Persib Bandung tengah menyusun rencana besar untuk melakukan renovasi total pada lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Langkah ini diambil manajemen Maung Bandung demi menyambut kompetisi BRI Super League musim 2026/2027 dengan fasilitas yang lebih mumpuni.
Adhitia Putra Herawan, selaku Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, menyatakan bahwa fokus utama perbaikan ini adalah penggantian seluruh rumput stadion. Pihak manajemen menginginkan kualitas permukaan lapangan yang jauh lebih baik untuk mendukung performa para pemain di atas rumput hijau.
Meski demikian, Adhitia menekankan bahwa proses renovasi lapangan ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Menurutnya, pengerjaan tersebut memerlukan waktu hingga berbulan-bulan agar hasilnya maksimal dan sesuai dengan standar yang diinginkan.
Pihak manajemen ingin memastikan setiap detail perbaikan berjalan dengan rapi agar tidak ada kendala di masa depan. Adhitia juga menjelaskan bahwa tantangan utama dalam proyek ini bukan sekadar masalah biaya, melainkan ketersediaan waktu pengerjaan.
Ia memberikan perbandingan bahwa metode penggantian rumput di Indonesia belum bisa dilakukan secara instan seperti di stadion-stadion besar Eropa. Di sana, rumput bisa langsung dipotong dari lapisan bawah dan dipasang kembali dengan sangat cepat tanpa memakan banyak waktu.
Untuk memastikan proyek ini berjalan lancar, manajemen Persib telah menjalin komunikasi intensif dengan beberapa vendor spesialis lapangan. Langkah serius ini dibuktikan dengan adanya beberapa pihak yang sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi stadion.
Pihak manajemen Persib telah melakukan langkah-langkah berikut untuk memulai proses renovasi:
- Berkomunikasi secara intensif dengan beberapa vendor potensial yang ahli dalam bidang rumput stadion.
- Melakukan proses survei lapangan secara bertahap untuk memetakan kondisi teknis terkini di GBLA.
- Menjadwalkan kunjungan tim survei lanjutan guna mematangkan detail teknis pengerjaan lapangan.
Kegiatan komunikasi dan survei ini dilakukan agar pemilihan vendor benar-benar tepat dan mampu memenuhi ekspektasi manajemen. Proses ini sangat krusial mengingat durasi pengerjaan yang akan menyita banyak waktu sepanjang masa jeda kompetisi.
Rencana teknis yang disiapkan manajemen mencakup penggantian total rumput lama dengan jenis rumput baru yang memiliki karakteristik lebih tebal. Selain itu, sistem media tanam pada lapangan Stadion GBLA juga akan mendapatkan peningkatan signifikan.
Adhitia menjelaskan bahwa pihaknya perlu menambahkan lapisan pasir sebagai media tanam baru dengan ketebalan mencapai 30 sentimeter. Penambahan material ini bertujuan agar sistem drainase dan pertumbuhan akar rumput baru bisa berjalan dengan lebih optimal.
Berikut adalah ringkasan detail teknis dan estimasi waktu renovasi lapangan Stadion GBLA:
| Aspek Renovasi | Detail Pengerjaan | Estimasi Waktu |
|---|---|---|
| Jenis Pekerjaan | Penggantian rumput total dan media tanam | 2,5 hingga 4 bulan |
| Media Tanam | Penambahan lapisan pasir setebal 30 cm | Termasuk dalam periode utama |
| Tujuan | Meningkatkan kualitas ketebalan rumput | Persiapan musim 2026/2027 |
Berdasarkan tabel di atas, terlihat bahwa durasi pengerjaan yang memakan waktu hingga empat bulan menjadi perhatian utama manajemen. Pasalnya, jadwal renovasi ini sangat bergantung pada agenda pertandingan yang akan dilakoni Persib Bandung ke depan.
Tantangan Jadwal dan Play-off AFC Champions League Two
Di tengah rencana renovasi tersebut, Persib Bandung dihadapkan pada jadwal penting di level internasional melawan Manila Digger. Laga play-off AFC Champions League Two 2026/2027 itu dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang di Stadion GBLA.
Situasi ini menciptakan tantangan tersendiri bagi manajemen untuk mengatur waktu pengerjaan lapangan tanpa mengganggu laga krusial tersebut. Adhitia mengakui adanya kekhawatiran jika proses perbaikan rumput tidak selesai tepat pada waktunya.
Jika nantinya Stadion GBLA belum siap digunakan pada bulan Agustus, Persib Bandung harus bersiap mencari stadion alternatif. Hal ini dilakukan agar laga melawan wakil asal Filipina tersebut tetap bisa terlaksana sesuai jadwal yang ditetapkan AFC.
Manajemen saat ini sedang menyusun strategi terbaik agar pengerjaan fisik tetap berjalan namun kebutuhan tim untuk bertanding tetap terpenuhi. Adhitia menegaskan bahwa solusi paling efektif sedang digodok demi kepentingan jangka panjang klub kebanggaan warga Jawa Barat ini.
Selain fokus pada lapangan utama, manajemen Persib juga berencana untuk memperbaiki kualitas lapangan pendamping atau lapangan latihan. Perbaikan fasilitas pendukung ini dianggap sama pentingnya untuk menjaga konsistensi latihan tim dalam jangka panjang.
Persib Bandung sendiri menatap musim baru dengan kepercayaan diri tinggi setelah sukses menjuarai BRI Super League 2025/2026. Kepastian gelar tersebut diraih usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di pekan terakhir kompetisi.
Kesuksesan meraih gelar juara musim lalu menjadi motivasi tambahan bagi manajemen untuk memberikan fasilitas terbaik bagi para pemain. Dengan lapangan yang berkualitas, diharapkan Maung Bandung dapat mempertahankan dominasi mereka di sepak bola nasional maupun internasional.
Informasi mengenai renovasi ini menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh para Bobotoh yang merindukan kualitas lapangan stadion yang berstandar internasional. Dukungan fasilitas yang mumpuni tentu akan berbanding lurus dengan kualitas permainan atraktif yang diperagakan oleh anak asuh Bojan Hodak.
Sebagai tambahan informasi, berikut adalah beberapa pencapaian dan kabar terbaru seputar skuad Persib Bandung:
- Persib sukses meraih hattrick juara yang diakui oleh Glenn Sugita sebagai musim yang sangat berat.
- Pemain asing Layvin Kurzawa resmi berpisah dengan tim setelah memberikan kontribusi trofi dan assist.
- Adanya bonus besar senilai Rp1 miliar dari Dedi Mulyadi atas keberhasilan tim mempertahankan gelar.
Berbagai pencapaian ini menegaskan posisi Persib sebagai klub elit yang terus berupaya melakukan profesionalisme di segala lini. Renovasi Stadion GBLA hanyalah salah satu bagian dari visi besar manajemen untuk membawa Persib ke level yang lebih tinggi lagi.