Ambisi Arsenal untuk mengukir sejarah baru di kompetisi Eropa kembali harus terkubur dalam-dalam. Skuad asuhan Mikel Arteta harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dalam laga dramatis di partai puncak Liga Champions musim 2025/2026.
Pertandingan yang berlangsung di Puskas Arena pada Sabtu malam itu berakhir pahit bagi kubu London Utara. Kekalahan ini memperpanjang catatan kelam The Gunners yang seolah terkena kutukan setiap kali tampil di final turnamen antarklub Eropa.
Drama Adu Penalti di Puskas Arena
Arsenal sebenarnya memulai laga dengan sangat menjanjikan lewat gol cepat Kai Havertz pada menit keenam. Keunggulan tersebut bertahan cukup lama sebelum akhirnya Ousmane Dembele menyamakan kedudukan melalui titik putih di menit ke-61.
Skor imbang 1-1 terus bertahan hingga waktu normal berakhir dan melewati babak perpanjangan waktu. Nasib kedua tim akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti yang menegangkan.
Dalam babak tos-tosan, Arsenal harus menyerah dengan skor tipis 3-4 dari wakil Prancis tersebut. Kegagalan Gabriel Magalhaes sebagai eksekutor kelima memastikan trofi Si Kuping Besar terbang ke Paris.
Rekor Buruk Arsenal di Final Eropa
Kekalahan dari PSG menjadi kali kedua bagi Arsenal gagal di final Liga Champions setelah sebelumnya mengalaminya pada 2006. Sejarah mencatat bahwa tim Meriam London ini memiliki rekam jejak yang sangat buruk di partai puncak turnamen Benua Biru.
Hingga saat ini, Arsenal tercatat sudah lima kali menembus final berbagai kompetisi Eropa, namun semuanya berakhir dengan kekalahan. Fakta ini menjadikan mereka sebagai tim pertama yang selalu kalah dalam minimal dua kali kesempatan final di Eropa.
Berikut adalah daftar kegagalan Arsenal dalam lima partai final kompetisi Eropa yang pernah mereka jalani:
- Piala Winners 1995: Tumbang dengan skor 1-2 saat menghadapi Real Zaragoza.
- Piala UEFA 2000: Harus merelakan gelar juara setelah kalah adu penalti melawan Galatasaray.
- Liga Champions 2006: Sempat unggul namun akhirnya takluk 1-2 di tangan Barcelona.
- Liga Europa 2019: Menelan kekalahan telak 1-4 dalam derbi London melawan Chelsea.
- Liga Champions 2026: Kalah dalam drama adu penalti melawan Paris Saint-Germain.
Deretan hasil negatif tersebut menunjukkan betapa sulitnya Arsenal untuk menaklukkan panggung tertinggi di level internasional. Meskipun tampil dominan di liga domestik, trofi Eropa tetap menjadi mimpi buruk yang belum terpecahkan.
Kekecewaan Mendalam Mikel Arteta
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya setelah melihat anak asuhnya gagal meraih gelar juara. Ia mengakui bahwa mencapai babak final adalah pencapaian besar, namun kekalahan tetap meninggalkan luka mendalam.
Arteta menyebutkan bahwa butuh waktu lama bagi klub untuk bisa kembali ke posisi ini sejak final terakhir mereka 22 tahun silam. Ia meminta semua pihak untuk tetap mengapresiasi kerja keras tim sepanjang musim meski hasilnya menyakitkan.
Ringkasan hasil pertandingan final Liga Champions 2025/2026 antara Arsenal melawan PSG:
| Kategori | Keterangan Pertandingan |
|---|---|
| Lokasi Pertandingan | Puskas Arena, Budapest |
| Skor Normal & Extra Time | 1 - 1 |
| Hasil Adu Penalti | 3 - 4 (Kemenangan PSG) |
| Pencetak Gol Arsenal | Kai Havertz (6') |
| Pencetak Gol PSG | Ousmane Dembele (61' - Penalti) |
Data di atas memperlihatkan betapa ketatnya persaingan kedua tim sebelum akhirnya keberuntungan memihak kepada PSG. Bagi Arsenal, tabel ini menjadi pengingat akan perjuangan panjang yang kembali berakhir tanpa trofi di tangan.