Geger Penampakan Pocong di Depok Ternyata Hoax, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Geger Penampakan Pocong di Depok Ternyata Hoax, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Foto: Geger Penampakan Pocong di Depok Ternyata Hoax, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kota Depok kembali menjadi perbincangan hangat setelah kabar mengenai kemunculan pocong viral di media sosial. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, informasi yang sempat meresahkan warga tersebut dipastikan hanyalah berita bohong atau hoax.

Kabar palsu ini menambah daftar panjang cerita mistis yang kerap dikaitkan dengan wilayah Depok dalam beberapa waktu terakhir. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat pun segera turun tangan untuk meredam kepanikan masyarakat.

Kronologi Teror Pocong Palsu di Sawangan

Isu pertama bermula di wilayah Pasir Putih, Sawangan, Depok, yang menyebar melalui pesan singkat di grup WhatsApp warga. Dalam foto yang beredar, tampak sosok putih berdiri di depan pintu rumah salah satu penduduk.

Narasi yang berkembang semakin liar dengan klaim bahwa pocong tersebut berkeliling hingga ke Gang Nangka. Bahkan, muncul rumor bahwa beberapa warga mengalami kesurupan setelah bertemu sosok yang meminta tali kafannya dilepas itu.

Menanggapi keresahan ini, Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari segera mengerahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan di lokasi. Petugas bersama pengurus lingkungan setempat melakukan pengecekan mendalam untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

Hasil pengecekan lapangan oleh petugas kepolisian bersama tokoh masyarakat:

  • Pihak kepolisian memastikan tidak ada aktivitas mistis seperti yang digambarkan dalam pesan berantai tersebut.
  • Ketua RT 04/RW 04 Kelurahan Pasir Putih menegaskan bahwa kabar yang viral di media sosial adalah bohong.
  • Warga diminta untuk tidak lagi menyebarkan foto atau informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat mengembalikan ketenangan warga yang sempat merasa terancam oleh isu teror mistis tersebut. Polisi mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam menyerap informasi dari media sosial.

Respon Wali Kota Terhadap Fenomena Hoax Mistis

Wali Kota Depok, Supian Suri, turut menyoroti fenomena ini saat memberikan sambutan pada upacara HUT ke-27 Kota Depok. Beliau meminta masyarakat membantu pemerintah dalam memberantas penyebaran berita hoax di wilayah tersebut.

Dengan nada seloroh, ia menyebut bahwa hampir seluruh sudut kota kini sudah padat dengan pemukiman penduduk. Kondisi geografis yang sudah menjadi perumahan membuat cerita-cerita mistis semacam itu menjadi tidak masuk akal.

Ia juga menyinggung beberapa kejadian viral di masa lalu yang sempat memojokkan nama baik Depok. Beliau menegaskan bahwa berbagai isu aneh yang pernah beredar hanyalah karangan belaka.

Beberapa isu mistis yang ditegaskan sebagai berita bohong oleh pemerintah kota:

  • Cerita mengenai keranda terbang yang sempat menghebohkan warga beberapa tahun lalu.
  • Kasus babi ngepet yang terbukti merupakan rekayasa oknum tertentu.
  • Kabar pocong keliling yang belakangan ini kembali mencuat di platform digital.

Supian berharap Depok tidak lagi menjadi sasaran perundungan atau pembicaraan negatif akibat kabar-kabar tidak berdasar. Kerja sama antara warga dan aparat sangat dibutuhkan untuk menjaga citra positif kota.

Rekayasa Foto Pocong di Wilayah Tapos

Belum reda isu di Sawangan, kabar serupa muncul kembali di kawasan Jatijajar, Tapos, pada akhir Mei lalu. Sebuah foto memperlihatkan sosok pocong yang tampak sedang duduk santai di teras rumah warga pada dini hari.

Polsek Cimanggis langsung bergerak cepat mengecek lokasi yang disebutkan dalam unggahan viral tersebut. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengungkapkan fakta mengejutkan di balik foto yang meresahkan itu.

Berdasarkan keterangan saksi mata, foto tersebut merupakan hasil manipulasi atau editan dari orang yang tidak bertanggung jawab. Sosok asli dalam foto tersebut sebenarnya adalah seorang warga yang sedang beristirahat.

Berikut adalah ringkasan fakta terkait temuan polisi di lokasi kejadian:

Kategori Informasi Fakta yang Ditemukan
Lokasi Kejadian Jalan Al Ikhlas, Jatijajar, Tapos, Depok.
Konteks Foto Asli Warga yang sedang berbincang di teras musala setelah salat.
Jenis Pelanggaran Manipulasi digital (edit foto) untuk menciptakan kepanikan.
Status Berita Dinyatakan sebagai hoax oleh Kepolisian dan tokoh agama.

Ustaz Agus Salim, seorang tokoh masyarakat setempat, menjelaskan bahwa foto asli diambil saat warga sedang menunggu waktu salat Isya. Sayangnya, momen kebersamaan warga tersebut disalahgunakan oleh pihak tertentu dengan menambahkan efek visual pocong.

Pihak kepolisian terus mengingatkan masyarakat bahwa menyebarkan berita palsu dapat memicu konsekuensi hukum. Warga diharapkan tetap tenang dan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai konten mistis yang beredar di internet.

Artikel terkait

Rekomendasi