Josep Guardiola berhasil menambah koleksi gelarnya setelah membawa Manchester City meraih kemenangan di Piala FA musim 2025-26. Kesuksesan tersebut menjadikan total gelar yang dimilikinya mencapai 42 sepanjang karier kepelatihannya. Pada musim 2024-25, Guardiola sempat mengalami periode di mana ia tidak meraih trofi. Namun, pelatih asal Catalan ini bangkit dengan membawa pulang dua piala domestik bersama Manchester City di musim setelahnya.
Guardiola kini hanya tertinggal delapan gelar dari Sir Alex Ferguson, yang masih memimpin sebagai pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola dengan 50 gelar. Pengaruh Guardiola dalam dunia sepak bola membuat ia sering dibandingkan dengan pelatih legendaris lainnya. Guardiola telah memenangkan trofi bersama beberapa klub besar seperti Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City. Ferguson, di sisi lain, menghabiskan lebih dari dua dekade membangun dominasi trofi bersama Manchester United.
Di Manchester City, Guardiola telah mengemas 20 gelar sejak bergabung pada 2016. Prestasi tersebut termasuk enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions. Dengan tambahan Piala FA musim 2025-26, ia semakin menegaskan konsistensi City di level domestik dan internasional. Di sisi lain, Ferguson membangun kejayaan Manchester United dengan 38 trofi, termasuk 13 gelar Premier League dan dua Liga Champions. Keberhasilan ini membuat rekor Ferguson tetap sulit terkejar.
Pertarungan di Kancah Internasional
Selain Guardiola, beberapa pelatih top dunia seperti Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti juga berada di jajaran elite. Mourinho mengoleksi 26 trofi, dengan prestasi terbaiknya adalah gelar Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan. Ancelotti sukses merengkuh 30 trofi, terutama dari kesuksesannya bersama AC Milan dan Real Madrid.
Di antara daftar pelatih dengan koleksi gelar terbanyak, Ferguson tetap di puncak. Guardiola berada tepat di bawahnya, diikuti oleh Mircea Lucescu dan Jock Stein yang sama-sama mempunyai 38 trofi. Valeriy Lobanovskyi menempati posisi kelima dengan 36 gelar. Meski begitu, Guardiola masih punya peluang besar untuk mengejar Ferguson, mengingat usianya yang masih terbilang muda dalam kategori pelatih elit.