Alfamidi (MIDI) Resmi Tebar Dividen Rp396,2 Miliar, Cek Jadwal Cair 2026

Alfamidi (MIDI) Resmi Tebar Dividen Rp396,2 Miliar, Cek Jadwal Cair 2026
Foto: Alfamidi (MIDI) Resmi Tebar Dividen Rp396,2 Miliar, Cek Jadwal Cair 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI), perusahaan pengelola jaringan ritel modern Alfamidi, resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai kepada para pemegang sahamnya.

Keputusan strategis ini diambil setelah perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang sangat solid sepanjang tahun buku 2025 dengan pertumbuhan laba yang signifikan.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), manajemen menyepakati alokasi dividen sebesar Rp396,2 miliar atau setara dengan Rp11,85 per lembar saham.

Angka ini menunjukkan peningkatan porsi dividen dari yang sebelumnya sebesar 45 persen pada tahun lalu, kini naik menjadi 50 persen dari total laba bersih tahun 2025.

Direktur Keuangan MIDI, Suantopo Po, menjelaskan bahwa kenaikan rasio pembayaran dividen ini merupakan bentuk apresiasi nyata bagi pemegang saham.

Kenaikan nilai dividen tersebut mencapai angka pertumbuhan sekitar 61 persen jika dibandingkan dengan dividen yang dibagikan pada tahun buku 2024 silam.

Suantopo menegaskan bahwa pembayaran dividen tunai ini dijadwalkan akan segera didistribusikan kepada seluruh pemegang saham yang berhak pada tanggal 25 Juni 2026 mendatang.

Peningkatan rasio pembayaran ini selaras dengan upaya MIDI dalam menjaga pertumbuhan bisnis ritel modern secara berkelanjutan dan memperkuat nilai tambah perusahaan.

Capaian Kinerja Keuangan MIDI Sepanjang 2025

Hingga akhir periode 2025, PT Midi Utama Indonesia Tbk. berhasil membukukan pendapatan neto yang mencapai Rp20,64 triliun di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Angka pendapatan tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 3,79 persen dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya yang berada di level Rp19,89 triliun.

Kenaikan yang jauh lebih mencolok terlihat pada laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan.

Laba bersih MIDI melonjak drastis sebesar 45,01 persen menjadi Rp792,36 miliar, melampaui raihan laba tahun 2024 yang hanya sebesar Rp546,41 miliar.

Berikut adalah rincian perbandingan kinerja keuangan MIDI periode 2024 dan 2025:

Indikator Keuangan Tahun Buku 2024 Tahun Buku 2025
Pendapatan Neto Rp19,89 Triliun Rp20,64 Triliun
Laba Bersih Rp546,41 Miliar Rp792,36 Miliar
Alokasi Dividen (%) 45 Persen 50 Persen
Total Nilai Dividen Rp245,74 Miliar (Est) Rp396,2 Miliar

Tabel di atas memperlihatkan tren positif dari sisi pendapatan maupun efisiensi yang berujung pada peningkatan laba bersih secara substansial bagi perusahaan.

Capaian impresif ini tidak terlepas dari agresivitas perseroan dalam memperluas cakupan jaringan gerai mereka di berbagai wilayah strategis di seluruh Indonesia.

Ekspansi Gerai dan Penguatan Ekosistem Digital

Hingga penutupan tahun 2025, PT Midi Utama Indonesia Tbk. tercatat telah memiliki total sebanyak 2.587 gerai yang beroperasi secara aktif.

Jaringan ritel ini mencakup 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai berkonsep Alfamidi Super, serta 4 gerai Midi Fresh yang fokus pada produk segar.

Seluruh gerai tersebut tersebar luas menjangkau pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, hingga wilayah timur Indonesia seperti Maluku dan Papua.

Kekuatan operasional Alfamidi juga didukung oleh lebih dari 30.000 karyawan profesional yang berdedikasi melayani jutaan pelanggan setianya setiap hari.

Selain memperkuat kehadiran fisik, MIDI juga melakukan inovasi pada lini digital melalui pengembangan platform belanja daring yang dikenal dengan nama Midi Kriing.

Aplikasi ini terus dikembangkan agar lebih ramah pengguna (user-friendly) guna memberikan kemudahan akses belanja tanpa harus keluar rumah bagi para konsumen.

Strategi penguatan ekosistem digital ini terbukti efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan melalui program keanggotaan atau membership yang sangat masif.

Pada akhir 2025, jumlah anggota aktif Alfamidi mencapai 7,02 juta orang, di mana kelompok ini berkontribusi sebesar 49,8 persen terhadap total penjualan perseroan.

Langkah strategis yang dilakukan manajemen dalam menjaga persaingan pasar meliputi:

  • Melakukan analisis mendalam terhadap preferensi dan kebiasaan belanja pelanggan di setiap wilayah.
  • Mengoptimalkan ketersediaan stok produk yang paling dibutuhkan oleh konsumen di sekitar lokasi gerai.
  • Menghadirkan berbagai program promosi yang relevan dan menarik untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
  • Memberikan pengalaman belanja yang lebih personal dan nyaman melalui standar layanan karyawan yang tinggi.
  • Mempercepat proses pengiriman barang melalui integrasi sistem belanja online Midi Kriing dengan gerai fisik terdekat.

Berbagai langkah taktis ini dilakukan agar perusahaan tetap kompetitif di tengah dinamika industri ritel modern yang persaingannya semakin ketat dari waktu ke waktu.

Dengan fundamental yang semakin kokoh, MIDI optimis dapat terus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat sembari tetap memberikan imbal hasil yang menarik bagi investor.

Pengumuman kenaikan dividen ini menjadi sinyal positif bagi pasar modal, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki arus kas yang kuat dan manajemen keuangan yang terjaga.

Investasi pada pengembangan gerai baru juga tetap menjadi prioritas perusahaan pada tahun-tahun mendatang guna memastikan dominasi pasar tetap terjaga dengan baik.

Sebagai informasi tambahan, seluruh keputusan investasi dalam pasar modal tetap berada di tangan masing-masing investor dengan mempertimbangkan risiko yang ada.

Hingga saat ini, saham MIDI terus menjadi perhatian para pelaku pasar seiring dengan rencana pembagian dividen dan ekspansi bisnis yang dilakukan secara berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi