5 Daftar Motor Paling Boros BBM 2026 yang Mengejutkan, Banyak Dicari meski Mahal Perawatannya

5 Daftar Motor Paling Boros BBM 2026 yang Mengejutkan, Banyak Dicari meski Mahal Perawatannya
Foto: 5 Daftar Motor Paling Boros BBM 2026 yang Mengejutkan, Banyak Dicari meski Mahal Perawatannya. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Membeli sepeda motor bekas dengan harga miring sering kali dianggap sebagai keuntungan besar bagi calon pembeli. Namun, harga awal yang rendah belum tentu menjamin pengeluaran operasional harian dan perawatan mesin yang ekonomis.

Penting bagi konsumen untuk tidak hanya tergiur oleh banderol murah di pasar motor bekas. Dalam industri otomotif, terdapat istilah biaya siluman yang merujuk pada tingginya biaya perawatan dan konsumsi bahan bakar yang bisa melebihi harga beli kendaraan itu sendiri.

Beberapa model motor di Indonesia dikenal memiliki karakter mesin yang haus bensin, baik karena keterbatasan teknologi lawas maupun fokus pada performa mesin yang tinggi. Deretan motor ini sebaiknya hanya menjadi koleksi hobi, bukan pilihan utama untuk mobilitas rutin sehari-hari.

Daftar Motor Bekas dengan Konsumsi Bensin Paling Boros

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai beberapa model sepeda motor bekas yang terkenal boros dan perlu Anda pertimbangkan sebelum membelinya.

1. Yamaha Mio Generasi Karburator

Sebagai salah satu pionir motor matik di Indonesia, Yamaha Mio generasi pertama memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Namun, karena teknologi mesinnya belum memprioritaskan efisiensi, konsumsi bahan bakarnya tergolong sangat boros dibandingkan model modern.

Meski boros untuk harian, motor ini sangat dicintai oleh para mekanik dan pencinta kecepatan karena struktur mesinnya yang kokoh. Material dinding silinder yang tebal memungkinkan motor ini dimodifikasi dengan piston berukuran besar untuk keperluan balapan.

Beberapa fakta menarik mengenai Yamaha Mio Karburator antara lain:

  • Menjadi pelopor tren motor transmisi otomatis di pasar otomotif tanah air.
  • Memiliki material mesin "badak" yang sangat mendukung untuk keperluan modifikasi balap sirkuit.
  • Banyak pengguna menyiasati keborosan bensin dengan mengganti karburator bawaan menggunakan milik Honda Supra X 125 atau Revo.
  • Harganya di pasar motor bekas saat ini berkisar antara Rp3 juta hingga Rp12 juta tergantung kondisi fisik dan mesin.

Herdi Nofriadi dari kanal YouTube HND Garage menyebutkan bahwa wajar jika motor ini disebut paling boros, baik dari segi bensin maupun perawatan. Ia menegaskan bahwa motor ini lebih cocok untuk keperluan balap karena material mesinnya yang memang mendukung performa tinggi.

2. Kawasaki Ninja 150 Varian 2-Tak

Kawasaki Ninja 150 seri 2-Tak merupakan legenda di jalanan Indonesia dengan basis penggemar yang sangat loyal. Motor ini menawarkan akselerasi instan yang agresif serta suara knalpot khas yang sering dianggap memberikan kesan maskulin bagi pengendaranya.

Di balik performa brutalnya, pemilik Ninja 2-Tak harus siap menghadapi pengeluaran finansial yang signifikan untuk bahan bakar. Selain konsumsi bensin yang tinggi, motor jenis ini juga membutuhkan biaya tambahan untuk oli samping secara rutin guna menjaga kinerja mesin.

Informasi ringkas mengenai karakteristik Kawasaki Ninja 2-Tak:

Kategori Keterangan
Jenis Mesin 2-Langkah (2-Tak) 150cc
Keunggulan Akselerasi sangat cepat dan desain ikonik
Kekurangan Sangat boros bensin dan butuh oli samping
Status Barang hobi / Koleksi

Tabel di atas menunjukkan bahwa motor ini lebih ditujukan bagi mereka yang mengutamakan gaya hidup dan performa dibandingkan efisiensi biaya. Menggunakan Ninja 2-Tak untuk kebutuhan transportasi harian yang intens berisiko menguras kantong dalam waktu singkat.

Pastikan Anda melakukan pengecekan menyeluruh jika tetap ingin meminang motor-motor di atas. Kesadaran akan biaya operasional yang tinggi akan membantu Anda mengelola ekspektasi dalam memelihara kendaraan legendaris namun haus bensin ini.

Artikel terkait

Rekomendasi