Piala Dunia 2026 dipastikan kehilangan salah satu raksasa sepak bola setelah Timnas Italia gagal melangkah ke putaran final. Kegagalan Gli Azzurri dipastikan melalui drama adu penalti yang menyakitkan saat menghadapi Bosnia pada laga penentu playoff, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB.
Hasil ini menorehkan sejarah kelam bagi sepak bola Italia karena mereka menjadi tim juara dunia pertama yang gagal lolos tiga kali berturut-turut. Absennya Italia tentu akan mengurangi kemeriahan turnamen akbar tersebut, mengingat status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Deretan Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026
Meski terasa hambar tanpa kehadiran Timnas Italia, nyatanya Gianluigi Donnarumma bukan satu-satunya nama besar yang hanya akan menjadi penonton. Banyak talenta hebat dari berbagai negara juga harus mengubur mimpi mereka tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Jika para pemain bintang yang gagal lolos ini disatukan dalam sebuah tim impian, kekuatannya mungkin bisa menyaingi tim-tim unggulan juara. Mulai dari kiper terbaik hingga penyerang haus gol, berikut adalah daftar pemain bintang yang absen di Piala Dunia 2026.
Gianluigi Donnarumma (Italia/Manchester City)
Penjaga gawang utama Italia ini harus menelan pil pahit setelah timnya kalah 1-4 dalam drama adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina. Donnarumma terlihat sangat terpukul saat berjalan meninggalkan lapangan di Stadion Bilino Polje, Zenica, usai laga berakhir.
Padahal, performa Donnarumma di level klub sedang berada di puncaknya bersama Manchester City sejak pindah dari PSG senilai 26 juta paun. Kiper yang membawa PSG juara Liga Champions musim lalu ini harus kembali meratapi kegagalan Italia melaju ke pentas dunia.
Serhou Guirassy (Guinea/Borussia Dortmund)
Nama Serhou Guirassy tengah naik daun berkat produktivitasnya yang luar biasa di Bundesliga Jerman dengan torehan 62 gol dalam tiga musim terakhir. Penyerang Borussia Dortmund ini bahkan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim 2024-2025 dengan 13 gol.
Sayangnya, ketajaman Guirassy di level klub tidak mampu menyelamatkan negaranya, Guinea, yang tersingkir di babak kualifikasi zona Afrika. Guinea harus puas finis di posisi keempat grup setelah hanya mengantongi empat kemenangan dari sepuluh pertandingan yang dijalani.
Khvicha Kvaratskhelia (Georgia/Paris St-Germain)
Bintang asal Georgia ini merupakan aktor penting yang membawa Paris St-Germain merengkuh gelar Liga Champions secara beruntun. Kvaratskhelia bahkan menempati posisi ke-12 dalam daftar peringkat Ballon d'Or 2025 berkat performa gemilangnya di level klub.
Namun, ambisinya tampil di Piala Dunia harus kandas karena Georgia tampil buruk sepanjang babak kualifikasi yang sangat kompetitif. Berada di grup berat bersama Spanyol, Turki, dan Bulgaria, Georgia hanya mampu mengumpulkan tiga poin selama kampanye mereka.
Robert Lewandowski (Polandia/Barcelona)
Piala Dunia 2026 bisa jadi menjadi kesempatan terakhir bagi Robert Lewandowski untuk bersinar di panggung dunia sebelum masa pensiunnya tiba. Striker legendaris yang membela Barcelona ini telah mencetak 72 gol dalam 127 penampilan internasional bersama Timnas Polandia.
Meskipun berhasil mencetak empat gol selama kualifikasi Grup G, Lewandowski gagal membawa Polandia menyalip posisi Belanda di klasemen. Harapan terakhir mereka sirna setelah Polandia dipastikan tersingkir menyusul kekalahan dari Swedia pada pertandingan krusial hari Selasa lalu.
Victor Osimhen (Nigeria/Galatasaray)
Victor Osimhen sempat menjadi buah bibir saat membawa Napoli meraih gelar Serie A dan melanjutkan performa apiknya bersama Galatasaray. Di Liga Turki, penyerang tajam ini sukses melesakkan 26 gol dalam 30 laga dan mempersembahkan trofi juara musim lalu.
Nasib buruk menimpanya di tim nasional saat Nigeria gagal bersaing dengan Afrika Selatan di fase grup pertama kualifikasi. Kesempatan kedua di babak play-off pun gagal dimanfaatkan setelah Nigeria kalah adu penalti dari Republik Demokratik Kongo tanpa kehadiran Osimhen di lapangan saat itu.
Dominik Szoboszlai (Hungaria/Liverpool)
Gelandang andalan Liverpool, Dominik Szoboszlai, sedang dalam performa terbaiknya musim ini dengan sering mencetak gol indah melalui tendangan jarak jauh. Namun, kualitas individunya belum cukup untuk membawa Hungaria mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Hungaria harus tersingkir secara tragis di laga terakhir grup setelah sempat memimpin 2-1 atas lawannya. Republik Irlandia mencetak dua gol pada masa tambahan waktu yang membalikkan keadaan sekaligus mengubur mimpi Szoboszlai untuk tampil di Amerika Utara.
Daftar lengkap pemain bintang yang tidak akan berlaga di Piala Dunia 2026 :- Kiper: Gianluigi Donnarumma (Italia).
- Bek: Ola Aina (Nigeria), Willi Orban (Hungaria), Nikola Milenkovic (Serbia), Milos Kerkez (Hungaria).
- Gelandang: Sandro Tonali (Italia), Dominik Szoboszlai (Hungaria), Khvicha Kvaratskhelia (Georgia).
- Penyerang: Serhou Guirassy (Guinea), Victor Osimhen (Nigeria), Robert Lewandowski (Polandia).
Susunan pemain di atas menunjukkan betapa banyak talenta kelas dunia yang terpaksa absen karena kegagalan negara mereka di babak kualifikasi. Tim dengan formasi 4-4-2 ini memiliki keseimbangan yang luar biasa di setiap lini, mulai dari pertahanan hingga sektor serang.
Berikut adalah ringkasan informasi mengenai beberapa pemain kunci yang masuk dalam daftar Best XI pemain absen di Piala Dunia 2026.
| Nama Pemain | Negara | Klub Asal | Alasan Absen |
|---|---|---|---|
| Gianluigi Donnarumma | Italia | Manchester City | Kalah adu penalti lawan Bosnia di playoff. |
| Robert Lewandowski | Polandia | Barcelona | Gagal bersaing dengan Belanda dan kalah dari Swedia. |
| Victor Osimhen | Nigeria | Galatasaray | Tersingkir di babak playoff zona Afrika. |
| Khvicha Kvaratskhelia | Georgia | Paris St-Germain | Finis di papan bawah grup kualifikasi. |
| Dominik Szoboszlai | Hungaria | Liverpool | Kalah dramatis dari Republik Irlandia di laga terakhir. |
Data tersebut menggambarkan bahwa kualitas individu pemain di level klub tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan bersama tim nasional. Kompetisi yang ketat dan sistem gugur yang kejam membuat para pemain papan atas ini harus merelakan mimpi mereka tahun depan.
Ketidakhadiran para bintang ini tentu menjadi kerugian besar bagi penggemar sepak bola yang ingin melihat aksi-aksi memukau mereka. Namun, Piala Dunia tetaplah panggung megah yang selalu menjanjikan lahirnya bintang-bintang baru dari negara peserta lainnya.