Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Luar Jawa yang Agresif, Ini Kriterianya

Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Luar Jawa yang Agresif, Ini Kriterianya
Foto: Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Luar Jawa yang Agresif, Ini Kriterianya. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali memperluas jangkauan pencarian bakat atlet bulu tangkis ke wilayah Sumatra dan Sulawesi melalui Audisi Umum PB Djarum 2026. Langkah strategis ini diambil guna menemukan bibit unggul yang memiliki ketahanan fisik luar biasa untuk bersaing di level internasional.

Perluasan wilayah seleksi ini juga merupakan respon cepat terhadap rencana perubahan sistem skor baru oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Mulai tahun 2027, sistem pertandingan akan menuntut ritme permainan yang jauh lebih cepat dibandingkan saat ini.

Jadwal dan Lokasi Audisi Umum 2026

Pihak penyelenggara telah menetapkan tiga kota besar sebagai pusat pelaksanaan seleksi atlet muda berbakat tersebut. Berikut adalah rincian jadwal dan lokasi pelaksanaan audisi yang perlu dicatat oleh para calon peserta:

  • Pekanbaru: Berlangsung di GOR Angkasa pada tanggal 7 hingga 12 Juli 2026.
  • Makassar: Dilaksanakan di GOR Dafest mulai tanggal 4 sampai 9 Agustus 2026.
  • Kudus: Tahap seleksi akhir akan digelar di GOR Djarum, Jati, pada 8 hingga 13 September 2026.

Rangkaian jadwal ini disusun sedemikian rupa untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi talenta muda di luar Pulau Jawa. Setelah melalui tahap di daerah, para peserta terpilih akan mengikuti seleksi final di markas besar PB Djarum.

Mencari Karakter Fisik dan Mental dari Daerah

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan bahwa audisi kembali menyambangi daerah demi menjawab antusiasme tinggi masyarakat. Sebelumnya, selama periode 2022 hingga 2025, seluruh kegiatan seleksi dipusatkan hanya di Kota Kudus saja.

Ketua PB Djarum tersebut menegaskan bahwa potensi atlet dari Sumatra dan Sulawesi sangat besar dan sayang untuk dilewatkan. Pihaknya berkomitmen untuk menjemput bola agar tidak ada bakat terpendam yang terlewat karena kendala jarak.

Sejalan dengan itu, Leonard Holvy de Pauw selaku Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra menyoroti keunggulan fisik atlet luar Jawa. Menurutnya, pemain dari wilayah tersebut dikenal memiliki daya juang tinggi serta ketahanan fisik yang menonjol secara alami.

Kriteria utama yang menjadi fokus penilaian tim pemandu bakat dalam audisi kali ini meliputi beberapa aspek berikut:

  • Ketangguhan fisik dan stamina yang mumpuni untuk durasi pertandingan panjang.
  • Gaya permainan yang agresif namun tetap cerdas dalam membaca strategi lawan.
  • Mentalitas juara dan semangat pantang menyerah (fighting spirit) di lapangan.
  • Kemampuan teknis dasar yang matang sebagai fondasi pengembangan atlet.

Kombinasi antara kekuatan fisik dan kecerdasan taktik menjadi modal utama bagi para atlet untuk bisa masuk ke asrama PB Djarum. Karakteristik ini dinilai sangat cocok untuk dikembangkan lebih lanjut melalui sistem pembinaan profesional.

Persiapan Menghadapi Perubahan Regulasi BWF

Audisi tahun ini terasa spesial dengan kehadiran legenda bulu tangkis Indonesia, Hendrawan, yang menjabat sebagai Penasihat Teknis Sektor Tunggal PB Djarum. Ia ditunjuk sebagai Koordinator Atlet Putri untuk memastikan standar kualitas pemain sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Hendrawan menekankan pentingnya adaptasi terhadap format skor baru BWF yang akan menerapkan sistem 15 poin dalam tiga gim. Perubahan ini akan mulai diberlakukan secara resmi pada Januari 2027 mendatang.

Menurut Hendrawan, format baru tersebut membuat setiap poin menjadi sangat berharga dan menuntut konsentrasi tinggi sejak awal laga. Penguasaan teknik dan pergerakan kaki (footwork) yang efisien kini menjadi aspek yang tidak bisa ditawar lagi.

Fokus utama untuk kategori putri akan menitikberatkan pada kontrol lapangan yang sempurna serta ketajaman dalam melakukan serangan. Djarum Foundation berharap audisi ini melahirkan pahlawan baru yang mampu meneruskan tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia.

Artikel terkait

Rekomendasi