Kingdom Come: Deliverance 2 menjadi salah satu judul RPG yang paling dinantikan oleh para gamer pada tahun 2025. Game ini dikenal menawarkan simulasi kehidupan abad pertengahan yang sangat mendalam dan realistis.
Baru-baru ini, sebuah fakta menarik terungkap mengenai proses pengembangannya. Executive Producer game tersebut membeberkan bahwa karakter utama, Henry, nyaris memiliki fitur perubahan bentuk tubuh.
Sistem Berat Badan Henry yang Batal Diterapkan
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan PC Gamer, Martin Klima selaku Executive Producer menjelaskan berbagai rahasia dapur Warhorse Studios. Ia mengungkapkan adanya sistem yang sempat direncanakan namun akhirnya dibuang dari versi final.
Fitur tersebut memungkinkan Henry menjadi gemuk atau kurus tergantung pada pola makannya. Hal ini awalnya dirancang untuk memberikan pengaruh langsung terhadap mekanisme gameplay dan interaksi karakter.
Klima menjelaskan bahwa pada saat ini, semua karakter pria dalam game menggunakan ukuran pakaian yang seragam. Dengan begitu, Henry atau pemain dapat mengenakan pakaian apa saja yang ditemukan tanpa kendala teknis.
Namun, pada awal masa pengembangan, tim sempat bereksperimen dengan variasi bentuk tubuh NPC. Mereka mencoba menciptakan karakter dengan badan kurus dan gemuk yang akan memengaruhi kecocokan pakaian.
Rencana awal sistem pakaian berdasarkan ukuran tubuh karakter:
- Karakter harus menyesuaikan berat badan agar bisa memakai zirah atau pakaian tertentu.
- Jika Henry menemukan set armor yang terlalu sempit, ia harus banyak makan agar badannya muat.
- Pakaian berukuran kecil tidak akan bisa digunakan jika Henry dalam kondisi terlalu gemuk.
- Begitu pula sebaliknya, pakaian besar akan terlihat kedodoran jika tubuh Henry terlalu kurus.
Sistem ini dirancang agar pemain benar-benar memperhatikan asupan nutrisi Henry. Ukuran tubuh menjadi faktor penentu apakah sebuah pakaian dari musuh atau peti harta karun bisa langsung digunakan.
Alasan Warhorse Studios Membatalkan Fitur Tersebut
Meski terdengar sangat realistis dan menarik, pengembang memutuskan untuk tidak menyertakan fitur ini. Banyak penggemar mungkin bertanya-tanya mengapa ide unik tersebut akhirnya ditinggalkan oleh Warhorse Studios.
Menurut Martin Klima, ide tersebut dianggap terlalu liar dan berisiko menambah beban kerja tim secara berlebihan. Mengembangkan sistem ukuran pakaian yang dinamis membutuhkan ketelitian teknis yang sangat tinggi.
Tim pengembang merasa sistem yang ada saat ini sudah cukup kompleks bagi para pemain. Menambahkan mekanisme ukuran baju hanya akan membuat kompleksitas game menjadi tidak terkendali dan berpotensi merusak pengalaman bermain.
Keputusan ini diambil agar fokus pengembangan tetap pada kualitas cerita dan mekanisme utama RPG. Pihak studio memilih untuk menjaga keseimbangan antara realisme dan kenyamanan bagi para pemainnya.
Berikut adalah ringkasan fakta terkait rencana fitur ukuran tubuh di KCD 2:
| Aspek Fitur | Rencana Awal | Keputusan Akhir |
|---|---|---|
| Bentuk Tubuh Henry | Bisa berubah gemuk atau kurus | Ukuran tubuh tetap/standar |
| Kecocokan Pakaian | Tergantung ukuran lingkar badan | Satu ukuran untuk semua (Universal) |
| Alasan Pembatalan | Ide terlalu liar dan kompleks | Fokus pada stabilitas pengembangan |
Tabel di atas merangkum bagaimana ambisi pengembang harus berbenturan dengan realitas teknis dalam pembuatan game. Meskipun batal, ide ini menunjukkan betapa detailnya visi awal yang ingin dibawa ke dalam sekuel ini.
Kini, Kingdom Come Deliverance 2 tetap melaju dengan berbagai fitur unggulan lainnya tanpa sistem berat badan tersebut. Penggemar masih bisa menikmati simulasi abad pertengahan yang otentik tanpa perlu pusing memikirkan ukuran lingkar pinggang Henry.