Liverpool nampaknya tidak butuh waktu lama untuk mencari suksesor Arne Slot di kursi kepelatihan. Andoni Iraola kini muncul sebagai kandidat terdepan untuk menakhodai The Reds musim depan.
Keputusan pencarian manajer baru ini diambil setelah manajemen klub resmi memberhentikan Arne Slot. Performa buruk sepanjang musim ini menjadi alasan utama di balik pemecatan pelatih asal Belanda tersebut.
Kegagalan Investasi Besar di Anfield
Liverpool sebenarnya berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Namun, hasil tersebut diraih hanya dengan menduduki peringkat kelima di klasemen akhir.
Kondisi ini dianggap sebagai kegagalan besar mengingat klub telah menggelontorkan dana lebih dari 400 juta poundsterling untuk belanja pemain. Musim ini berakhir tanpa satu pun trofi bagi tim yang bermarkas di Anfield tersebut.
Pencapaian ini menunjukkan penurunan performa yang sangat tajam bagi skuad Merseyside. Padahal, pada musim sebelumnya, Liverpool berhasil keluar sebagai juara Liga Inggris.
Andoni Iraola Jadi Pilihan Utama
Manajemen Liverpool kini sedang berpacu dengan waktu untuk segera meresmikan manajer baru. Mereka menargetkan nakhoda anyar sudah menyusun program kerja sebelum sesi pramusim dimulai pada pertengahan Juli mendatang.
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa nama Andoni Iraola menjadi prioritas utama di antara beberapa kandidat lainnya. Selain Iraola, muncul pula nama-nama pelatih seperti Sebastian Hoeness, Pierre Sage, Oliver Glasner, hingga Luis Enrique.
Beberapa faktor pendukung yang membuat Andoni Iraola unggul dalam bursa calon manajer Liverpool:
- Status Iraola saat ini bebas kontrak setelah meninggalkan Bournemouth, sehingga lebih mudah untuk direkrut tanpa kendala biaya kompensasi.
- Ia memiliki hubungan profesional yang sangat dekat dengan Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes.
- Hughes merupakan sosok yang berperan penting membawa Iraola berkarier di Liga Inggris untuk pertama kalinya tiga tahun lalu.
- Pelatih berusia 44 tahun tersebut dinilai sudah memahami atmosfer dan persaingan ketat di kancah Premier League.
Meskipun sempat diminati oleh AC Milan dan Crystal Palace, Iraola dikabarkan sengaja menahan diri. Ia nampaknya menunggu kepastian status Arne Slot sebelum memutuskan untuk menerima tawaran dari kubu Liverpool.
Publik kini menanti apakah kolaborasi antara Hughes dan Iraola akan benar-benar terwujud di Anfield. Jika resmi bergabung, tantangan besar telah menanti Iraola untuk mengembalikan kejayaan Liverpool di level domestik maupun Eropa.