Nama Muhamad Chatib Basri baru-baru ini mencuat ke permukaan setelah santer dikabarkan akan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Namun, meski isu ini dibantah oleh Purbaya, banyak yang tertarik dengan sosok Chatib. Selain pengalaman panjang di bidang kebijakan fiskal, kekayaan Chatib yang mencapai Rp117,24 miliar juga menjadi perhatian, terutama hobi otomotifnya yang mewah.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang terbaru dan diserahkan pada 12 Maret 2025, garasi milik Chatib Basri menyimpan kendaraan senilai Rp6,36 miliar. Koleksi ini bukan sekadar mobil mahal, namun mencerminkan selera Chatib sebagai penggemar otomotif sejati. Berikut ini adalah beberapa mobil yang menghiasi garasi ekonom senior ini:
Kendaraan Eksekutif
Chatib Basri, yang pernah menjabat sebagai Kepala BKPM dan Komisaris Utama Bank Mandiri, memilih kendaraan yang mengutamakan kenyamanan tinggi.
- Lexus LM350H (2024): Mobil mewah ini bernilai Rp2,1 miliar dan merupakan simbol status "bos besar" di jalanan Indonesia.
- Mercedes-Benz Sedan (2023): Sedan asal Jerman ini dihargai Rp2,85 miliar, menciptakan kesan elegan dan nyaman untuk keseharian Chatib.
Kendaraan Ramah Lingkungan dan Petualang
Chatib turut menunjukkan perhatian pada transisi energi dengan mengoleksi kendaraan ramah lingkungan.
- Hyundai Ioniq 5: Mobil listrik ini dilengkapi teknologi canggih dan menunjukkan Chatib mendukung gaya hidup hijau.
- Mercedes-Benz Jeep: Meski detail tahunnya belum dipaparkan, SUV yang tangguh ini menunjukkan ketertarikan Chatib pada mobil bergaya sporty dan maskulin.
'Harta Karun' JDM Klasik: Nissan President 1992
Mutiara dalam koleksi Chatib Basri adalah Nissan President tahun 1992, yang secara istimewa terdaftar dalam garasinya. Sedan ini adalah flagship Nissan dari era 90-an yang digunakan oleh orang-orang penting di Jepang. Memeliharanya menunjukkan Chatib adalah kolektor mobil dengan selera tinggi, bukan sekadar pembeli mobil baru.
Kekayaan Chatib Basri tidak hanya berwujud mobil, tetapi juga portofolio finansial yang luar biasa. Dari total kekayaan Rp117,24 miliar, sebagian besar berada dalam surat berharga senilai Rp72,83 miliar dan kas sebesar Rp18,65 miliar. Selain itu, ia memiliki properti di Jakarta Pusat dan Australia yang bernilai signifikan.
Saat ini, Chatib aktif di Dewan Ekonomi Nasional (DEN), berdampingan dengan tokoh seperti Luhut Binsar Pandjaitan, di lingkaran strategis Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya reformasi perpajakan untuk menaikkan tax ratio Indonesia yang masih sekitar 10 persen. Bisakah selera Chatib dalam memilih mobil langka dan modern berbanding lurus dengan kemampuannya mengelola keuangan negara jika dia jadi menjabat sebagai Menteri Keuangan lagi? Kita tunggu saja perkembangannya di kabinet ekonomi mendatang.