak lupa mengapresiasi peran para pelatih, guru, dan ofisial yang telah bekerja keras. Dukungan mereka dianggap sebagai faktor kunci keberhasilan setiap sekolah dalam mengirimkan perwakilannya.
Informasi mengenai kelanjutan kompetisi ini dirangkum dalam poin-poin berikut:
- Pemenang akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
- Kompetisi nasional dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus 2026.
- Lokasi perlombaan nasional bertempat di Gedung MPR RI, Jakarta.
- Acara ini merupakan rangkaian peringatan Hari Konstitusi Tahun 2026.
Pemerintah daerah berharap perwakilan terbaik nantinya bisa mengharumkan nama Sulawesi Selatan di Jakarta. Kualitas dan semangat kebangsaan mereka diharapkan dapat menginspirasi pelajar lain di seluruh Indonesia.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sidrap, perwakilan Kodim 1420, serta perwakilan dari Polres Sidrap. Selain itu, hadir pula sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Turut serta memantau jalannya acara adalah Kepala Kesbangpol Sidrap, M. Arsul, serta Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulawesi Selatan, Patriadi. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan generasi muda melalui LKBB-PB.