Arsenal berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan Burnley pada pekan ke-37 Premier League musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Emirates pada Selasa (19/5) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan krusial Meriam London ini dipastikan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Kai Havertz. Meski membawa timnya menang, penampilan Havertz justru menjadi pusat perhatian akibat sebuah insiden yang memicu kontroversi besar.
Kontroversi Tekel Keras Kai Havertz
Momen perdebatan bermula pada menit ke-67 saat Burnley tengah berupaya menyusun serangan dari lini pertahanan mereka sendiri. Kai Havertz melakukan tekel keras dari arah belakang yang mengenai bagian betis gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu.
Wasit Paul Tierney yang memimpin jalannya laga langsung melayangkan kartu kuning untuk pemain asal Jerman tersebut. Namun, banyak pihak menilai tindakan Havertz sangat berbahaya dan seharusnya berujung pada kartu merah langsung.
Beberapa pengamat sepak bola, termasuk Gary Neville, menyoroti intensitas tekel yang dilakukan dengan posisi pul sepatu yang tinggi. Kontak langsung pada area betis dianggap sudah memenuhi kriteria pelanggaran serius dalam aturan pertandingan.
Tim VAR sempat melakukan peninjauan mendalam terhadap insiden yang melibatkan Havertz tersebut. Meski begitu, keputusan awal wasit di lapangan tetap tidak berubah sehingga Havertz tetap diizinkan melanjutkan pertandingan.
Pihak Premier League melalui akun resmi Match Centre memberikan klarifikasi terkait alasan di balik keputusan wasit tersebut. Mereka menyatakan bahwa VAR telah mengonfirmasi kartu kuning tersebut sudah tepat karena insiden itu tidak dianggap sebagai pelanggaran yang sangat serius.
Respons Mikel Arteta dan Pandangan Pakar
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan tanggapan jujur mengenai momen menegangkan yang melibatkan anak asuhnya tersebut. Arteta mengaku sempat merasa cemas saat menunggu hasil tinjauan dari ruang VAR.
Ia menyadari bahwa pelanggaran semacam itu memiliki risiko besar untuk dihukum dengan pengusiran dari lapangan. "Staf di bangku cadangan memberi tahu saya itu bukan pelanggaran serius, namun saya pribadi belum melihat tayangan ulangnya," ujar Arteta.
Di sisi lain, mantan penjaga gawang Timnas Inggris, Rob Green, menilai Havertz sangat beruntung karena wasit tidak memberikan kartu merah. Green berpendapat bahwa tekel dengan kaki terangkat tinggi merupakan jenis pelanggaran yang harus segera dihilangkan dari sepak bola.
Ia menambahkan bahwa jika melihat foto diam dari kejadian tersebut, banyak orang akan setuju bahwa itu layak dihargai kartu merah. Tekel tersebut dianggap membahayakan keselamatan pemain lawan karena dilakukan dengan kedua kaki yang terangkat dari tanah.
Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan antara Arsenal melawan Burnley:
- Hasil Skor: Arsenal menang dengan skor akhir 1-0 atas tim tamu Burnley.
- Pencetak Gol: Kai Havertz menjadi pahlawan kemenangan lewat satu-satunya gol di laga ini.
- Pemain Terbaik: Bek tengah Gabriel Magalhaes dinobatkan sebagai Man of the Match berkat performa solidnya.
- Status Klasemen: Kemenangan ini membuat The Gunners berada di ambang juara Premier League musim ini.
Hasil positif ini membawa Arsenal selangkah lebih dekat menuju trofi juara musim 2025/2026. Mereka bahkan berpeluang merayakan gelar tanpa harus bertanding, bergantung pada hasil laga tim pesaing lainnya di pekan yang sama.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Kompetisi | Premier League Pekan ke-37 |
| Waktu Laga | Selasa, 19 Mei 2026, 02:00 WIB |
| Lokasi | Stadion Emirates, London |
| Insiden Disiplin | Kartu Kuning Kai Havertz (Menit 67) |
Tabel di atas merangkum informasi penting mengenai jalannya pertandingan antara Arsenal melawan Burnley. Data tersebut mencakup waktu pelaksanaan hingga insiden disiplin yang menjadi sorotan utama bagi media dan penggemar sepak bola.