Harapan publik Inggris untuk melihat tim perwakilan mereka mendominasi seluruh kompetisi Eropa musim ini harus kandas. Arsenal yang menjadi tumpuan di ajang tertinggi gagal membawa pulang trofi setelah ditaklukkan oleh Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak.
Kegagalan tim asuhan Mikel Arteta ini terjadi dalam laga final Liga Champions yang berlangsung sangat sengit. Meskipun sempat memberikan perlawanan maksimal, The Gunners akhirnya harus puas menyandang status sebagai runner-up.
Drama Adu Penalti di Final Liga Champions
Pertandingan final tersebut harus ditentukan melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Sayangnya, Arsenal kalah tipis dengan skor 3-4 dalam babak tos-tosan tersebut.
Kemenangan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi PSG yang berhasil mempertahankan gelar mereka. Klub asal Prancis tersebut sukses menjadi juara Liga Champions selama dua musim berturut-turut.
Kekalahan Arsenal otomatis menutup peluang Inggris untuk melakukan sapu bersih gelar juara di tiga kompetisi antarklub Eropa musim ini. Padahal, dua trofi lainnya sudah berhasil diamankan oleh wakil Inggris dari kompetisi berbeda.
Dominasi Inggris di Liga Europa dan Conference League
Sebelum laga final Liga Champions berlangsung, Inggris sebenarnya telah menunjukkan taringnya di dua ajang bergengsi lainnya. Aston Villa dan Crystal Palace berhasil keluar sebagai jawara di masing-masing kompetisi yang mereka ikuti.
Berikut adalah daftar pencapaian klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini:
- Liga Europa: Aston Villa berhasil meraih gelar juara setelah tampil dominan dengan kemenangan telak 3-0 atas Freiburg di laga final.
- Conference League: Crystal Palace menyabet status sebagai tim terbaik setelah mengandaskan perlawanan Rayo Vallecano dengan skor tipis 1-0.
- Liga Champions: Arsenal gagal melengkapi dominasi Inggris setelah kalah dramatis melalui adu penalti melawan raksasa Prancis, PSG.
Keberhasilan Villa dan Palace sempat menumbuhkan optimisme bahwa Inggris akan mencatatkan rekor baru dalam sejarah sepak bola Eropa. Namun, ketangguhan PSG di partai final memupuskan harapan tersebut.
Rekor Sapu Bersih yang Masih Bertahan
Sejak format tiga kompetisi Eropa (termasuk Conference League) diperkenalkan pada musim 2021/2022, belum ada satu pun negara yang mampu menyapu bersih semua gelar dalam satu musim. Catatan tersebut dipastikan tetap bertahan setidaknya hingga musim depan.
Inggris sendiri tetap menunjukkan pengaruh besarnya di kancah sepak bola benua biru dengan mengirimkan banyak wakil. Pada musim depan, rencananya akan ada sembilan klub Inggris yang siap berlaga di berbagai level kompetisi Eropa.
Meskipun gagal meraih "treble" trofi benua bagi negaranya, performa klub-klub Premier League tetap menjadi sorotan utama. Persaingan di musim mendatang diprediksi akan semakin ketat dengan kehadiran lebih banyak wakil dari negeri Raja Charles tersebut.
| Kompetisi | Juara | Runner-up | Skor Akhir |
|---|---|---|---|
| Liga Champions | Paris Saint-Germain | Arsenal | 1-1 (4-3 Penalti) |
| Liga Europa | Aston Villa | Freiburg | 3-0 |
| Conference League | Crystal Palace | Rayo Vallecano | 1-0 |
Tabel di atas merangkum hasil akhir dari tiga kompetisi utama Eropa musim ini yang menunjukkan dominasi Inggris di dua kasta terbawah. PSG menjadi satu-satunya penghalang yang menggagalkan ambisi besar klub-klub Inggris untuk merajai seluruh kompetisi.