KSAD Tegaskan TNI Tak Pernah Instruksikan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi

KSAD Tegaskan TNI Tak Pernah Instruksikan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi
Foto: KSAD Tegaskan TNI Tak Pernah Instruksikan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, membantah adanya instruksi TNI untuk membubarkan semua acara nonton bersama film dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’. Ia menjelaskan bahwa pembubaran acara tersebut dilakukan berdasarkan permintaan dan pertimbangan dari pemerintah daerah setempat.

“Instruksi pembubaran datang dari pemerintah daerah dengan alasan keamanan wilayah, yang merupakan tanggung jawab koordinator wilayah,” ungkap Maruli di Kompleks DPR, Selasa (19/05/2026). “Pejabat pemerintahan setempat mungkin melihat adanya risiko keributan, jadi ini inisiatif mereka, bukan instruksi langsung dari TNI.”

Menurut Maruli, beberapa pemerintah daerah telah berkoordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Sejumlah dari mereka kemudian meminta bantuan dari TNI atau aparat keamanan untuk menghentikan kegiatan nobar tersebut.

Jenderal Maruli juga membantah bahwa TNI bersikap anti kritik dengan membubarkan paksa pemutaran film yang menceritakan perampasan tanah adat di Papua Selatan oleh pemerintah melalui aparat dan militer. Ia menambahkan bahwa keabsahan cerita dalam film dokumenter karya Dhandy Laksono dan Cypri Dale tersebut masih belum teruji.

Artikel Terkait

Baca Juga:

```

Artikel terkait

Rekomendasi