Kejayaan besar berhasil diraih oleh tim basket putra dan putri Universitas Surabaya (Ubaya) dalam ajang Campus League Basketball Regional Surabaya 2026. Pertandingan yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya pada Rabu (29/4/2026) tersebut menjadi saksi dominasi mutlak mereka.
Kemenangan ganda ini memastikan langkah kedua tim Ubaya untuk melaju ke putaran nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juni mendatang. Meskipun sukses mengawinkan gelar juara, tim kebanggaan Surabaya ini memilih untuk tetap rendah hati dan segera melakukan evaluasi mendalam.
Dominasi Ubaya di Partai Puncak Regional
Tim putri Ubaya menunjukkan performa yang sangat impresif dengan menumbangkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) lewat skor telak 95-28. Pertahanan yang sangat solid menjadi kunci keberhasilan mereka, bahkan lawan hanya diberikan kesempatan mencetak empat poin pada kuarter ketiga.
Keberhasilan ini kemudian diikuti oleh tim putra Ubaya yang sukses mengandaskan perlawanan Universitas Cendrawasih (Uncen) dengan skor akhir 84-48. Walaupun sempat menghadapi tekanan di awal laga, tim putra berhasil bangkit dan menguasai jalannya pertandingan hingga selesai.
Berikut adalah rangkuman hasil pertandingan babak final Regional Surabaya:
- Kategori Putri: Universitas Surabaya (Ubaya) menang telak 95-28 atas Universitas Ciputra Makassar (UCM).
- Kategori Putra: Universitas Surabaya (Ubaya) unggul meyakinkan 84-48 melawan Universitas Cendrawasih (Uncen).
Hasil impresif di babak final ini mempertegas status Universitas Surabaya sebagai salah satu kekuatan utama dalam kompetisi basket antar kampus tahun ini.
Evaluasi Tim Menuju Putaran Nasional
Pemain putra Ubaya, Bobby Geraldo Alanda, mengakui bahwa timnya sempat mengalami kesulitan pada dua kuarter awal pertandingan. Namun, instruksi yang diberikan pelatih berhasil dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain sehingga mereka mampu berbalik mendominasi.
Di sisi lain, pelatih tim putri Ubaya, Wellyanto Pribadi, justru merasa performa anak asuhnya masih menyisakan beberapa catatan penting. Menurutnya, meskipun skor akhir terpaut jauh, efektivitas permainan timnya justru mengalami sedikit penurunan dibandingkan laga sebelumnya.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus evaluasi tim Ubaya adalah:
- Meningkatkan persentase efektivitas permainan dan penyelesaian akhir di lapangan.
- Memperkuat koordinasi pertahanan untuk menghadapi tim-tim tangguh dari wilayah lain.
- Menjaga konsistensi performa sejak kuarter awal hingga akhir pertandingan.
- Meningkatkan kualitas latihan fisik guna menghadapi lawan dengan keunggulan postur tubuh.
Langkah evaluasi ini dinilai sangat krusial mengingat persaingan di tingkat nasional diprediksi akan jauh lebih ketat daripada babak regional.
Persiapan Menghadapi Tim Jakarta
Wellyanto Pribadi mewaspadai tantangan besar yang akan datang dari tim-tim asal Jakarta yang dikenal memiliki kualitas individu dan postur fisik lebih unggul. Hal ini menjadi perhatian utama agar tim Ubaya tidak lengah saat bertanding di putaran nasional nanti.
Senada dengan pelatihnya, shooting guard Ubaya yang juga peraih medali emas SEA Games 2025, Evelyn Fiyo, menekankan pentingnya intensitas latihan. Sebagai bagian dari persiapan, tim putri bahkan secara rutin melakoni laga uji coba melawan tim putra demi memperkuat lini pertahanan mereka.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Wakil Rektor Ubaya, Christina Avanti, yang merasa bangga atas pencapaian ini. Kepercayaan diri tinggi kini menyelimuti seluruh tim untuk memberikan penampilan terbaik mereka di Jakarta pada bulan Juni mendatang.