Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA Resign Massal Secara Mengejutkan

Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA Resign Massal Secara Mengejutkan
Foto: Jelang Piala Dunia 2026, Ribuan Petugas TSA Resign Massal Secara Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Seiring dengan persiapan Piala Dunia 2026, ribuan petugas Keamanan Transportasi Amerika (TSA) memilih untuk mengundurkan diri. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait antrean panjang di bandara Amerika Serikat saat musim panas nanti. Menurut Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), sebanyak 1.100 agen TSA telah berhenti dari organisasi ini di berbagai wilayah negara.

Peran petugas TSA sangat penting dalam menjaga sistem keamanan transportasi. Fokus utama mereka adalah pemeriksaan keamanan penumpang serta bagasi di seluruh bandara AS. Menurut NBC 5 Dallas Fort Worth, TSA telah menyampaikan informasi pengunduran diri ini melalui akun media sosial mereka. Jeff Price, seorang pakar penerbangan, mengungkapkan bahwa kekurangan personel ini dapat berdampak langsung pada penurunan keamanan.

"Jika personel keamanan berkurang, ini otomatis menurunkan tingkat keamanan yang dapat ditawarkan," ujar Price. Ia mengingatkan bahwa kekurangan petugas akan menyulitkan TSA untuk memenuhi permintaan perjalanan yang meningkat selama Piala Dunia. Dengan jumlah bekerja yang lebih, risiko kelalaian dalam keamanan menjadi semakin besar.

Piala Dunia akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang, tetapi probabilitas untuk menambah staf sangat terbatas. TSA menyatakan bahwa proses perekrutan dan pelatihan petugas baru bisa memakan waktu hingga empat bulan. Ini artinya, tidak akan ada penambahan signifikan dalam jumlah personel sebelum tingginya volume perjalanan.

Dalam video terbaru yang dipasang di X, Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin menjelaskan bahwa TSA siap memproses jutaan pelancong selama Piala Dunia. "**Akan ada 5-7 juta turis yang akan bepergian ke 11 kota," kata Mullin. Pihaknya mempersiapkan seluruh tim yang bertugas untuk mendorong kelancaran dan keamanan perjalanan.

Di Texas Utara, bandara-bandara sudah mulai mempersiapkan diri menghadapi peningkatan jumlah penumpang. Bandara Dallas Love Field memperingatkan bahwa waktu pemeriksaan keamanan mungkin lebih lama. Mereka menyarankan pelancong tiba setidaknya dua jam sebelum jadwal penerbangan.

Juru bicara Bandara Internasional Dallas Fort Worth menyatakan pos pemeriksaan mereka tidak terdampak signifikan secara kapabilitas meski terdapat penutupan pemerintah. Mereka mengimbau penumpang penerbangan domestik datang dua jam lebih awal dan tiga jam bagi penerbangan internasional. Walau demikian, Price memperingatkan bahwa sistem penerbangan tetap rentan terhadap gangguan.

Menurutnya, dengan 11 kota menjadi tuan rumah pertandingan, satu masalah di satu bandara dapat memicu efek domino ke bandara lainnya. Bandara DFW dan Dallas Love Field mengungkapkan bahwa mereka bekerjasama erat dengan pejabat federal dalam persiapan Piala Dunia. Bandara Love Field juga melakukan simulasi latihan untuk mendukung sistem jika dibutuhkan.

Artikel terkait

Rekomendasi