Bek kanan muda Chelsea, Malo Gusto, kini tengah mematok target tinggi untuk menjadi pilihan utama di lini pertahanan tim nasional Prancis. Pemain berusia 23 tahun tersebut memiliki ambisi besar untuk membawa negaranya meraih gelar juara pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
Gusto percaya bahwa kerja keras yang ia tunjukkan selama ini menjadi faktor krusial yang membuatnya dipercaya oleh pelatih Didier Deschamps. Namanya masuk dalam daftar final 26 pemain Les Bleus yang akan berlaga di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Pemanggilan ini menjadi pencapaian karier yang sangat istimewa bagi Gusto, terutama setelah performa apiknya di level klub. Musim lalu, ia sukses membantu Chelsea mengangkat trofi Liga Konferensi Eropa dan Piala Dunia Antarklub, meski performa tim di Liga Inggris hanya berakhir di posisi ke-10.
Keputusan Deschamps untuk menyertakan Gusto dianggap sebagai bentuk kepercayaan besar bagi sang pemain muda. Hal ini terlihat dari absennya beberapa nama populer, seperti gelandang Real Madrid Eduardo Camavinga, yang tidak terpilih setelah menjalani musim yang dinilai kurang optimal.
Kepada awak media, Malo Gusto mengungkapkan perasaan bangganya bisa terpilih menjadi bagian dari tim nasional Prancis. Ia menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari proses panjang yang telah ia lalui sejak pindah dari Lyon ke Chelsea pada tahun 2023 lalu.
Selama berada di Stamford Bridge, Gusto mengakui bahwa perkembangan permainannya tidak lepas dari peran rekan satu timnya, Reece James. Selain belajar dari rekan setimnya, Gusto juga menjadikan legenda Brasil, Dani Alves, sebagai sosok inspirasi utamanya di lapangan hijau.
Bagi Gusto, Dani Alves merupakan representasi bek sayap modern yang sempurna karena memiliki keseimbangan yang baik. Ia mengagumi kemampuan Alves yang sangat disiplin dalam menjaga pertahanan namun tetap mampu memberikan kontribusi besar saat membantu serangan.
Mengingat ia baru mulai menekuni posisi bek sayap di usia 17 tahun, Gusto sangat menyadari bahwa dirinya masih perlu banyak belajar. Ia merasa masih ada beberapa celah dalam permainannya yang harus segera diperbaiki demi mencapai level performa yang lebih tinggi.
Fokus pengembangan kemampuan Malo Gusto mencakup beberapa poin berikut:
- Meningkatkan aspek kedisiplinan dan ketenangan saat menjaga lini pertahanan.
- Memberikan kontribusi yang lebih nyata dalam aspek ofensif melalui catatan statistik gol maupun assist.
- Terus konsisten menjalankan pola latihan yang berat guna mempertahankan kebugaran fisik.
- Membangun pemahaman taktik yang lebih mendalam untuk membaca arah pergerakan lawan.
Gusto menekankan bahwa keberhasilannya saat ini bukanlah sebuah keajaiban atau faktor keberuntungan semata. Menurutnya, hasil yang ia raih adalah buah dari dedikasi dan latihan keras yang ia jalani secara konsisten setiap hari di lapangan latihan.
Keberadaan Gusto di skuad Prancis kali ini juga terasa sangat emosional karena ia berkumpul kembali dengan teman lama. Ia bersama Rayan Cherki dan Bradley Barcola merupakan tiga pemain yang sama-sama berasal dari akademi sepak bola Lyon.
Gusto merasa sangat terkesan melihat tiga alumni Lyon bisa berada di panggung internasional secara bersamaan. Ia berpendapat bahwa sistem pembinaan di Lyon memang sudah diakui kualitasnya secara global dalam mencetak talenta berbakat.
Prancis sendiri datang ke turnamen Piala Dunia 2026 dengan mengemban misi besar untuk merebut kembali takhta tertinggi. Setelah menjadi juara di tahun 2018, mereka harus puas menjadi runner-up pada edisi 2022 setelah kalah dramatis dari Argentina.
Turnamen ini juga diprediksi akan menjadi momen perpisahan bagi pelatih Didier Deschamps bersama Les Bleus. Oleh karena itu, Gusto bertekad untuk memberikan segalanya guna membantu sang pelatih menutup kariernya dengan prestasi yang gemilang.
Gusto merasa sangat bersemangat karena berkesempatan bermain di samping bintang-bintang top dunia seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele. Baginya, bisa menjalin koneksi permainan dengan pemain kelas dunia tersebut adalah sebuah pengalaman yang luar biasa.
Meskipun saat ini posisi bek kanan utama masih sering dipercayakan kepada Jules Kounde, Gusto tidak merasa gentar. Ia memiliki target jangka panjang untuk bisa menggeser dominasi tersebut dan menjadi referensi bek kanan terbaik di Prancis.
Target utama Malo Gusto untuk masa depan kariernya adalah sebagai berikut:
- Menjadi pilihan utama di posisi bek kanan untuk tim nasional Prancis secara reguler.
- Mewujudkan impian masa kecil dengan mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026.
- Memastikan dirinya tetap berada di level tertinggi untuk bisa tampil kembali di edisi Piala Dunia berikutnya.
- Meningkatkan reputasi individunya sebagai salah satu bek sayap terbaik di kancah sepak bola Eropa.
Malo Gusto menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa memenangkan Piala Dunia adalah tujuan yang paling menarik untuk dicapai. Ia ingin ketika pensiun nanti, ia bisa bangga mengatakan bahwa dirinya pernah menjadi juara dunia bersama Prancis.
Data Transfer dan Rekam Jejak Karier Malo Gusto
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier dan informasi transfer Malo Gusto hingga saat ini:
| Aspek Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Klub Asal | Olympique Lyon |
| Klub Saat Ini | Chelsea FC |
| Tahun Bergabung | Januari 2023 |
| Biaya Transfer | Sekitar 26,3 Juta Poundsterling |
| Prestasi di Chelsea | Juara Liga Konferensi Eropa & Piala Dunia Antarklub |
| Posisi Utama | Bek Kanan (Right-Back) |
Data di atas menunjukkan bagaimana langkah strategis yang diambil Malo Gusto dalam karier profesionalnya. Dengan nilai transfer yang cukup signifikan, ia berhasil membuktikan kemampuannya hingga akhirnya mendapatkan panggilan dari tim nasional Prancis.