Ultras AC Milan Ngamuk Minta Ibrahimovic Pergi, Gejolak Internal Terbaru di San Siro 2026

Ultras AC Milan Ngamuk Minta Ibrahimovic Pergi, Gejolak Internal Terbaru di San Siro 2026
Foto: Ultras AC Milan Ngamuk Minta Ibrahimovic Pergi, Gejolak Internal Terbaru di San Siro 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Gelombang protes besar sedang melanda AC Milan setelah klub dipastikan gagal mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Kekalahan menyakitkan 1-2 dari Cagliari di San Siro pada laga pamungkas membuat Rossoneri harus puas finis di peringkat kelima.

Hasil buruk tersebut menjadi puncak dari performa mengecewakan tim sepanjang musim, termasuk kegagalan bersaing merebut Scudetto dari Inter Milan. Ketidakpuasan ini memicu perombakan besar-besaran di jajaran manajemen klub milik RedBird Capital tersebut.

Eksodus Massal Manajemen Milan

Pemilik Milan segera mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Massimiliano Allegri dari kursi kepelatihan. Langkah ini diambil karena tim dianggap gagal memenuhi target minimal yang telah ditetapkan sejak awal musim.

Tak hanya pelatih, sejumlah petinggi klub juga ikut didepak dari jabatannya. Berikut adalah daftar nama yang resmi meninggalkan San Siro:

Daftar petinggi AC Milan yang resmi dipecat:

  • Massimiliano Allegri (Pelatih Utama)
  • Igli Tare (Direktur Olahraga)
  • Giorgio Furlani (CEO)
  • Geoffrey Moncada (Direktur Teknik)

Langkah pembersihan ini dilakukan RedBird Capital untuk merespons kegagalan total di Serie A dan tersingkirnya klub lebih awal dari ajang Coppa Italia. Manajemen baru diharapkan bisa membawa angin segar bagi prestasi klub di masa depan.

Zlatan Ibrahimovic Jadi Sasaran Kemarahan Ultras

Setelah pemecatan massal tersebut, CEO RedBird Gary Cardinale memberikan mandat penuh kepada Zlatan Ibrahimovic. Mantan penyerang legendaris tersebut kini memegang kendali sementara atas operasional klub.

Ibrahimovic memiliki tugas berat untuk mencari sosok pengganti Allegri dan mengisi posisi direktur yang kosong. Namun, keputusan Cardinale memberikan kekuasaan besar kepada Ibra justru memicu kemarahan para pendukung garis keras atau Ultras.

Kelompok Ultras AC Milan menilai pria asal Swedia itu juga harus bertanggung jawab atas merosotnya performa tim. Mereka menganggap peran Ibra sebagai penasihat klub terlalu jauh mencampuri urusan teknis dan kebijakan transfer pemain.

Detail posisi manajemen AC Milan saat ini:

Posisi Status Terbaru
Pelatih Utama Kosong (Setelah Allegri Pecat)
Penasihat Senior Zlatan Ibrahimovic (Memegang Kuasa Penuh)
Target Akhir Musim Peringkat 5 (Gagal Liga Champions)

Tabel di atas menunjukkan kekosongan krusial dalam struktur manajemen yang saat ini sepenuhnya berada di bawah kendali Ibrahimovic. Situasi ini yang kemudian memicu aksi protes langsung dari para penggemar setia di markas klub.

Tuntutan Mundur di Casa Milan

Massa pendukung dilaporkan mendatangi Casa Milan untuk menyuarakan protes mereka melalui spanduk bernada keras. Mereka menuntut agar tidak ada lagi orang lama yang bertahan di manajemen, termasuk Ibrahimovic.

"Tidak ada yang boleh bertahan: Keluarkan Ibra sekarang juga," demikian bunyi pesan yang tertulis pada spanduk yang dipasang di depan kantor pusat klub. Protes ini mencerminkan hilangnya kepercayaan suporter terhadap peran Ibrahimovic dalam jajaran petinggi.

Meski desakan mundur sangat kuat, keinginan Ultras nampaknya akan sulit terwujud dalam waktu dekat. Pasalnya, Gary Cardinale dikabarkan masih menaruh kepercayaan yang sangat besar terhadap kapasitas Ibrahimovic.

Kini publik sepak bola menantikan langkah strategis apa yang akan diambil Ibrahimovic untuk membangkitkan Milan musim depan. Apakah ia mampu membuktikan kapasitasnya atau justru tekanan suporter akan semakin memuncak jika Milan gagal bangkit.

Artikel terkait

Rekomendasi