Ajang balap motor bergengsi Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 resmi digelar di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, pada 23–24 Mei 2026. Kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Astra Honda Motor (AHM) dengan PT Daya Adicipta Motora (DAM).
Salah satu sorotan utama dalam ajang kali ini adalah persaingan di kelas skutik Honda Vario 160. Dua kategori yang dipertandingkan meliputi Honda Vario 160 Standar Pemula (AHDC-4) serta Honda Vario 160 Standar Non Pro (AHDC-5).
Kategori Vario 160 ini telah mengalami transformasi yang sangat pesat dalam waktu singkat. Awalnya hanya bersifat uji coba, namun kini telah berkembang menjadi salah satu kelas utama yang paling kompetitif.
Eksistensi kelas ini dimulai pada tahun 2025 saat Honda secara resmi memasukkannya ke dalam agenda Honda Dream Cup. Kehadirannya memberikan warna baru dan daya tarik tersendiri di tengah dominasi kelas motor bebek (underbone) dan sport.
Persaingan Sengit di Sesi Kualifikasi
Pada sesi kualifikasi yang berlangsung hari Sabtu, persaingan sengit langsung tersaji di lintasan, terutama pada kategori Non-Pro. Para pembalap saling beradu kecepatan dengan selisih waktu yang sangat tipis di jajaran posisi teratas.
Berdasarkan data kualifikasi tanggal 23 Mei 2026, pembalap Surya Kiboy sukses mengunci posisi start terdepan. Ia berhasil mencatatkan waktu terbaik dengan torehan 1 menit 13,379 detik.
Thomas Julian yang berasal dari Garut membayangi ketat di posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat minim. Ia hanya tertinggal 0,069 detik dari catatan waktu sang pemimpin kualifikasi di posisi pertama.
Ketatnya jarak waktu tersebut membuktikan bahwa persaingan di barisan depan benar-benar merata. Sementara itu, Zul Fahmi berhasil mengamankan posisi ketiga, yang kemudian diikuti oleh Rizqi Akbar pada urutan keempat.
Berikut adalah rangkuman hasil kualifikasi untuk kategori Honda Vario 160 Standar Non Pro:
| Nama Pembalap | Asal Daerah | Nama Tim | Catatan Waktu |
|---|---|---|---|
| Surya Kiboy | Cikarang | 3H Racing n Friend | 1:13.379 |
| Thomas Julian | Garut | TJM Racing Project | 1:13.448 |
| Zul Fahmi | Garut | TJM Racing Project | 1:14.088 |
Tabel di atas merincikan tiga pembalap tercepat yang akan memulai balapan dari barisan depan pada kelas Non-Pro. Persaingan antara Cikarang dan Garut terlihat sangat mendominasi di kategori ini.
Dominasi di Kelas Standar Pemula
Beralih ke kategori Honda Vario 160 Standar Pemula, para pembalap muda juga menunjukkan performa luar biasa sejak sesi latihan. Kekuatan mesin dan teknik balap mereka diuji secara maksimal dalam sesi QTT untuk menentukan posisi start.
M. Firhan tampil sangat dominan dan berhasil menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi ini. Ia mencatatkan waktu 1:09.749, yang menjadikannya unggulan utama untuk memenangkan balapan esok hari.
Posisi kedua ditempati oleh Dwi Reka dari Ciamis dengan catatan waktu yang hanya terpaut tipis dari posisi pertama. Sementara itu, M Vicky Irawan yang mewakili Bandung harus puas berada di urutan ketiga pada sesi ini.
Simak daftar tiga besar pembalap tercepat di kelas Honda Vario 160 Standar Pemula:
| Nama Pembalap | Asal Daerah | Nama Tim | Catatan Waktu |
|---|---|---|---|
| M. Firhan | Garut | Tri Bintang FDR | 1:09.749 |
| Dwi Reka | Ciamis | 3H Racing n Friend | 1:09.780 |
| M Vicky Irawan | Bandung | Mr Pulley Victory Titan Speed Genesis SGM OSI Racing | 1:10.693 |
Data tersebut memperlihatkan betapa tipisnya gap waktu antar pembalap, khususnya di posisi pertama dan kedua. Hal ini menjanjikan tontonan balap yang penuh aksi saling salip di Sirkuit Bukit Peusar.
Meskipun demikian, performa apik saat latihan dan kualifikasi tidak selalu menjamin kesuksesan di balapan utama. Kondisi lintasan yang dinamis serta strategi manajemen ban akan menjadi faktor yang sangat menentukan bagi setiap peserta.
Dengan selisih waktu yang sangat rapat, balapan final diprediksi akan berjalan sangat menegangkan bagi para penonton. Kesiapan mental saat melakukan start dan ketepatan strategi akan menjadi kunci utama untuk meraih podium juara.