Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia sepak bola internasional bagi para penggemar timnas Belanda dan Manchester United. Bek tengah andalan mereka, Matthijs de Ligt, dipastikan tidak bisa ikut serta dalam gelaran Piala Dunia 2026 mendatang.
Pemain yang saat ini menginjak usia 26 tahun tersebut terpaksa mengubur mimpinya membela negaranya di turnamen paling bergengsi di dunia. Keputusan sulit diambil De Ligt untuk menjalani operasi demi memulihkan cedera punggung yang telah mengganggunya selama setengah tahun terakhir.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (15/5/2026), pemain bertahan bertubuh kekar ini membagikan rasa kecewanya kepada publik. Ia menjelaskan bahwa langkah medis ini diambil setelah berbagai upaya pemulihan tanpa operasi yang ia jalani tidak membuahkan hasil yang diinginkan.
De Ligt menyampaikan dalam pernyataan resminya bahwa dirinya telah berusaha keras untuk kembali ke lapangan melalui berbagai macam perawatan selama enam bulan terakhir. Namun, pada akhirnya, prosedur operasi menjadi satu-satunya jalan keluar yang tersisa bagi pemulihan cederanya secara total.
Kabar ini tentu menjadi pukulan yang sangat berat bagi timnas Belanda dan juga Manchester United yang tengah membutuhkan jasanya. Kehilangan De Ligt berarti lini pertahanan timnas Belanda kehilangan salah satu pilar utama mereka saat menyongsong ajang sepak bola terbesar di planet ini.
Catatan terakhir menunjukkan bahwa mantan bek Bayern Muenchen tersebut membela timnas Belanda pada November 2025 yang lalu. Saat itu, ia turut berkontribusi membawa tim Oranje meraih kemenangan telak dengan skor 4-0 melawan Lithuania dalam pertandingan babak kualifikasi.
Kondisi di level klub tidak jauh berbeda, di mana kontribusi De Ligt untuk Manchester United pada musim ini tergolong sangat minim. Sejak mengalami masalah punggung pada Desember 2025, intensitas kehadirannya di lapangan hijau menurun drastis karena fokus pada penyembuhan.
Tercatat, De Ligt hanya mampu mengoleksi 13 penampilan di seluruh kompetisi bersama Setan Merah dengan sumbangan satu gol saja. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan kekecewaan mendalam karena tidak bisa membantu rekan-rekan setimnya selama beberapa bulan ke belakang.
Selain sedih karena absen membela klub, ia juga merasa sangat terpukul karena harus melewatkan kesempatan emas bermain di Piala Dunia. Meski begitu, ia menegaskan siap melakukan segala daya upaya agar bisa pulih sepenuhnya dan segera kembali beraksi di hadapan para pendukung setia.
Berikut adalah rangkuman data dan statistik penampilan Matthijs de Ligt sepanjang musim 2025/2026 sebelum diputuskan absen:
| Kategori Data | Keterangan Statistik |
|---|---|
| Penampilan di Klub | 13 Pertandingan |
| Jumlah Gol | 1 Gol |
| Laga Terakhir Tim Nasional | Melawan Lithuania (November 2025) |
| Jenis Cedera | Cedera Punggung (Sejak Desember 2025) |
| Status di Piala Dunia 2026 | Absen karena Proses Operasi |
Data di atas memperlihatkan bagaimana masalah punggung yang kronis telah membatasi performa sang pemain secara signifikan sepanjang musim ini. Dampaknya, sang pemain harus merelakan posisinya di skuad timnas Belanda yang akan bertanding di Amerika Utara.
Keputusan naik meja operasi ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat, melainkan demi menyelamatkan keberlanjutan karier profesionalnya di masa depan. De Ligt menekankan bahwa dirinya masih memiliki semangat dan motivasi yang sangat tinggi untuk bisa merumput kembali di Old Trafford.
Ia sangat bertekad untuk kembali mengenakan seragam Manchester United dan bermain di hadapan publik pendukungnya segera setelah seluruh proses rehabilitasi rampung. Keinginan kuatnya untuk pulih menjadi pendorong utama bagi dirinya dalam menghadapi masa sulit akibat cedera panjang ini.
Di sisi lain, absennya De Ligt memberikan tantangan tersendiri bagi juru taktik timnas Belanda menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Pelatih harus segera menyusun strategi baru dan mencari sosok yang tepat untuk berduet dengan Virgil van Dijk di sektor bek tengah.
Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan menjadi ujian bagi kedalaman skuad Belanda tanpa De Ligt. Penggemar sepak bola kini menanti siapa yang akan dipilih untuk mengisi kekosongan posisi krusial tersebut di jantung pertahanan Oranje.
Kejadian ini juga menambah daftar panjang pemain kunci yang terpaksa menepi akibat cedera menjelang turnamen internasional bergengsi. Sebelumnya, rekan setimnya di tim nasional, Xavi Simons, juga telah dikonfirmasi absen akibat mengalami cedera ACL yang membutuhkan waktu pemulihan lama.
Daftar pemain lain yang dilaporkan mengalami masalah kebugaran menjelang ajang Piala Dunia 2026 antara lain:
- Xavi Simons (Belanda): Mengalami cedera ACL yang memaksa dirinya absen dari turnamen dan sisa musim kompetisi.
- Billy Gilmour (Skotlandia): Dipastikan absen setelah menderita cedera lutut parah dalam laga uji coba melawan Curacao.
- Johnny Cardoso (Amerika Serikat): Mengalami cedera engkel dan saat ini kondisinya masih dalam pantauan tim medis.
- Alphonso Davies (Kanada): Tetap dipanggil ke dalam skuad meskipun sedang dalam kondisi cedera dan proses pemulihan.
Informasi mengenai krisis cedera ini menjadi perhatian serius bagi setiap federasi sepak bola karena dapat memengaruhi peluang tim dalam memperebutkan gelar juara. Setiap negara kini berusaha memaksimalkan sisa waktu yang ada untuk memulihkan pemain mereka yang masih memiliki peluang tampil.
Sementara itu, bagi Matthijs de Ligt, fokus utamanya kini adalah menjalani prosedur bedah dengan lancar agar pemulihan fisiknya bisa berjalan optimal. Dengan usia yang masih 26 tahun, ia diharapkan mampu kembali ke level permainan terbaiknya setelah melewati masa sulit akibat cedera punggung ini.
Absennya sang bek tengah tentu akan menjadi kehilangan besar, namun semangat sportivitas dan dukungan terus mengalir bagi kesembuhannya. Kini, publik hanya bisa menunggu kapan bintang Manchester United ini akan kembali merumput dan memperkuat lini belakang timnya kembali.