Duo Comeback Dramatis! Aston Villa dan Freiburg Resmi ke Final Europa

Duo Comeback Dramatis! Aston Villa dan Freiburg Resmi ke Final Europa
Foto: Ilustrasi Duo Comeback Dramatis! Aston Villa dan Freiburg Resmi ke Final Europa.
Ukuran teks

Aston Villa dan SC Freiburg berhasil menunjukkan performa luar biasa untuk membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiket ke babak final Liga Europa musim 2025/2026. Aston Villa sukses melibas Nottingham Forest dengan skor telak 4-0 pada pertandingan leg kedua semifinal yang berlangsung di Villa Park pada Jumat dini hari WIB.

Kemenangan besar di hadapan pendukung sendiri tersebut membuat tim asuhan Unai Emery kini unggul agregat 4-1 setelah sebelumnya sempat tertinggal 0-1 pada pertemuan pertama. Aston Villa dijadwalkan akan menghadapi wakil Jerman, SC Freiburg, dalam partai puncak yang akan diselenggarakan di Istanbul pada 20 Mei mendatang.

Dominasi Aston Villa di Villa Park

Gol pembuka keunggulan Aston Villa dicetak oleh penyerang timnas Inggris, Ollie Watkins, pada menit ke-36 setelah memanfaatkan umpan matang dari Emi Buendia. Gol tersebut berhasil menyamakan kedudukan agregat menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat juang para pemain tuan rumah untuk terus menekan pertahanan lawan.

Villa kemudian berbalik unggul secara agregat pada menit ke-58 setelah Emiliano Buendia sukses mengeksekusi penalti menyusul pelanggaran terhadap Pau Torres yang dikonfirmasi melalui tinjauan VAR. Dominasi tim tuan rumah semakin tidak terbendung di sisa waktu pertandingan babak kedua melalui serangan-serangan yang sangat efektif.

Kapten tim, John McGinn, menyempurnakan kemenangan timnya dengan mencetak dua gol cepat masing-masing pada menit ke-77 dan menit ke-80 pertandingan. Perayaan kemenangan ini terasa semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh Pangeran William yang hadir memberikan dukungan untuk klub kebanggaannya tersebut.

Statistik Pertandingan Semifinal Leg Kedua

Pertandingan Skor Leg II Pencetak Gol Agregat Akhir
Aston Villa vs Nottingham Forest 4 - 0 Watkins (36'), Buendia (58' P), McGinn (77', 80') 4 - 1
SC Freiburg vs SC Braga 3 - 1 Kuebler (19', 2-0), Manzambi (45'), Pau Victor (Braga) 4 - 3

Nottingham Forest tampak sangat kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga, terutama akibat absennya Morgan Gibbs-White sebagai starter yang baru masuk di babak kedua pasca cedera kepala. Kiper Aston Villa, Emiliano Martinez, juga tampil sangat solid dengan menggagalkan sejumlah peluang emas yang didapatkan oleh Chris Wood.

Bagi manajer Unai Emery, keberhasilan melaju ke final tahun ini menjadi kesempatan emas untuk memburu gelar juara Liga Europa kelima sepanjang karier kepelatihannya yang gemilang. Sebelumnya, pelatih asal Spanyol ini telah mengoleksi tiga trofi bersama Sevilla dan satu trofi saat menangani Villarreal beberapa musim silam.

Aston Villa kini berpeluang besar untuk mengakhiri puasa gelar juara mayor mereka yang telah berlangsung selama kurang lebih 30 tahun lamanya. Terakhir kali klub asal Birmingham ini meraih trofi bergengsi adalah pada tahun 1996 saat mereka berhasil menjuarai kompetisi Piala Liga Inggris.

Di sisi lain, kekalahan telak ini menjadi akhir yang sangat menyakitkan bagi perjalanan Nottingham Forest di kompetisi antarklub Eropa pertama mereka dalam tiga dekade terakhir. Pasukan Vitor Pereira gagal menampilkan performa terbaik mereka dan hampir tidak memberikan ancaman yang berarti bagi gawang tuan rumah di leg kedua.

Comeback Bersejarah SC Freiburg

SC Freiburg juga berhasil memastikan diri melaju ke final setelah menyingkirkan wakil Portugal, SC Braga, dengan kemenangan meyakinkan 3-1 di markas mereka. Hasil positif tersebut membuat Freiburg unggul tipis secara agregat 4-3 dan akan menjadi penantang Aston Villa di partai final di Istanbul nanti.

Jalannya pertandingan leg kedua ini berlangsung cukup dramatis sejak menit awal setelah pemain Braga, Mario Dorgeles, langsung menerima kartu merah pada menit ketujuh. Pelanggaran keras yang dilakukannya terhadap pemain Freiburg dalam posisi berbahaya memaksa tim tamu harus berjuang dengan 10 orang pemain saja.

Keunggulan jumlah pemain tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Freiburg untuk mengendalikan jalannya laga dan terus membombardir pertahanan lawan sejak peluit dimulai. Lukas Kuebler berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-19 setelah memanfaatkan situasi kemelut yang terjadi di depan gawang tim SC Braga.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Johan Manzambi menggandakan keunggulan tim tuan rumah melalui sebuah gol indah yang diciptakan lewat tendangan melengkung akurat. Memasuki babak kedua, Lukas Kuebler kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan kepala setelah menerima umpan tendangan bebas dari Vincenzo Grifo.

Braga sempat memberikan perlawanan dan memperkecil ketertinggalan melalui gol Pau Victor pada menit-menit akhir pertandingan namun tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Freiburg sukses mempertahankan keunggulan mereka hingga laga usai, didukung pula oleh penampilan gemilang penjaga gawang mereka, Noah Atubolu, di bawah mistar.

Pencapaian ini merupakan sejarah besar bagi Freiburg karena untuk pertama kalinya dalam sejarah klub mereka berhasil menembus partai final kompetisi tingkat Eropa. Mereka kini memiliki ambisi besar untuk meraih trofi mayor pertama sekaligus mengamankan tiket otomatis menuju Liga Champions untuk musim depan.

Bek senior Matthias Ginter mengungkapkan bahwa pertandingan semifinal ini merupakan laga kandang terbesar yang pernah dirasakan sepanjang sejarah berdirinya klub Jerman tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh penggawa Freiburg akan memberikan kemampuan terbaik mereka di laga final nanti untuk mewujudkan mimpi menjadi juara sejati.

Sementara itu, bagi SC Braga, kekalahan di Jerman ini memutus harapan mereka untuk mengulang kesuksesan tampil di final Liga Europa seperti tahun 2011. Terhentinya langkah mereka di semifinal menandai berakhirnya kampanye Eropa yang sebenarnya sudah berjalan cukup impresif sejak babak fase grup hingga sistem gugur.

Artikel terkait

Rekomendasi