Tim nasional sepak bola Indonesia akan berhadapan dengan Oman dalam pertandingan FIFA Matchday yang berlangsung di stadion SUGBK, Jumat (5/6). Momen ini mengingatkan kita pada peristiwa ikonik yang melibatkan suporter bernama Hendri Mulyadi, yang menerobos lapangan saat Indonesia menghadapi Oman 16 tahun yang lalu. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari Kualifikasi Piala Asia 2011.
Dalam pertandingan kualifikasi tersebut, Indonesia berhasil mengemas dua kemenangan dan dua hasil imbang sebelum bertemu Oman. Pada pertandingan itu, Oman berhasil mencetak gol terlebih dahulu melalui Fawzi Bashir pada menit ke-32. Namun, Boaz Solossa menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Pada babak kedua, Ismail Sulaiman memastikan kemenangan Oman 2-1 dengan golnya pada menit ke-52, yang mengakibatkan Indonesia gagal melangkah ke putaran final Piala Asia 2011 di Qatar.
Ketika injury time memasuki menit kedua, wasit Subkhiddin Mohd Salleh dari Malaysia terpaksa menghentikan pertandingan. Seorang suporter, Hendri Mulyadi, terlihat berlari ke dalam lapangan. Boaz Solossa berusaha menghentikannya. Mengenakan baju merah dan celana panjang cokelat, serta tanpa alas kaki, Hendri mendekati bola yang ada di dekat Benny Dolo. Ribuan suporter di SUGBK bersorak melihat aksi Hendri.
Benny Dolo berusaha mengejar Hendri, tetapi Hendri lebih cepat. Hendri nekat menggiring bola ke arah kiper Oman, Ali Al Habsi, meskipun usahanya tidak membuahkan gol karena dapat dihentikan oleh Al Habsi, penjaga gawang yang pernah bermain di Liga Inggris. Setelah itu, pihak keamanan berhasil mengamankan Hendri. Peristiwa tersebut kemudian menjadi viral, hingga Hendri sempat diwawancarai oleh media internasional seperti ESPN dan BBC.
Hendri mengakui bahwa aksinya saat itu didorong oleh kekecewaannya terhadap PSSI yang dinilainya gagal meningkatkan prestasi Timnas. "Saya melakukan itu karena kecewa atas prestasi timnas Indonesia yang tak pernah menang. Selalu kalah, bahkan selalu seri. Saya minta maaf atas ulah saya ini, kepada seluruh masyarakat sepak bola tanah air," ungkap Hendri, dikutip dari Detik. Dia menambahkan, "Dikira gila? saya pasrah saja biar masyarakat yang menilai, jujur saya kecewa sama timnas Indonesia yang tidak bisa menang."
Pada kesempatan kali ini, pertandingan antara Indonesia dan Oman menjadi kesempatan bagi pelatih John Herdman untuk mencoba merumuskan strategi terbaik bagi Timnas Indonesia. Duel ini diharapkan memberikan hasil yang positif karena akan menjadi pijakan timnas untuk perbaikan prestasi di masa mendatang.
```