Arsenal akhirnya resmi menyudahi dahaga gelar selama 22 tahun setelah mengunci trofi Premier League musim 2025/2026. Keberhasilan The Gunners kembali ke puncak tertinggi sepak bola Inggris ini menjadi momen bersejarah bagi seluruh pendukung klub London Utara tersebut.
Di tengah euforia juara ini, terselip kisah inspiratif dari penyerang sayap mereka, Gabriel Martinelli. Pemain asal Brasil ini harus melewati jalan berliku dan penuh penolakan sebelum akhirnya menjadi pahlawan bagi skuad asuhan Mikel Arteta.
Martinelli kini memang dikenal sebagai salah satu winger paling menakutkan yang ada di kasta tertinggi Liga Inggris. Namun, siapa sangka jika ia pernah berkali-kali ditolak oleh Manchester United saat masih merintis karier sepak bolanya.
Penolakan pahit dari Setan Merah tersebut justru menjadi bahan bakar yang membentuk mentalitas baja sang pemain. Pengalaman tersebut kini terbayar lunas dengan keberhasilannya membawa Arsenal mengangkat trofi Premier League yang sudah lama dinantikan.
Kegagalan Trial Empat Kali di Manchester United
Gabriel Martinelli mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa dirinya sempat menjalani uji coba atau trial di Manchester United sebanyak empat kali. Proses trial tersebut dilakukan saat dirinya masih berusia sangat muda dan belum memiliki nama besar di kancah sepak bola Eropa.
Dalam wawancaranya bersama The Athletic, Martinelli menjelaskan bahwa ia mencoba peruntungan di United saat usianya menginjak 13, 14, 15, hingga 16 tahun. Ia bahkan sempat berlatih langsung di markas latihan klub tersebut di Manchester dan bertemu dengan deretan bintang besar.
Beberapa nama besar yang ditemui Martinelli saat menjalani trial di Manchester United antara lain:- Zlatan Ibrahimovic
- Paul Pogba
- Wayne Rooney
- Patrice Evra
Meski sempat berinteraksi dengan para pemain bintang tersebut, pihak Manchester United tidak pernah menawarkan kontrak profesional kepadanya. Martinelli mengenang momen tersebut sebagai waktu di mana klub tidak pernah menyatakan keinginan untuk mempertahankannya secara permanen.
Walaupun akhirnya gagal bergabung dengan Setan Merah, Martinelli mengaku tidak menyesali kesempatan yang terlewat tersebut. Baginya, pengalaman trial tersebut sangat membantunya dalam proses adaptasi dengan gaya permainan sepak bola di Inggris.
Perjalanan Karier dan Proses Adaptasi di Inggris
Jalan takdir kemudian membawa Martinelli ke London ketika Arsenal memutuskan untuk meminangnya dari klub Brasil, Ituano, pada tahun 2019. Nilai transfernya kala itu tergolong sangat ekonomis, yakni hanya sekitar 6 juta poundsterling atau setara Rp132 miliar.
Kehadiran paspor Italia yang dimiliki Martinelli menjadi faktor kunci yang melancarkan kepindahannya ke Inggris. Hal tersebut membuat proses administrasi berjalan sangat cepat tanpa kendala izin kerja yang biasanya menghambat pemain muda asal Amerika Latin.
Pada awalnya, manajemen Arsenal tidak langsung memasukkan Martinelli ke dalam skuad utama dan hanya memproyeksikannya untuk tim U-21. Rencana awal klub adalah memberikan waktu bagi sang winger muda untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru secara perlahan.
Namun, kualitas dan etos kerja yang ditunjukkan Martinelli selama sesi latihan justru membuat staf pelatih terkesima. Ia menunjukkan performa yang jauh melampaui usianya hingga akhirnya mendapatkan tempat di skuad senior Arsenal.
Martinelli berhasil mencatatkan debut resminya pada Agustus 2019 dan terus berkembang hingga menjadi pilar yang tak tergantikan. Kini, enam tahun setelah kedatangannya, ia sukses menjadi bagian dari sejarah besar Arsenal sebagai juara Premier League 2025/2026.
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier Gabriel Martinelli hingga mencapai kesuksesan di Arsenal:| Periode Waktu | Keterangan Perjalanan Karier |
|---|---|
| Usia 13-16 Tahun | Menjalani empat kali trial yang gagal di Manchester United. |
| Tahun 2019 | Direkrut Arsenal dari Ituano (Brasil) seharga 6 juta poundsterling. |
| Agustus 2019 | Menjalani debut di tim senior Arsenal meski awalnya diproyeksi untuk tim muda. |
| Musim 2025/2026 | Menjadi pemain kunci dalam meraih gelar juara Premier League bersama Arsenal. |
Data di atas memperlihatkan bagaimana konsistensi dan kerja keras Martinelli mampu mengubah kegagalan di masa lalu menjadi prestasi gemilang. Arsenal terbukti melakukan investasi yang sangat cerdik dengan memboyong talenta muda berbakat ini ke Emirates Stadium.
Keberhasilan ini juga memberikan pembuktian bagi Martinelli terhadap pihak-pihak yang sempat meragukannya di masa awal karier. Kini, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu elemen penting dalam kebangkitan Arsenal di kancah sepak bola modern.