Indomobil eMotor Resmi Mengaspal di Yogyakarta, Jawab Keraguan Baterai 140 Km 2026

Indomobil eMotor Resmi Mengaspal di Yogyakarta, Jawab Keraguan Baterai 140 Km 2026
Foto: Indomobil eMotor Resmi Mengaspal di Yogyakarta, Jawab Keraguan Baterai 140 Km 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) semakin menunjukkan taringnya di pasar otomotif nasional melalui pameran terbaru di Yogyakarta. Bekerja sama dengan Sumber Baru Group, mereka menggelar Indomobil Expo 2026 di Pakuwon Mall Jogja mulai 14 hingga 17 Mei 2026.

Ajang ini menjadi sarana strategis bagi Indomobil eMotor untuk mengenalkan solusi mobilitas ramah lingkungan kepada warga Yogyakarta. Masyarakat setempat dikenal sangat terbuka terhadap perkembangan teknologi transportasi modern yang efisien.

Lini Produk Unggulan untuk Kebutuhan Urban

CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, menyebut Yogyakarta sebagai salah satu wilayah yang sangat krusial bagi bisnis mereka. Kehadiran produk lengkap ini diharapkan dapat menjawab berbagai kebutuhan mobilitas harian konsumen masa kini.

Sejak tahun lalu, Indomobil telah memperkenalkan beragam model mulai dari Adora, Tyranno, hingga Sprinto. Kini, mereka melengkapi jajaran tersebut dengan seri terbaru yaitu QT dan QT Pro yang sebelumnya debut di ajang IIMS 2026.

Daftar harga dan spesifikasi varian QT yang dipamerkan di Yogyakarta:

  • Varian QT Pro: Memiliki daya jelajah hingga 140 kilometer dengan harga Rp19.650.000 (OTR Yogyakarta).
  • Varian Standar (Type QT): Hadir sebagai pilihan ekonomis dengan harga mulai dari Rp15.850.000.

Seluruh model tersebut dirancang khusus dengan fitur dan model yang menyesuaikan karakter infrastruktur jalanan di Indonesia. Fokus utamanya adalah memberikan kenyamanan serta kepraktisan bagi para penggunanya.

Keuntungan Menggunakan Motor Listrik

Hendra Kurniawan selaku President Director Sumber Baru Group menyatakan optimisme besarnya terhadap lini produk terbaru ini. Kendaraan listrik Indomobil diklaim mampu mendukung gaya hidup yang jauh lebih hemat dari sisi operasional.

Penggunaan motor listrik mampu memangkas pengeluaran harian hingga mencapai angka 80 persen jika dibandingkan motor konvensional. Selain irit, kendaraan ini juga minim perawatan dan jauh lebih ramah terhadap kualitas udara lingkungan.

Beberapa poin utama mengenai efisiensi dan nilai jual motor listrik Indomobil:

  • Pajak Sangat Murah: Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ di STNK tercatat nol rupiah, hanya perlu membayar biaya admin sekitar Rp35.000.
  • Harga Bekas Stabil: Tingginya minat pasar terhadap unit seken membuat harga jual kembali tetap tinggi dan menguntungkan.
  • Minat Pasar Tinggi: Banyak konsumen mencari unit bekas berkualitas karena belum sanggup membeli unit baru, sehingga perputaran harga tetap terjaga.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa motor listrik tidak mengalami penurunan harga yang drastis seperti anggapan banyak orang selama ini. Sebagai contoh, unit yang harga barunya Rp26 juta masih laku dijual di kisaran Rp22 juta dalam kondisi bekas.

Menjawab Kekhawatiran Soal Baterai

Selain soal harga jual kembali, isu mengenai usia dan biaya penggantian baterai seringkali membuat calon pembeli merasa ragu. Namun, pihak Indomobil menegaskan bahwa konsumen kini tidak perlu merasa cemas lagi mengenai hal tersebut.

Seiring berkembangnya teknologi dan ekosistem kendaraan listrik, harga baterai di masa depan diprediksi akan semakin terjangkau. Hal ini tentu akan mempermudah pemilik kendaraan saat harus melakukan penggantian baterai setelah masa pakai habis.

Dengan berbagai keunggulan mulai dari biaya pajak yang nyaris gratis hingga harga bekas yang stabil, motor listrik menjadi investasi menarik. Kehadiran Indomobil di Yogyakarta diharapkan menjadi katalisator percepatan adopsi kendaraan listrik di tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi