Kylian Mbappe mengalami momen yang kurang menyenangkan saat membela Real Madrid dalam laga lanjutan Liga Spanyol melawan Real Oviedo. Pemain bintang asal Prancis tersebut mendapatkan perlakuan dingin dari para penggemar yang memadati Stadion Santiago Bernabeu.
Pertandingan yang berlangsung pada Jumat (15/5/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Real Madrid. Meski timnya meraih poin penuh, atmosfer di tribun terasa berbeda bagi Mbappe yang baru masuk di babak kedua.
Pelatih Real Madrid tidak menurunkan Mbappe sejak awal pertandingan kali ini. Ia baru menginjakkan kaki di lapangan pada menit ke-68 untuk menggantikan posisi Gonzalo Garcia.
Begitu namanya diumumkan dan ia memasuki arena permainan, sorakan bernada negatif serta siulan terdengar nyaring dari para suporter tuan rumah. Reaksi keras dari publik Madrid ini disinyalir berkaitan dengan kabar miring mengenai keharmonisan ruang ganti tim.
Beberapa faktor yang memicu kemarahan para penggemar Real Madrid antara lain:
- Kekecewaan atas perilaku Mbappe yang kedapatan berlibur ke Italia saat masa pemulihan cedera.
- Kegagalannya untuk kembali merumput tepat waktu dalam laga penting El Clasico pada pekan sebelumnya.
- Isu perpecahan internal di dalam skuat yang melibatkan sosok pemain berusia 27 tahun tersebut.
- Performa tim yang dianggap tidak maksimal sepanjang musim ini hingga gagal bersaing memperebutkan gelar.
Menanggapi reaksi negatif tersebut, Mbappe memberikan jawaban yang cukup tenang dan dewasa. Dirinya mengaku bisa memahami alasan di balik kekecewaan yang ditunjukkan oleh para pendukung setia Los Blancos.
Mbappe menyatakan bahwa reaksi semacam itu adalah bagian dari risiko yang harus dihadapi oleh pemain di klub sebesar Real Madrid. Baginya, mengubah persepsi orang yang sedang marah bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
Berikut adalah ringkasan pernyataan Kylian Mbappe pasca pertandingan melawan Oviedo:
| Poin Pernyataan | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Sikap Personal | Mbappe tidak ingin membawa masalah sorakan fans ke dalam perasaan pribadinya. |
| Konsekuensi Bintang | Ia menyadari bahwa sorakan adalah risiko menjadi pemain terkenal di klub papan atas. |
| Penyebab Siulan | Dirinya memahami siulan tersebut sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan para suporter. |
| Pandangan Hidup | Ia menganggap peristiwa tersebut sebagai bagian dari dinamika kehidupan pesepak bola. |
Pernyataan ini mencerminkan sikap Mbappe yang berusaha tetap profesional meski sedang berada di bawah tekanan penggemar. Ia memilih untuk tidak memperkeruh suasana dan menerima kritik tersebut secara terbuka.
Walaupun berhasil mengalahkan Real Oviedo yang merupakan tim papan bawah, kemenangan ini tidak banyak mengubah nasib Real Madrid. Pasukan yang kini diasuh oleh Alvaro Arbeloa tersebut dipastikan gagal mengejar rival abadi mereka, Barcelona.
Barcelona telah lebih dulu mengunci gelar juara Liga Spanyol musim ini, meninggalkan Madrid tanpa trofi liga. Kondisi nirgelar inilah yang diduga menjadi puncak kekesalan fans terhadap para pemain, termasuk sosok Kylian Mbappe.