BBM Non-Subsidi Naik, Wuling Binguo EV Jadi Solusi Mobil Paling Irit!

BBM Non-Subsidi Naik, Wuling Binguo EV Jadi Solusi Mobil Paling Irit!
Foto: Ilustrasi BBM Non-Subsidi Naik, Wuling Binguo EV Jadi Solusi Mobil Paling Irit!.
Ukuran teks

Kabar baru dari Wuling Motors menunjukkan bahwa SUV terbaru mereka, Wuling Eksion, telah mendapatkan lebih dari 1.000 pemesanan sejak diperkenalkan. Meskipun Wuling menawarkan varian Plug-in Hybrid (PHEV), penjualan tetap didominasi oleh varian electric vehicle (EV), yang mencakup sekitar 85 persen dari total penjualan.

Dominasi Penjualan EV

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, menjelaskan bahwa minat konsumen terhadap kendaraan listrik berbasis baterai terus meningkat. "Eksion tadi sudah lebih dari seribu hingga saat ini. PHEV kurang lebih di 15 persen, sisanya 85 persennya memang masih didominasi oleh EV," ujar Ricky di Tangerang. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada pilihan PHEV, konsumen tetap lebih memilih kendaraan listrik sepenuhnya.

Kecenderungan konsumen beralih dari kendaraan diesel ke elektrifikasi juga terlihat, dengan Wuling Eksion biru menjadi varian warna yang paling banyak diminati. Ricky menambahkan, "Memang ada beberapa konsumen sebelumnya pengguna diesel. Mereka mengutamakan produk yang lebih efisien, dan kebetulan Eksion ini bisa menjawab baik dari segi EV ataupun juga PHEV."

Pergeseran Tren Pembelian

Peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi menjadi salah satu faktor yang mendorong konsumen memilih mobil listrik. Suci Romadhona, seorang konsumen Wuling Eksion, menyampaikan pengalamannya beralih dari mobil diesel ke mobil listrik karena alasan penghematan biaya BBM. "Sebelumnya saya menggunakan mobil diesel, ini pengalaman pertama saya memakai mobil listrik. Kenapa pakai Eksion karena lebih hemat biaya BBM," ungkapnya.

Distribusi penjualan Wuling Eksion saat ini masih didominasi oleh wilayah Jabodetabek. Ricky menjelaskan bahwa lebih dari separuh pemesanan berasal dari kawasan tersebut, tetapi ada juga potensi di kota-kota besar lain di luar Jakarta seperti Surabaya dan Semarang.

Penerimaan di Wilayah Lain

Respons positif juga datang dari beberapa kota di luar Jawa. "Di beberapa kota seperti Bali, kemudian Batam juga responsnya positif," tambah Ricky, sambil menjelaskan bahwa proses distribusi unit ke konsumen masih berjalan secara bertahap. Ini sejalan dengan peluncuran regional yang dilakukan di berbagai kota.

Artikel terkait

Rekomendasi