Peluang Arsenal untuk mengamankan gelar juara Liga Inggris musim ini tampak semakin terbuka lebar. Hal ini tak lepas dari kondisi Crystal Palace yang kemungkinan besar tidak akan tampil dengan kekuatan penuh pada laga pamungkas nanti.
Fokus tim berjuluk The Eagles tersebut dikabarkan tengah terbagi. Mereka harus mempersiapkan diri menghadapi partai final Conference League yang jadwalnya sangat berdekatan dengan pekan terakhir liga.
Skenario Penentuan Gelar Juara
Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley baru-baru ini membawa Arsenal selangkah lebih dekat ke podium juara. Nasib The Gunners bahkan bisa ditentukan lebih awal jika Manchester City terpeleset saat melawan Bournemouth pada Rabu dini hari nanti.
Namun, apabila Manchester City berhasil memetik kemenangan, maka persaingan sengit ini dipastikan berlanjut hingga pekan ke-38. Seluruh pertandingan penentu tersebut dijadwalkan berlangsung serentak pada Minggu, 24 Mei mendatang.
Pada laga penutup tersebut, Arsenal akan melakoni laga tandang ke markas Crystal Palace. Sementara itu, di tempat lain, Manchester City akan menjamu tantangan dari Aston Villa di kandang mereka sendiri.
Situasi menguntungkan bagi skuad asuhan Mikel Arteta dapat dirangkum sebagai berikut:
- Arsenal berpotensi menghadapi lawan yang mengistirahatkan pemain kunci demi final kompetisi Eropa.
- Jarak waktu istirahat Crystal Palace sangat sempit sebelum berlaga di partai puncak Conference League.
- Posisi Crystal Palace di klasemen Liga Inggris sudah tergolong aman, sehingga tidak ada urgensi besar untuk mengejar poin.
- Arsenal memiliki waktu istirahat yang lebih panjang sebelum menjalani final Liga Champions mereka sendiri.
Kondisi ini memberikan keuntungan psikologis dan teknis bagi Arsenal untuk meraih poin penuh di Selhurst Park. Dengan kemenangan di laga terakhir, Arsenal tidak perlu lagi bergantung pada hasil pertandingan antara Manchester City vs Aston Villa.
Rotasi Pemain Crystal Palace
Crystal Palace dijadwalkan bertanding melawan Rayo Vallecano di final Conference League pada Rabu, 27 Mei waktu setempat. Mengingat pentingnya trofi tersebut, pelatih Palace diprediksi akan melakukan rotasi besar-besaran saat menjamu Arsenal.
Bintang-bintang utama seperti Jean Philippe Mateta, Ismaila Sarr, Tyrick Mitchell, hingga penjaga gawang Dean Henderson kemungkinan akan ditepikan. Langkah ini diambil guna menjaga kebugaran fisik mereka agar tetap prima saat berlaga di Jerman nanti.
Berikut adalah rincian perbandingan jadwal krusial yang harus dihadapi kedua tim tersebut:
| Kegiatan/Laga | Crystal Palace | Arsenal |
|---|---|---|
| Pekan Terakhir Liga Inggris | 24 Mei (Lawan Arsenal) | 24 Mei (Lawan Palace) |
| Final Kompetisi Eropa | 27 Mei (Conference League) | 30 Mei (Champions League) |
| Lawan di Final | Rayo Vallecano | Menunggu Hasil |
| Lokasi Final | Jerman | Ditentukan UEFA |
Tabel di atas menunjukkan bahwa Crystal Palace hanya memiliki waktu jeda selama dua hari sebelum terbang ke Jerman. Tekanan jadwal yang sangat padat ini memaksa mereka untuk memprioritaskan kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut dibandingkan liga domestik.
Di sisi lain, Arsenal sebenarnya juga memiliki agenda di final Liga Champions pada Sabtu, 30 Mei. Namun, karena jadwal final mereka baru digelar enam hari setelah liga usai, Arsenal masih bisa tampil habis-habisan untuk mengunci gelar Liga Inggris.
Dengan situasi Palace yang sudah aman dari zona degradasi dan tidak mungkin mengejar tiket Eropa lewat jalur klasemen, mereka tidak punya alasan kuat untuk tampil jor-joran. Kesempatan emas ini wajib dimanfaatkan Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar liga mereka tahun ini.