Noni Madueke langsung merasakan manisnya gelar juara setelah memutuskan pindah ke Arsenal. Winger asal Inggris ini mengungkapkan bahwa ambisi meraih trofi menjadi alasan utama di balik keputusannya meninggalkan Chelsea.
Kepindahan Madueke ke Emirates Stadium terjadi pada bursa transfer musim panas tahun lalu dengan nilai transfer mencapai 50 juta paun. Ia memilih hengkang tepat saat Chelsea sedang bersiap melakoni ajang Piala Dunia Antarklub 2025.
Menariknya, saat mantan rekan setimnya di Chelsea merayakan kemenangan di Piala Dunia Antarklub, Madueke justru memantapkan hati membela Meriam London. Pemain berusia 24 tahun tersebut segera bertransformasi menjadi pilar penting di bawah arahan manajer Mikel Arteta.
Kontribusi Signifikan Madueke dan Keterpurukan Chelsea
Sepanjang musim ini, Madueke tercatat tampil dalam 42 pertandingan dengan kontribusi delapan gol dan empat assist. Performa impresifnya tersebut sukses membantu Arsenal mengamankan takhta juara Liga Inggris.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan situasi yang dialami Chelsea yang justru tampil mengecewakan di berbagai kompetisi. Meski menyandang status juara dunia, klub berjuluk Si Biru itu harus puas finis di posisi ke-10 klasemen akhir Liga Inggris.
Nasib sial Chelsea semakin bertambah setelah mereka menelan kekalahan di partai final Piala FA. Tidak hanya itu, langkah mereka di Liga Champions pun harus terhenti secara memalukan pada babak 16 besar.
Madueke sendiri mengaku sudah memprediksi bahwa keputusannya pindah akan membuahkan hasil yang luar biasa. Ia kini mengalihkan fokus untuk mengejar trofi kedua di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain akhir pekan ini.
Berikut adalah ringkasan performa dan pencapaian Noni Madueke di Arsenal musim ini:
- Jumlah Penampilan: Tercatat telah bermain sebanyak 42 kali di seluruh kompetisi.
- Kontribusi Gol: Berhasil menyarangkan 8 gol ke gawang lawan.
- Assist: Memberikan 4 umpan kunci yang berbuah gol bagi tim.
- Gelar Juara: Memenangkan trofi Liga Inggris dalam musim debutnya.
- Target Selanjutnya: Membidik gelar juara Liga Champions di babak final mendatang.
Data di atas menunjukkan betapa cepatnya Madueke beradaptasi dan memberikan dampak instan bagi kesuksesan skuat asuhan Mikel Arteta musim ini.
Ambisi Meraih Gelar di Kancah Eropa dan Internasional
"Kami merayakan gelar juara liga dengan meriah pada hari Selasa lalu sebelum kembali fokus mempersiapkan pertandingan selanjutnya," ujar Madueke melalui laman resmi klub. Ia menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan pencapaian yang sangat luar biasa bagi kariernya.
Meskipun ada perayaan kecil, Madueke menyebut fokus utama tim saat ini sepenuhnya tertuju pada laga final di Budapest. Ia berambisi besar untuk membawa pulang trofi Liga Champions sebagai pelengkap kesuksesan musim ini.
Pemain muda ini juga menjelaskan bahwa visi meraih kesuksesan inilah yang membuatnya segera hengkang dari klub sebelumnya. Ia berharap bisa mengawinkan gelar Liga Champions dengan kesuksesan di turnamen internasional mendatang.
Perbandingan kondisi Arsenal dan Chelsea pada musim 2025/2026:
| Aspek Kompetisi | Arsenal (Madueke) | Chelsea (Klub Lama) |
|---|---|---|
| Liga Inggris | Juara (Kampiun) | Peringkat 10 |
| Piala FA | Fokus Liga Champions | Runner-up (Kalah di Final) |
| Liga Champions | Masuk Final (vs PSG) | Gugur di Babak 16 Besar |
| Trofi Lainnya | Mengejar Double Winners | Juara Piala Dunia Antarklub |
Tabel ini menggambarkan perbedaan nasib yang mencolok antara kedua klub London tersebut, sekaligus memvalidasi keputusan Madueke untuk menyeberang ke sisi utara London. Fokus Madueke kini tinggal selangkah lagi untuk mewujudkan mimpinya mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa.