Arteta Tak Menyesal Absen Nobar, Malah Terkejut Lihat Pemain Arsenal Menggila di Musim 2026

Arteta Tak Menyesal Absen Nobar, Malah Terkejut Lihat Pemain Arsenal Menggila di Musim 2026
Foto: Arteta Tak Menyesal Absen Nobar, Malah Terkejut Lihat Pemain Arsenal Menggila di Musim 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Mikel Arteta memutuskan untuk tidak bergabung dengan para pemain Arsenal dalam acara nonton bersama (nobar) yang krusial antara Bournemouth melawan Manchester City. Meski melewatkan momen bersejarah tersebut, pelatih asal Spanyol ini mengaku sama sekali tidak menyesali pilihannya.

Keputusan tersebut justru membuahkan hasil positif karena para pemain bisa mengekspresikan kegembiraan mereka secara lepas. Arsenal resmi mengunci gelar juara Premier League musim 2025/2026 setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang 1-1 di kandang Bournemouth.

Hasil seri yang diraih pasukan Pep Guardiola pada Rabu dini hari tersebut membuat perolehan poin The Gunners mustahil lagi terkejar. Skuad Arsenal beserta jajaran staf sebenarnya berkumpul di pusat latihan Sobha Realty untuk menyaksikan laga penentu tersebut bersama-sama.

Alasan Arteta Memilih Menjauh

Namun, pemandangan berbeda terlihat dalam unggahan video resmi di media sosial klub, di mana sosok Arteta tidak tampak di antara kerumunan pemain. Ia lebih memilih untuk menghabiskan waktu bersama istri dan anak-anaknya di rumah pribadi saat pertandingan berlangsung.

Arteta merasa kehadirannya di tengah para pemain dalam situasi menegangkan itu mungkin tidak akan memberikan dampak positif. Ia ingin memberikan ruang bagi anak asuhnya untuk menikmati momen tersebut tanpa merasa terawasi oleh sosok manajer.

Berikut adalah beberapa poin utama mengenai alasan dan suasana kemenangan Arsenal:

  • Arteta ingin para pemain merasa bebas menjadi diri sendiri tanpa batasan formalitas pelatih.
  • Kehadiran manajer dianggap berpotensi mengubah dinamika emosional yang seharusnya milik para pemain sepenuhnya.
  • Kegembiraan skuad meledak begitu peluit panjang berakhir, menandakan berakhirnya penantian gelar juara.
  • Staf kepelatihan lainnya tetap hadir mendampingi pemain untuk merayakan kesuksesan bersejarah tersebut.

Penjelasan di atas menunjukkan betapa Arteta sangat memahami sisi psikologis para pemainnya dalam merayakan keberhasilan besar. Ia lebih mengutamakan kenyamanan tim dibandingkan ego untuk ikut terekam dalam momen perayaan awal.

Momen Haru dan Perayaan Lanjutan

Mikel Arteta mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat bahagia melihat rekaman video yang menunjukkan betapa gila dan emosionalnya perayaan para pemain. Ia meyakini bahwa atmosfer yang tercipta tidak akan sealami itu jika dirinya berada di lokasi yang sama.

"Saya rasa situasinya tidak akan sama jika saya ada di sana. Saya senang mereka merayakannya dengan cara seperti itu dan benar-benar menikmatinya," ujar Arteta saat ditanya mengenai ketidakhadirannya.

Meskipun tidak hadir secara fisik saat nobar, Arteta tidak benar-benar terputus dari tim. Kapten tim, Martin Odegaard, langsung menghubungi sang manajer melalui panggilan video sesaat setelah gelar juara resmi dipastikan.

Arteta akhirnya baru bergabung dengan skuad beberapa jam kemudian dalam sebuah acara perayaan yang lebih tertutup di sebuah kelab malam. Di sana, barulah sang pelatih merayakan keberhasilan mereka merajai kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut bersama seluruh anggota tim.

Ringkasan peristiwa kemenangan Arsenal di Premier League:

Aspek Keterangan Penentu Juara
Laga Penentu Bournemouth vs Manchester City (Skor 1-1)
Waktu Kejadian Rabu dini hari, 20 Mei 2026
Lokasi Nobar Pemain Sobha Realty Training Centre
Keberadaan Arteta Di rumah bersama keluarga

Data di atas memperlihatkan kronologi singkat bagaimana Arsenal berhasil mengamankan takhta juara musim ini tanpa harus bertanding di hari yang sama. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan dominasi The Gunners di bawah arahan tangan dingin Mikel Arteta.

Artikel terkait

Rekomendasi