Momen ikonik Pep Guardiola yang terlihat berbicara sendirian di pinggir lapangan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video lama tersebut kembali viral di tengah perpisahan sang manajer setelah satu dekade menakhodai Manchester City.
Dalam sebuah acara seremoni khusus untuk melepas kepergian Guardiola, suasana menjadi cair saat para pemain diberikan kesempatan bertanya. Gelandang kreatif Bernardo Silva melontarkan pertanyaan unik yang memancing tawa para tamu undangan.
Silva secara spesifik menanyakan kejadian saat City menelan kekalahan dari Arsenal di semifinal Piala FA musim 2019/2020. Saat itu, kamera menangkap momen aneh di mana Pep tampak sedang berdiskusi serius, namun tidak ada siapa pun di dekatnya.
"Semua orang sangat penasaran dan ingin tahu sekarang, sebenarnya dengan siapa Anda berbicara saat itu?" tanya Bernardo Silva sembari disambut tawa malu oleh Guardiola ketika cuplikan videonya diputar kembali.
Misteri di balik komunikasi dengan sosok tak terlihat tersebut akhirnya terungkap melalui fakta-fakta berikut:
- Kejadian tersebut terjadi saat Manchester City berhadapan dengan Arsenal di Stadion Wembley.
- Banyak netizen berspekulasi bahwa Guardiola sedang merindukan kehadiran Mikel Arteta yang baru saja hengkang.
- Arteta sendiri saat itu sudah menjabat sebagai pelatih kepala Arsenal setelah sebelumnya menjadi tangan kanan Pep.
- Fakta sebenarnya menunjukkan bahwa Pep tidak sedang berbicara dengan bayangan atau imajinasi.
- Ia ternyata sedang memberikan instruksi atau berkomunikasi dengan dua asisten pelatihnya yang duduk beberapa baris di belakangnya.
Meskipun Guardiola sempat enggan menjawab pertanyaan Bernardo Silva saat di atas panggung, teka-teki tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak penyelenggara turnamen. Melalui unggahan di media sosial, identitas lawan bicara sang pelatih terungkap dengan jelas.
Akun resmi X (dahulu Twitter) @EmiratesFACup memberikan jawaban pasti atas rasa penasaran publik selama ini. Mereka menyatakan telah memiliki jawaban atas momen "misterius" yang dialami pelatih asal Spanyol tersebut.
Dua sosok yang diajak bicara oleh Guardiola ternyata adalah Juanma Lillo dan Rodolfo Borrell. Keduanya merupakan asisten terpercaya yang berperan besar dalam kesuksesan taktis Manchester City di bawah asuhan Pep.
Posisi tempat duduk di bangku cadangan saat itu memang diatur dengan jarak tertentu karena protokol kesehatan yang berlaku di masa pandemi. Hal inilah yang membuat Pep tampak seperti sedang berbicara dengan angin dari sudut pandang kamera depan.
Berikut adalah ringkasan mengenai dua sosok penting yang menjadi lawan bicara Pep Guardiola dalam video viral tersebut:
| Nama Sosok | Peran di Manchester City | Status Saat Ini |
|---|---|---|
| Juanma Lillo | Asisten Pelatih Utama | Sudah meninggalkan klub lebih awal |
| Rodolfo Borrell | Asisten Pelatih / Staf Teknis | Sudah tidak lagi berada di staf kepelatihan Pep |
Tabel di atas menjelaskan bahwa kedua asisten tersebut memang sudah tidak lagi mendampingi Pep di bangku cadangan saat acara perpisahan itu digelar. Kepergian mereka mendahului keputusan Pep untuk akhirnya juga pamit dari Etihad Stadium.
Momen ini menjadi kenangan manis sekaligus lucu bagi para penggemar Manchester City di tengah masa transisi klub. Meski akan ditinggal oleh sang arsitek, para pemain seperti Erling Haaland tetap percaya diri bahwa City akan tetap menjadi tim favorit juara.
Hingga saat ini, diskusi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi besar yang ditinggalkan Guardiola terus berlanjut. Namun, kisah "bicara sendiri" ini akan selalu menjadi bagian dari legenda unik Pep di kompetisi sepak bola Inggris.