Emil Audero Mulyadi Pimpin Statistik Save Serie A 2025/2026, Lampaui De Gea!

Emil Audero Mulyadi Pimpin Statistik Save Serie A 2025/2026, Lampaui De Gea!
Foto: Emil Audero Mulyadi Pimpin Statistik Save Serie A 2025/2026, Lampaui De Gea!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kabar kurang menyenangkan datang dari kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A musim 2025/2026. Klub Cremonese harus menerima kenyataan pahit terlempar ke kasta kedua atau Serie B untuk musim mendatang.

Klub yang diperkuat oleh penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, tersebut mengakhiri kompetisi dengan hasil mengecewakan. Cremonese tercatat hanya mampu menduduki peringkat ke-17 pada klasemen akhir liga musim ini.

Meskipun performa tim secara kolektif tidak maksimal, Emil Audero Mulyadi justru berhasil mengukir prestasi individu yang luar biasa. Kiper kebanggaan Indonesia tersebut sukses menasbihkan dirinya sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim 2025/2026.

Keberhasilan Emil di kancah sepak bola Italia ini menjadi bukti kualitasnya yang tetap bersinar meski timnya sedang terpuruk. Kerja kerasnya di bawah mistar gawang menjadikannya salah satu sosok paling menonjol sepanjang musim tersebut.

Statistik Gemilang Emil Audero di Serie A

Berdasarkan data statistik yang dihimpun, Emil Audero Mulyadi mencatatkan total 125 kali penyelamatan sepanjang bergulirnya Serie A musim 2025/2026. Angka ini menempatkan kiper kelahiran Mataram tersebut di posisi puncak daftar kiper terbaik dalam hal aksi heroik menghalau bola.

Emil tercatat unggul tipis dari pesaing terdekatnya, Elia Capril yang merupakan kiper Cagliari. Capril berada di posisi kedua dengan selisih tiga angka, yakni mengoleksi total 122 penyelamatan selama satu musim kompetisi.

Penampilan konsisten Emil Audero sebenarnya memiliki pengaruh besar bagi pertahanan Cremonese musim ini. Berkat kepiawaiannya, jumlah gol yang bersarang ke gawang tim tersebut setidaknya bisa diminimalisir agar tidak lebih buruk lagi.

Namun sayangnya, performa impresif individu Emil belum cukup kuat untuk menopang keseluruhan performa tim. Usahanya yang mati-matian menjaga gawang tetap gagal menyelamatkan Cremonese dari zona degradasi yang sangat ditakuti.

Daftar perbandingan statistik penyelamatan kiper di kompetisi Serie A musim 2025/2026:

Peringkat Nama Penjaga Gawang Klub Asal Jumlah Penyelamatan
1 Emil Audero Mulyadi Cremonese 125
2 Elia Capril Cagliari 122
3 David De Gea Fiorentina 121
4 Marco Carnesecchi Atalanta 113
5 Mike Maignan AC Milan 108

Tabel di atas menunjukkan betapa dominannya Emil Audero Mulyadi jika dibandingkan dengan kiper-kiper kenamaan lainnya di Italia. Bahkan nama-nama besar yang memiliki pengalaman internasional pun harus mengakui ketangguhan Emil musim ini.

Melampaui Nama Besar Seperti David De Gea dan Mike Maignan

Pencapaian Emil Audero terasa semakin spesial karena ia mampu mengalahkan performa kiper-kiper elit dunia yang berkarier di Italia. Salah satunya adalah mantan kiper Manchester United yang kini membela Fiorentina, David De Gea.

De Gea hanya menempati posisi ketiga dengan koleksi 121 penyelamatan sepanjang musim. Sementara itu, kiper andalan AC Milan, Mike Maignan, justru berada jauh di bawah Emil, tepatnya di posisi ketujuh dengan torehan 108 penyelamatan saja.

Tidak hanya itu, Emil juga berhasil mengungguli salah satu aset masa depan Timnas Italia, Marco Carnesecchi. Penjaga gawang yang membela klub Atalanta tersebut hanya mampu membukukan 113 penyelamatan untuk tim berjuluk La Dea tersebut.

Kehebatan Emil di lapangan hijau ini pun mendapat pengakuan resmi dalam ajang bergengsi PSSI Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta. Dalam ajang tersebut, Emil Audero dianugerahi penghargaan untuk kategori Penyelamatan Terbaik.

Sementara itu, rekan setimnya di Timnas Indonesia, Maarten Paes, juga turut bersinar dengan dinobatkan sebagai Kiper Terbaik. Penghargaan ini diberikan PSSI atas konsistensi performa keduanya baik di level klub internasional maupun saat membela tim nasional.

Spekulasi Masa Depan dan Opsi Kembali ke Como

Kini publik sepak bola tanah air dan Italia mulai bertanya-tanya mengenai kelanjutan masa depan karier Emil Audero Mulyadi. Dengan status Cremonese yang harus turun kasta, teka-teki mengenai pelabuhan Emil selanjutnya menjadi topik yang menarik untuk diikuti.

Pemain berusia 28 tahun itu dihadapkan pada dua pilihan besar dalam karier profesionalnya. Pilihannya adalah tetap bertahan di Cremonese untuk berjuang di Serie B musim depan, atau mencari tantangan baru di level yang lebih tinggi.

Salah satu opsi paling potensial bagi Emil adalah kembali ke pangkuan Como 1907. Secara administratif, klub tersebut memang masih memiliki keterikatan status dengan kiper yang lahir di Nusa Tenggara Barat ini.

Kembali berseragam Como tentu menjadi sebuah langkah yang sangat menjanjikan dan menguntungkan bagi perjalanan karier Emil. Terlebih lagi, tim yang saat ini berada di bawah asuhan Cesc Fabregas tersebut sedang berada dalam tren positif yang luar biasa.

Berikut adalah poin-poin alasan mengapa kembali ke klub Como menjadi pilihan rasional bagi Emil Audero:

  • Lolos Liga Champions: Como sudah memastikan diri akan berlaga di kompetisi elit Liga Champions untuk musim 2026/2027 mendatang.
  • Kepastian Status: Emil memiliki keterikatan kontrak yang jelas dengan klub ini sehingga proses kepindahannya bisa berjalan lebih mudah.
  • Level Kompetisi: Bermain untuk Como menjamin Emil tetap berkompetisi di kasta tertinggi Serie A dan tidak perlu bermain di kasta kedua.
  • Kesempatan Emas: Menjadi bagian dari sejarah Como di kancah Eropa merupakan pengalaman yang sangat langka bagi pemain asal Indonesia.

Daftar di atas memberikan gambaran jelas mengapa kepindahan ke Como bisa menjadi langkah strategis bagi masa depan sang kiper. Apalagi tampil di panggung sebesar Liga Champions akan semakin mengasah kemampuan Emil di level internasional.

Ke mana pun Emil akan melangkah nantinya, catatan impresifnya sebagai pengumpul penyelamatan terbanyak di Serie A telah mengukuhkan namanya. Ia telah membuktikan bahwa pemain berdarah Indonesia mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di salah satu liga tersulit di dunia.

Mari kita nantikan bersama keputusan apa yang akan diambil oleh Emil Audero Mulyadi dalam bursa transfer mendatang. Dukungan dari para pecinta sepak bola di tanah air tentu akan terus mengalir untuk kesuksesan kariernya di Eropa.

Artikel terkait

Rekomendasi