Petenis andalan Indonesia, Aldila Sutjiadi, harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar juara di ajang WTA Maroko 2026. Berpasangan dengan Vera Zvonareva, Aldila harus mengakui keunggulan lawan dalam laga final yang berlangsung di Rabat.
Pasangan Aldila/Zvonareva takluk dari duet Eudice Chong dan Magali Kempen pada Jumat (22/5) waktu setempat. Pertandingan penentu gelar juara tersebut berjalan sengit melalui drama tiga set yang menguras tenaga.
Jalannya Pertandingan Final di Rabat
Pada set pembuka, Aldila dan Zvonareva tampak kesulitan mengimbangi permainan lawan hingga harus kalah dengan skor 3-6. Namun, mereka berhasil bangkit di set kedua dengan performa dominan dan menang meyakinkan 6-2.
Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak tie break penentu untuk mencari pemenang utama. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada Aldila/Zvonareva setelah mereka menyerah dengan skor 6-10 di fase krusial tersebut.
Kekalahan ini membuat Aldila/Zvonareva harus puas menyandang status sebagai runner-up di turnamen ini. Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat status mereka sebagai favorit juara dalam kompetisi tersebut.
Berikut adalah detail ringkasan hasil pertandingan final ganda putri WTA Maroko :| Kategori | Detail Pertandingan |
|---|---|
| Pasangan Finalis | Aldila Sutjiadi / Vera Zvonareva vs Eudice Chong / Magali Kempen |
| Skor Akhir | 3-6, 6-2, 6-10 |
| Status Unggulan | Aldila/Zvonareva (Unggulan 1) |
| Hasil Akhir | Runner-up |
Tabel di atas menunjukkan bahwa meskipun datang sebagai unggulan pertama, Aldila/Zvonareva harus mengakui keunggulan Chong/Kempen yang berstatus non-unggulan. Kekalahan ini menambah daftar panjang tantangan Aldila di musim kompetisi tahun ini.
Ambisi Gelar Ke-7 yang Tertunda
Hasil pahit di Maroko ini membuat Aldila harus menunda ambisinya untuk menambah koleksi gelar ketujuh di level WTA Tour. Hingga saat ini, ia masih berupaya memburu trofi perdananya di sepanjang kalender turnamen tahun 2026.
Gelar juara terakhir yang berhasil diraih petenis putri terbaik Indonesia ini terjadi di ajang WTA Chennai Open. Saat itu, Aldila sukses naik ke podium tertinggi ketika berpasangan dengan petenis muda, Janice Tjen.
Nasib kurang beruntung juga dialami Aldila saat bertanding di nomor tunggal putri pada turnamen yang sama. Meski menempati posisi unggulan teratas, langkahnya terhenti jauh sebelum partai puncak dimulai.
Aldila dipaksa menyerah oleh Camilla Osorio pada babak kedua melalui pertandingan ketat tiga set. Ia harus menyudahi perlawanan dengan skor akhir 3-6, 6-3, dan 0-6 yang mengakhiri langkahnya di nomor tunggal.
Sementara itu, partai final nomor tunggal putri WTA Maroko dijadwalkan akan mempertemukan dua petenis tangguh. Anhelina Kalinina akan saling berhadapan dengan Petra Marcinko untuk memperebutkan takhta juara.