Nasib Patung Raksasa Lionel Messi di India Bakal Dibongkar, Ternyata Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya

Nasib Patung Raksasa Lionel Messi di India Bakal Dibongkar, Ternyata Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya
Foto: Nasib Patung Raksasa Lionel Messi di India Bakal Dibongkar, Ternyata Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Patung raksasa yang didedikasikan untuk bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, di India kini sedang menjadi pusat perhatian publik. Monumen yang memiliki tinggi mencapai 21 meter atau sekitar 70 kaki tersebut dikabarkan akan segera dibongkar oleh pihak berwenang.

Keputusan mendadak ini diambil setelah muncul laporan mengenai kondisi struktur patung yang dianggap tidak aman bagi masyarakat sekitar. Kekhawatiran muncul saat warga melihat patung megah tersebut tampak bergoyang cukup keras ketika diterpa angin kencang.

Penyebab Pembongkaran Patung Messi di Kolkata

Patung yang berdiri di Kolkata, wilayah Bengal Barat, India ini sejatinya baru saja diperkenalkan kepada publik pada Desember tahun lalu. Kehadirannya merupakan bagian dari rangkaian tur bertajuk "GOAT" yang terinspirasi dari pencapaian gemilang Messi di dunia sepak bola.

Namun, kebanggaan warga lokal terhadap ikon sepak bola tersebut kini berubah menjadi rasa cemas demi keselamatan. Laporan warga mengenai goyangan struktur patung langsung direspons dengan inspeksi mendalam oleh tim ahli bangunan.

Pada Senin, 25 Mei 2026, para insinyur dari Public Works Department (PWD) melakukan pemeriksaan teknis di lokasi berdirinya patung. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, ditemukan masalah serius pada tingkat kestabilan struktur pondasi dan kerangka patung tersebut.

Otoritas setempat tidak mau mengambil risiko lebih jauh dan segera memerintahkan proses pembongkaran serta relokasi monumen. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi kecelakaan yang bisa terjadi jika patung tersebut roboh secara tiba-tiba.

Legislator negara bagian Bengal Barat, Sharadwat Mukherjee, mengonfirmasi bahwa patung legenda Argentina itu memang sudah dinyatakan tidak layak secara teknis. Ia menyebutkan bahwa pengamatan langsung menunjukkan patung tidak mampu menahan beban angin dengan stabil.

Beberapa fakta terkait kondisi patung saat ini adalah sebagai berikut:

  • Struktur utama patung terbuat dari kombinasi bahan fiberglass dan kerangka besi.
  • Petugas telah melakukan pengamanan darurat menggunakan tali nilon dengan daya tahan tinggi agar patung tidak roboh.
  • Area di sekitar monumen kini telah dipasangi barikade besi untuk sterilisasi wilayah.
  • Warga dan kendaraan dilarang mendekat ke radius berbahaya di sekitar lokasi patung.

Pihak pemerintah saat ini sedang berupaya mencari lokasi alternatif yang memiliki kondisi tanah dan lingkungan lebih aman. Hal ini dilakukan agar patung tersebut nantinya tetap bisa dinikmati publik tanpa membahayakan keselamatan jiwa.

Tantangan Relokasi dan Risiko Lokasi

Proses pemindahan patung raksasa ini diakui oleh Mukherjee sebagai pekerjaan yang sangat menantang dan rumit. Hal ini disebabkan oleh posisi patung yang berada tepat di jantung aktivitas masyarakat yang sangat padat.

Lokasi berdirinya patung saat ini sangat dekat dengan akses jalan raya utama yang selalu ramai oleh lalu lintas kendaraan. Selain itu, terdapat jalur subway atau kereta bawah tanah yang melintas tepat di bawah kawasan tersebut, menambah risiko pengerjaan.

Meskipun penuh risiko, pemerintah daerah menegaskan komitmen mereka untuk menyelesaikan relokasi ini secepat mungkin. Prioritas utama saat ini adalah memastikan tidak ada warga yang menjadi korban akibat kegagalan struktur bangunan tersebut.

Kabar mengenai masalah patung Messi ini muncul di tengah jadwal padat sang pemain bersama klubnya di Amerika Serikat, Inter Miami. Messi sendiri baru saja dilaporkan harus meninggalkan lapangan lebih awal dalam pertandingan Major League Soccer (MLS) melawan Philadelphia Union.

Pada laga yang berlangsung 24 Mei 2026 tersebut, Messi diganti pada menit ke-73 karena mengalami masalah pada kaki kirinya. Kondisi cedera ini menjadi kekhawatiran tersendiri mengingat jadwal Piala Dunia 2026 yang sudah semakin dekat.

Sejarah Pembangunan Monumen Raksasa

Pembangunan patung kolosal di India ini sebenarnya melibatkan dedikasi yang luar biasa dari para pengrajin lokal. Sebanyak 45 pekerja dikerahkan secara intensif untuk menyelesaikan mahakarya ini dalam waktu hanya 27 hari.

Momen peresmiannya pun tergolong sangat istimewa karena dilakukan langsung oleh Lionel Messi melalui sambungan virtual. Bintang dunia tersebut meresmikan monumennya sendiri dengan menekan tombol remote secara simbolis di hadapan ribuan penggemar.

Detail pembangunan dan peresmian patung Messi di India meliputi:

  • Total durasi pengerjaan mencapai 27 hari tanpa henti.
  • Melibatkan tim ahli konstruksi dan seniman sebanyak 45 orang.
  • Peresmian dilakukan secara virtual melalui layar video raksasa.
  • Acara sempat diwarnai euforia besar hingga terjadi kericuhan kecil di Salt Lake Stadium.

Kunjungan virtual dan keberadaan patung ini sempat menjadi fenomena besar yang menyedot perhatian seluruh publik India. Hal ini membuktikan betapa besarnya pengaruh pemain berjuluk "La Pulga" tersebut melampaui batas negara dan benua.

Walaupun saat ini diterpa kontroversi terkait masalah keamanan bangunan, Messi tetap dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang sejarah. Patung raksasa di Kolkata tetap menjadi simbol penghormatan tinggi warga India terhadap prestasi sang megabintang.

Pihak berwenang berjanji akan memberikan informasi terbaru mengenai lokasi baru patung tersebut setelah uji kelayakan tanah dilakukan. Fans diharapkan bersabar hingga monumen idola mereka berdiri kembali di tempat yang lebih kokoh dan aman.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kondisi Lionel Messi jelang turnamen besar juga terus dipantau oleh media internasional. Mengingat statusnya sebagai kapten timnas Argentina, kebugaran fisik Messi menjadi kunci penting dalam perburuan gelar juara dunia berikutnya.

Artikel terkait

Rekomendasi