Kritik Pedas untuk Barcelona: Juara La Liga Tak Sebanding dengan Liga Champions

Kritik Pedas untuk Barcelona: Juara La Liga Tak Sebanding dengan Liga Champions
Foto: Ilustrasi Kritik Pedas untuk Barcelona: Juara La Liga Tak Sebanding dengan Liga Champions.
Ukuran teks

Wesley Sneijder melontarkan kritik pedas terhadap perayaan gelar juara Liga Spanyol yang dilakukan oleh Barcelona baru-baru ini. Mantan pemain Real Madrid tersebut menilai standar kesuksesan klub asal Catalan itu sudah mulai menurun.

Barcelona sukses mengamankan takhta juara LaLiga musim 2025/2026 meski kompetisi masih menyisakan dua pertandingan lagi. Koleksi poin mereka saat ini sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh sang rival abadi, Real Madrid.

Kritik Sneijder Terhadap Puasa Gelar Eropa

Sneijder merasa perayaan yang dilakukan Barca sangat berlebihan jika melihat rekam jejak mereka di kompetisi internasional. Ia menyoroti kegagalan tim asuhan Xavi Hernandez tersebut untuk kembali berjaya di panggung Liga Champions.

Menurut pria asal Belanda ini, Barcelona adalah klub besar yang sudah lebih dari satu dekade tidak merasakan manisnya gelar juara Eropa. Ia merasa aneh melihat mereka berpesta seolah-olah telah menaklukkan seluruh dunia sepak bola.

"Mereka terus gagal di level Eropa, namun merayakan titel LaLiga seakan-akan sudah menguasai segalanya," ungkap Sneijder dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Tribuna.

Sebagai informasi, terakhir kali trofi Liga Champions mampir ke lemari piala Barcelona adalah pada tahun 2015 silam. Sejak saat itu, pencapaian terbaik mereka di Eropa hanyalah sekali menginjakkan kaki di babak semifinal.

Perbandingan Dominasi Barcelona dan Real Madrid

Berikut adalah ringkasan perbandingan koleksi gelar kedua tim raksasa Spanyol tersebut sejak tahun 2015 hingga 2026:

Kategori Kompetisi Barcelona Real Madrid
Gelar Liga Spanyol (LaLiga) 6 Trofi 4 Trofi
Gelar Liga Champions (UCL) 1 Trofi 6 Trofi

Tabel di atas memperlihatkan bahwa meskipun Barcelona sangat dominan di kompetisi domestik, Real Madrid jauh lebih unggul dalam persaingan kasta tertinggi di benua biru.

Keresahan Sneijder Soal Perbandingan Yamal dan Ronaldo

Sneijder juga merasa terganggu dengan perilaku para pendukung Barcelona yang mulai membandingkan pencapaian Lamine Yamal dengan Cristiano Ronaldo. Perbandingan ini mencuat karena Yamal kini mengoleksi tiga trofi LaLiga, sementara Ronaldo hanya dua selama di Spanyol.

Ia menegaskan bahwa membandingkan pemain muda dengan legenda seperti Ronaldo sangat tidak relevan. Ronaldo telah menunjukkan dominasi di Liga Inggris, Italia, Spanyol, hingga Eropa selama dua dekade terakhir.

Baginya, para penggemar Barcelona seharusnya lebih fokus memikirkan mengapa tim kesayangan mereka masih kesulitan bersaing di Liga Champions. Sneijder yang pernah membela Madrid pada periode 2007-2009 ini menutup komentarnya dengan menyebut standar Barca kini telah merosot.

Artikel terkait

Rekomendasi