Gelandang Manchester United, Mason Mount, dikabarkan masih memiliki tekad kuat untuk bertahan di Old Trafford. Meski masa depannya terus dispekulasikan, pemain asal Inggris tersebut tidak berniat hengkang dan ingin membuktikan kualitasnya.
Mount telah menjadi bagian dari skuat Setan Merah sejak didatangkan pada musim panas 2023 silam. Pemain berusia 27 tahun ini memiliki ikatan kontrak jangka panjang yang baru akan berakhir pada musim panas 2028 mendatang.
Statistik dan Kendala Cedera Mason Mount
Perjalanan karier Mount di Manchester United sejauh ini memang belum berjalan mulus akibat faktor kesehatan. Rentetan cedera yang dialaminya membuat kontribusi sang pemain di lapangan menjadi sangat terbatas.
Hingga saat ini, mantan pemain Chelsea tersebut tercatat baru tampil sebanyak 70 kali di semua kompetisi. Dari total penampilan tersebut, Mount baru menyumbangkan tujuh gol bagi klub yang bermarkas di Manchester itu.
Berikut adalah ringkasan performa dan riwayat ketersediaan Mason Mount di Manchester United:
- Jumlah Penampilan: 70 pertandingan di seluruh kompetisi resmi.
- Produktivitas Gol: Baru mengemas total 7 gol untuk Setan Merah.
- Absensi Cedera: Melewatkan 58 pertandingan akibat masalah kebugaran.
- Jenis Cedera: Mengalami empat jenis cedera berbeda selama masa kontraknya.
Data di atas menunjukkan bahwa masalah kebugaran fisik menjadi penghalang utama bagi Mount untuk tampil reguler. Frekuensi cedera yang tinggi membuatnya lebih sering berada di ruang perawatan ketimbang di lapangan hijau.
Rencana Transfer dan Ambisi Bertahan
Laporan dari Daily Mail menyebutkan bahwa manajemen Manchester United sempat berencana melepas Mason Mount pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, tawaran untuk pindah klub tersebut kabarnya ditolak mentah-mentah oleh sang pemain.
Mount merasa masih memiliki hutang pembuktian kepada klub dan para pendukung United. Ia melihat peluang besar untuk mengisi pos gelandang tengah, terutama dengan kabar bakal hengkangnya Casemiro dalam waktu dekat.
Persaingan di lini tengah United sendiri memang sangat ketat karena posisi gelandang serang saat ini masih didominasi oleh Bruno Fernandes. Sementara itu, posisi penyerang sayap yang sempat dijajal Mount kini telah diisi oleh nama-nama seperti Cunha dan Mbeumo.
Informasi mengenai gaji dan status finansial Mason Mount adalah sebagai berikut:
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Gaji Mingguan | 250 Ribu Pounds (Sekitar Rp 5,8 Miliar) |
| Durasi Kontrak | Hingga Musim Panas 2028 |
| Status Gaji | Salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di klub |
| Kualifikasi Tim | Kenaikan gaji seiring kembalinya MU ke Liga Champions |
Tabel tersebut menunjukkan beban finansial yang cukup besar bagi United mengingat tingginya upah mingguan sang pemain. Hal inilah yang mendasari munculnya rumor bahwa klub bersedia mendengarkan tawaran dari tim Premier League lainnya.
Kembalinya Manchester United ke kompetisi Liga Champions musim depan secara otomatis memicu kenaikan nilai kontrak para pemainnya. Mount kini menjadi salah satu penggawa dengan pendapatan tertinggi, yang menambah tekanan bagi dirinya untuk segera tampil maksimal.
Meskipun pihak manajemen membuka pintu bagi klub yang serius berminat, keputusan akhir tampaknya tetap berada di tangan Mount. Musim depan akan menjadi pembuktian krusial apakah sang gelandang masih layak mendapat tempat di skuat utama atau tidak.