Krisis Finansial, 12 Klub Championship Terancam Sanksi Pengurangan Poin Musim Depan

Krisis Finansial, 12 Klub Championship Terancam Sanksi Pengurangan Poin Musim Depan
Foto: Ilustrasi Krisis Finansial, 12 Klub Championship Terancam Sanksi Pengurangan Poin Musim Depan.
Ukuran teks

Kabar kurang menyenangkan datang dari kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia untuk musim mendatang. Sebanyak 12 klub dipastikan akan memulai perjuangan mereka di Championship dengan sanksi pengurangan poin.

Hukuman ini dijatuhkan akibat ketidakmampuan klub-klub tersebut dalam memenuhi kriteria lisensi yang telah ditetapkan. Sebanyak 11 tim berasal dari Championship, sementara satu tim lainnya adalah PSBS Biak yang terdegradasi dari Super League.

Penyebab Sanksi dan Kriteria Lisensi

Pengurangan poin ini merupakan konsekuensi langsung bagi klub yang gagal mengantongi lisensi resmi Championship. PSBS Biak sendiri mendapatkan sanksi serupa karena tidak lolos proses lisensi Super League untuk musim 2025/2026.

Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa ada 11 klub Championship yang tidak diberikan status granted. Keputusan ini diambil karena ada aspek kriteria utama atau kriteria A yang belum terpenuhi oleh mereka.

Daftar klub yang berhasil memenuhi standar lisensi resmi :

  • PSS Sleman (Lolos lisensi standar Super League)
  • Persipura Jayapura (Lolos lisensi standar Super League)
  • PS Barito Putera (Lolos lisensi standar Super League)
  • Deltras FC (Lolos lisensi standar Super League)
  • Adhyaksa FC (Lolos lisensi standar Super League)
  • Garudayaksa FC (Lolos lisensi standar Super League)
  • PSPS Pekanbaru (Lolos lisensi standar Super League)
  • PSMS Medan (Lolos lisensi standar Super League)
  • FC Bekasi City (Lolos lisensi standar Championship)

Menariknya, delapan klub di atas menunjukkan keseriusan dengan langsung mengambil standar lisensi kasta tertinggi. Sementara itu, FC Bekasi City menjadi satu-satunya tim yang fokus mendaftarkan diri pada lisensi standar Championship saja.

Harapan Melalui Proses Banding

Meskipun saat ini terancam memulai musim dengan poin negatif, sanksi ini belum sepenuhnya bersifat final. I.League memberikan ruang bagi klub-klub terkait untuk memperbaiki status mereka melalui jalur hukum yang tersedia.

Pihak penyelenggara kompetisi memberikan batas waktu hingga 22 Mei bagi tim yang merasa keberatan untuk mengajukan banding. Jika banding diterima, status mereka bisa berubah dan terhindar dari sanksi pengurangan poin saat kompetisi bergulir.

Rincian jadwal dan ketentuan proses banding klub :

Keterangan Detail Informasi
Batas Akhir Banding 22 Mei 2026
Jumlah Klub Terancam 12 Klub (11 Championship + 1 PSBS Biak)
Penyebab Sanksi Gagal memenuhi kriteria lisensi A
Status Pengumuman Akan dirilis resmi saat klasemen musim baru dimulai

Hingga saat ini, manajemen I.League mencatat belum ada klub yang secara resmi melayangkan keberatan atau mengajukan banding. Data final mengenai klub mana saja yang tetap terkena pengurangan poin baru akan dipastikan setelah tanggal 22 Mei mendatang.

Asep Saputra menambahkan bahwa nama-nama klub yang dijatuhi hukuman akan terlihat jelas saat rilis klasemen musim baru dilakukan. Dengan demikian, tim-tim tersebut harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan poin sejak pekan pertama kompetisi.

Artikel terkait

Rekomendasi