Ajang balap bergengsi Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 di Sirkuit Sepang baru saja menyuguhkan drama yang cukup unik. Meski berhasil meraih prestasi gemilang, kemenangan salah satu pembalap Indonesia harus dibarengi dengan sanksi yang tak terduga.
Abimanyu Bintang Fermadi sukses mengamankan posisi pertama pada balapan kedua yang digelar Minggu (3/5). Namun, aksi selebrasi yang dilakukan sesaat sebelum menyentuh garis finis justru memicu sanksi long lap penalty untuk seri balap berikutnya.
Insiden ini menjadi catatan penting bagi Abimanyu yang merupakan alumni Astra Honda Racing School (AHRS) 2025. Di sisi lain, rekan setimnya, Resky Yusuf Hermawan, juga menunjukkan performa luar biasa meskipun sempat mengalami kendala teknis saat bermanuver.
Sengitnya Persaingan Sejak Awal Balapan
Ketegangan sudah terasa sejak seri pembuka dimulai pada Sabtu (2/5). Resky dan Abimanyu langsung melesat kencang meninggalkan garis start demi memperebutkan posisi terdepan.
Sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada Abimanyu yang terlempar dari kelompok tiga besar di putaran kedua. Hal ini membuat Resky memikul tanggung jawab besar untuk menjaga peluang Indonesia meraih podium.
Resky terus berjuang keras menahan gempuran dari para pesaing di belakangnya. Meski tampil dominan, ia akhirnya harus puas menempati posisi kedua setelah pembalap tuan rumah berhasil menyalipnya di saat-saat terakhir.
Dominasi Pembalap Sleman di Race Kedua
Memasuki balapan hari Minggu, suasana berubah menjadi lebih positif bagi Abimanyu. Pembalap muda asal Sleman tersebut memulai laga dari posisi keempat dengan optimisme yang sangat besar.
Abimanyu dan Resky yang mengawali balapan dari pole position sempat saling bergantian memimpin jalannya perlombaan. Keduanya memacu motor Honda NSF250R hingga batas maksimal hingga putaran keenam berakhir.
Kemenangan Abimanyu ditentukan oleh pertahanannya yang sangat kokoh di tikungan terakhir menjelang finis. Sementara itu, Resky harus merosot ke posisi kelima setelah melakukan pengereman ekstrem yang membuatnya melebar.
Berikut adalah rangkuman hasil balapan pembalap Astra Honda di Sepang:
- Resky Yusuf Hermawan: Meraih podium kedua pada Race 1 setelah duel ketat hingga lap terakhir.
- Abimanyu Bintang Fermadi: Mengunci kemenangan di Race 2 melalui pertahanan solid di tikungan penentu.
- Performa Motor: Penggunaan Honda NSF250R terbukti kompetitif dalam persaingan melawan pembalap internasional.
- Catatan Disiplin: Sanksi penalty diberikan kepada Abimanyu akibat selebrasi dini sebelum melewati garis finis.
Data di atas menunjukkan bahwa secara teknis, para pembalap muda Indonesia memiliki kemampuan bersaing yang sangat kuat di level Asia.
Konsekuensi dari Selebrasi yang Terlalu Dini
Euforia kemenangan yang meledak-ledak membuat Abimanyu melakukan perayaan sedikit lebih cepat dari seharusnya. Akibat tindakannya tersebut, ia wajib menjalani hukuman saat kembali berlaga di sirkuit yang sama pada Juli mendatang.
Abimanyu sendiri mengaku sangat bersyukur bisa kembali menapaki podium tertinggi setelah mengalami kesulitan di awal. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari evaluasi mendalam yang dilakukan bersama tim pasca balapan pertama.
Informasi terkait jadwal dan status sanksi Abimanyu:
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Jenis Sanksi | Long Lap Penalty |
| Waktu Pelaksanaan | Seri Balap Juli 2026 |
| Lokasi Sirkuit | Sirkuit Sepang, Malaysia |
| Penyebab | Selebrasi sebelum melewati garis finis |
Tabel tersebut merangkum detail sanksi yang harus dihadapi Abimanyu sebagai konsekuensi dari euforia yang dilakukan pada Race 2 IHTTC 2026.