Megawati Hangestri Pertiwi akan segera memulai babak baru dalam karier profesionalnya di liga voli Korea Selatan. Kedatangannya kali ini terasa berbeda karena sosok "Ratu Voli Korea", Kim Yeon Koung, telah resmi memutuskan untuk pensiun dari lapangan hijau.
Setelah sempat absen selama satu musim dari kompetisi V-League, atlet andalan Timnas Voli Putri Indonesia ini siap kembali ke Negeri Ginseng. Selain perubahan pada klub yang akan ia bela, hilangnya sosok lawan tangguh seperti Kim Yeon Koung menjadi sorotan utama bagi publik voli tanah air.
Jejak Rivalitas Megawati dan Sang Ratu Voli
Pada pengalaman perdananya merumput di Korea, atlet asal Jember ini memperkuat tim Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks. Kala itu, Kim Yeon Koung menjadi salah satu rival paling berat yang harus dihadapi oleh Megawati di setiap pertandingan.
Perjalanan Megawati pada musim 2023/2024 terhenti di babak semifinal playoff setelah Red Sparks mengakui keunggulan Pink Spiders. Klub yang diperkuat oleh Kim Yeon Koung tersebut berhasil mematahkan harapan Megawati untuk melaju lebih jauh pada musim debutnya.
Meski gagal di semifinal, Megawati tetap panen pujian karena performanya yang impresif selama musim berlangsung. Ia sukses mengantarkan Red Sparks menembus babak playoff, sebuah pencapaian yang gagal diraih klub tersebut selama tujuh musim sebelumnya.
Memasuki musim berikutnya, performa Megawati bersama Red Sparks semakin menanjak hingga kembali menembus fase gugur. Setelah berhasil menumbangkan Hyundai Hillstate di semifinal, tim asuhan pelatih Ko Hee Jin tersebut akhirnya mengamankan tiket ke partai puncak.
Pertarungan dramatis kembali terjadi di babak final yang mempertemukan Red Sparks dengan Pink Spiders. Megawati lagi-lagi harus beradu strategi dengan sang Ratu Voli Korea dalam format pertandingan best of five.
Sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada Megawati setelah Red Sparks kalah tipis dengan skor 3-2. Kekalahan ini memastikan Pink Spiders keluar sebagai juara, sekaligus memberikan kado perpisahan yang manis bagi karier panjang Kim Yeon Koung.
Babak Baru Megawati Bersama Hyundai Hillstate
Saat Kim Yeon Koung merayakan gelar juara sebagai penutup kariernya, Megawati harus menelan pil pahit karena ambisinya menjadi juara di Korea sempat tertunda. Namun, kini peta persaingan di liga voli Korea Selatan dipastikan akan mengalami pergeseran besar.
Berikut adalah beberapa fakta penting mengenai perjalanan karier Megawati di Korea Selatan yang patut disimak:
- Megawati resmi bergabung dengan klub Hyundai Hillstate untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027.
- Absennya Kim Yeon Koung membuat rivalitas individu paling ikonik di V-League dalam beberapa tahun terakhir resmi berakhir.
- Pencapaian terbaik Megawati sejauh ini adalah membawa timnya meraih posisi runner-up pada musim sebelumnya.
- Target utama Megawati musim ini adalah meraih gelar juara liga yang selama ini belum sempat ia genggam.
Poin-poin di atas menunjukkan betapa dinamisnya perubahan yang terjadi dalam liga voli Korea Selatan saat ini. Dengan pindahnya Megawati ke Hyundai Hillstate, harapan besar kini tertuju padanya untuk mendominasi kompetisi yang telah ditinggalkan sang maestro.
Kepergian Kim Yeon Koung dari kancah kompetisi profesional tentu memberikan celah bagi pemain bintang lainnya untuk bersinar. Megawati, yang kini berstatus sebagai salah satu pemain asing paling menonjol, memiliki peluang terbuka untuk mengukuhkan statusnya sebagai pemain terbaik.
Meski sang "Ratu Voli" sudah tidak lagi menghalangi jalannya, tantangan bagi Megawati dipastikan tidak akan menjadi lebih mudah. Masih banyak pemain berbakat dan tim-tim kuat lainnya di V-League yang siap menjegal langkahnya menuju podium juara.
Hyundai Hillstate kini menaruh harapan besar pada ketajaman serangan yang dimiliki oleh pemain asal Indonesia tersebut. Kini, publik menanti apakah tanpa kehadiran Kim Yeon Koung, Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya mampu mengangkat trofi juara di Korea Selatan.