Jonatan Christie turut serta dalam Malaysia Masters 2026 untuk mengumpulkan poin peringkat BWF dan mendapatkan tiket menuju World Tour Finals. Turnamen ini diadakan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, dengan Jonatan yang menjadi unggulan keempat. Ia berhasil melaju ke babak kedua setelah menyingkirkan wakil Denmark, Magnus Johannesen, dalam dua gim langsung.
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia ini menyatakan bahwa motivasinya untuk tampil di Malaysia Masters 2026 adalah perburuan poin peringkat dan poin World Tour Finals. Meskipun waktunya berdekatan dengan Singapura Open 2026 dan Indonesia Open 2026, Jojo, sapaan akrab Jonatan, tetap melihat pentingnya turnamen level BWF Super 500 ini.
Ini alasan Jojo:
"Turun di Malaysia Masters memang pertimbangannya adalah poin, baik itu poin ranking dan poin World Tour Finals. Jadi saya rasa tidak masalah untuk turun di sini walau ada Singapura dan Indonesia Open setelahnya," ucap Jojo seperti yang disampaikan dalam rilis resmi PBSI, Rabu (20/5/2026).
Setelah sukses melaju ke perempat final BAC 2026 dengan mengalahkan wakil Jepang, Jojo mengakui bahwa dirinya sempat kekurangan referensi video pertandingan lawan. Namun, atlet berusia 28 tahun tersebut memilih untuk tidak menetapkan target muluk pada turnamen yang berlangsung di Axiata Arena ini. "Kita lihat saja ke depan," ujar Jojo yang tampil sebagai unggulan keempat.
Langkah Jojo ke babak kedua dipastikan setelah mengalahkan Magnus Johannesen dari Denmark dengan skor 21-9 dan 21-15 di babak pertama, Rabu (20/5/2026). Juara All England 2024 ini merasa permainannya telah sesuai rencana dan strategi yang sudah disiapkan. "Memang pada akhir gim kedua temponya turun, tetapi overall cukup oke. Tidak ada yang terlalu diubah dari pertemuan tahun di Hylo Open. Saya mencoba mengingat-ingat saja apa yang dilakukan saat itu," jelas Jojo.
Pada babak kedua Malaysia Masters 2026, Kamis (21/5/2026), Jonatan Christie akan menghadapi wakil tunggal putra Taiwan, Wang Po-Wei.