Kisah Jose Mourinho di Benfica: Rekor Tak Terkalahkan yang Gagal Berbuah Juara Liga Portugal

Kisah Jose Mourinho di Benfica: Rekor Tak Terkalahkan yang Gagal Berbuah Juara Liga Portugal
Foto: Ilustrasi Kisah Jose Mourinho di Benfica: Rekor Tak Terkalahkan yang Gagal Berbuah Juara Liga Portugal.
Ukuran teks

Pelatih kawakan Benfica, Jose Mourinho, memberikan tanggapan terkait perjalanan timnya di Liga Portugal musim ini. Meskipun mencatatkan rekor tidak terkalahkan, Benfica tetap gagal merengkuh gelar juara.

Pada pertandingan penutup Primeira Liga musim 2025-2026, Minggu (17/5/2026) dini hari WIB, Benfica sukses menumbangkan Estoril Praia dengan skor 3-1. Hasil ini memastikan Nicolas Otamendi dan kawan-kawan mengakhiri kompetisi tanpa satu pun kekalahan.

Sepanjang musim ini, klub berjuluk "Sang Elang" tersebut berhasil mengumpulkan total 80 poin dari 34 pertandingan yang telah dijalani. Mereka mencatatkan 23 kemenangan dan 11 hasil imbang yang membuat posisi mereka tetap berada di papan atas.

Namun, torehan manis tersebut belum cukup membawa Benfica ke puncak klasemen akhir Liga Portugal. Mereka harus puas menempati posisi ketiga di bawah Sporting CP yang mengoleksi 82 poin dan Porto dengan 88 poin.

Berikut adalah rangking akhir papan atas Liga Portugal musim 2025-2026:

Peringkat Klub Poin Kemenangan Seri Kekalahan
1 Porto 88 28 4 2
2 Sporting CP 82 25 7 2
3 Benfica 80 23 11 0

Tabel di atas menunjukkan bahwa meskipun Benfica tidak terkalahkan, Porto dan Sporting CP tampil lebih efektif dengan meraih jumlah kemenangan yang lebih banyak. Benfica tercatat terlalu banyak membuang poin melalui hasil imbang.

Komentar Jose Mourinho Terkait Rekor Unbeaten

Mourinho mengakui bahwa pencapaian tanpa kekalahan dalam satu musim penuh adalah hal yang luar biasa bagi dirinya. Ia mengungkapkan bahwa ini merupakan pengalaman pertama sepanjang karier kepelatihannya yang panjang.

Walaupun ia sudah mengoleksi delapan gelar juara liga bersama berbagai klub, Mourinho belum pernah mencapainya tanpa tersentuh kekalahan. Meski begitu, ia mengaku tetap merasa ada sesuatu yang kurang dari hasil tersebut.

Kepada ESPN, Mourinho menegaskan bahwa dirinya lebih memilih menukar rekor tak terkalahkan tersebut dengan trofi juara liga. Baginya, kemenangan akhir tetap menjadi prioritas utama meskipun harus menelan beberapa kekalahan.

Beberapa poin penting yang ditekankan Mourinho mengenai kondisi timnya saat ini:

  • Rekor tak terkalahkan mencerminkan mentalitas tim yang sangat kuat dan tangguh.
  • Adanya kebersamaan dan empati yang tinggi antar pemain di dalam lapangan.
  • Mourinho bersedia mengorbankan status "unbeaten" demi membawa Benfica kembali menjadi juara.
  • Fokus tim ke depan adalah meningkatkan efektivitas untuk meraih kemenangan lebih banyak.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Mourinho tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di tengah rasa kecewa karena gagal juara. Ia melihat sisi positif dari karakter skuad Benfica yang sulit untuk ditaklukkan oleh lawan-lawannya.

Masa Depan Mourinho dan Rumor Real Madrid

Di tengah berakhirnya kompetisi di Portugal, masa depan pelatih berjuluk "The Special One" ini menjadi sorotan hangat. Mourinho kencang dikabarkan akan segera meninggalkan Benfica untuk kembali ke Spanyol.

Real Madrid dilaporkan tengah menjalin negosiasi serius untuk memboyongnya sebagai pengganti Alvaro Arbeloa. Proses pembicaraan antara kedua belah pihak disebut-sebut sudah memasuki tahap final dan akan segera diumumkan.

Artikel terkait

Rekomendasi