Jorge Masvidal memberikan pandangan skeptis terkait peluang kemenangan Conor McGregor saat berhadapan dengan Max Holloway. Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung pada ajang UFC 329 di bulan Juli mendatang tersebut menjadi sorotan banyak pihak.
McGregor akhirnya kembali ke oktagon setelah absen cukup lama dari dunia bela diri campuran. Laga ini sekaligus menandai penampilan pertamanya dalam kurun waktu lima tahun sejak pertarungan terakhirnya di tahun 2021 silam.
Meskipun McGregor memiliki reputasi besar, Masvidal menilai sang petarung asal Irlandia itu akan menghadapi tantangan yang sangat berat. Masvidal menekankan bahwa kendala utama McGregor bukan terletak pada teknik bertarung, melainkan faktor eksternal lainnya.
Menurut analisis Masvidal, gaya hidup McGregor saat ini menjadi alasan utama mengapa ia diprediksi sulit mengalahkan Holloway. Perbedaan pola hidup antara kedua petarung ini dianggap akan menjadi faktor penentu hasil pertandingan nantinya.
Berikut adalah beberapa poin utama yang disoroti Masvidal terkait kondisi kedua petarung:
- Kedisiplinan Berlatih: Max Holloway dikenal memiliki rutinitas yang sangat stabil antara tempat latihan dan waktu bersama keluarga tanpa gangguan aktivitas hiburan malam.
- Konsistensi Fisik: McGregor telah absen selama lima tahun, sebuah durasi vakum yang sangat lama bagi seorang atlet profesional di level tertinggi.
- Aktivitas Luar Arena: Kebiasaan berpesta dan mengonsumsi alkohol yang sering ditunjukkan McGregor dinilai dapat menurunkan performa fisiknya secara signifikan.
- Fokus Mental: Holloway dianggap memiliki keunggulan mental karena tetap menjaga gaya hidup sebagai atlet murni selama masa aktifnya.
Daftar di atas merangkum perbedaan mendasar yang membuat Masvidal lebih menjagokan Holloway dalam pertemuan mereka di UFC 329. Ia meyakini bahwa seorang petarung tidak bisa begitu saja kembali ke puncak performa setelah lama meninggalkan rutinitas olahraga yang disiplin.
Masvidal mengungkapkan pengamatannya kepada Boxing Social bahwa apa yang terlihat dari McGregor bukan sekadar sandiwara untuk publikasi. Baginya, perilaku tersebut memang sudah menjadi gaya hidup sehari-hari yang dijalani oleh mantan juara dua divisi itu.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Max Holloway yang hampir tidak pernah terlihat dalam pemberitaan negatif terkait kehidupan malam. Masvidal menyebutkan bahwa publik tidak akan pernah menemukan berita tentang Holloway yang mabuk-mabukan di kelab malam.
Gaya hidup Holloway yang hanya berfokus pada gimnasium dan keluarga dianggap memberikan keuntungan besar dalam laga ini. Hal ini sangat kontras dengan situasi McGregor yang selama masa vakumnya justru lebih sering terlihat dengan botol minuman keras.
Masvidal menegaskan bahwa mustahil bagi seorang atlet untuk meninggalkan olahraga selama lima tahun dan kembali seolah tidak terjadi apa-apa. Terlebih lagi, jika masa vakum tersebut diisi dengan kebiasaan yang tidak menunjang kebugaran fisik seorang petarung profesional.
Kekhawatiran Masvidal didasari pada efek akumulatif dari kebiasaan buruk yang mungkin sudah merusak kondisi fisik prima McGregor. Oleh karena itu, Holloway diprediksi akan memiliki stamina dan ketajaman yang jauh lebih baik saat mereka bertemu di dalam oktagon nanti.
Ringkasan perbandingan profil kedua petarung menjelang UFC 329:
| Aspek Perbandingan | Conor McGregor | Max Holloway |
|---|---|---|
| Durasi Vakum | Sekitar 5 Tahun (sejak 2021) | Tetap Aktif Bertarung |
| Gaya Hidup | Sering Berpesta & Alkohol | Disiplin, Gym, & Keluarga |
| Reputasi Publik | Sering Headline Berita Negatif | Bersih dari Skandal Malam |
| Faktor Keunggulan | Nama Besar & Teknik Lama | Kondisi Fisik & Konsistensi |
Tabel tersebut menunjukkan jurang perbedaan yang cukup lebar antara persiapan mental dan fisik kedua petarung menjelang duel di bulan Juli. Masvidal meyakini bahwa faktor-faktor di luar teknik inilah yang akan mengandaskan ambisi McGregor untuk meraih kemenangan manis di laga comeback-nya.